STIKESBAPTISSTIKESBAPTIS

JURNAL PENELITIAN KEPERAWATANJURNAL PENELITIAN KEPERAWATAN

Pemilihan alat kontrasepsi pada pasangan usia subur dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya adalah dukungan suami dan jumlah paritas. Dukungan suami memiliki peranan penting dalam proses pengambilan keputusan terkait kesehatan reproduksi, sedangkan jumlah paritas menggambarkan pengalaman kehamilan dan persalinan yang dapat mempengaruhi jenis kontrasepsi yang dipilih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami dan jumlah paritas terhadap pemilihan alat kontrasepsi pada pasangan usia subur di wilayah Puskesmas Pademangan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional dan teknik purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan pemilihan alat kontrasepsi (p = 0,027), dan hubungan yang sangat signifikan antara jumlah paritas dengan pemilihan alat kontrasepsi (p = 0,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dukungan suami dan jumlah paritas berpengaruh terhadap pemilihan alat kontrasepsi. Oleh karena itu, keterlibatan suami dalam program keluarga berencana dan edukasi tentang kontrasepsi berdasarkan jumlah paritas sangat penting untuk ditingkatkan.

Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara dukungan suami dan jumlah paritas terhadap pemilihan alat kontrasepsi pada pasangan usia subur di wilayah Puskesmas Pademangan.Dukungan suami dan jumlah paritas berpengaruh terhadap pemilihan alat kontrasepsi.Oleh karena itu, keterlibatan suami dalam program keluarga berencana dan edukasi tentang kontrasepsi berdasarkan jumlah paritas sangat penting untuk ditingkatkan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak budaya lokal terhadap preferensi metode kontrasepsi, seperti mengkaji peran norma sosial atau keyakinan agama dalam keputusan pasangan. Selain itu, bisa dieksplorasi efektivitas pendekatan edukasi digital, misalnya melalui aplikasi kesehatan, untuk meningkatkan pemahaman tentang kontrasepsi jangka panjang. Terakhir, penelitian dapat membandingkan pola pemilihan kontrasepsi antara wilayah perkotaan dan pedesaan, terutama dalam konteks aksesibilitas layanan kesehatan dan tingkat pendidikan. Tiga saran ini membuka arah studi baru yang relevan dengan tantangan saat ini, seperti kebutuhan adaptasi program KB berbasis teknologi dan perbedaan kondisi sosial-ekonomi antar wilayah.

  1. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat. sehat rakyat jurnal kesehatan masyarakat journal title sub... doi.org/10.54259/sehatrakyatSehat Rakyat Jurnal Kesehatan Masyarakat sehat rakyat jurnal kesehatan masyarakat journal title sub doi 10 54259 sehatrakyat
Read online
File size274.88 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test