STKIPKUSUMANEGARASTKIPKUSUMANEGARA

Jurnal Abdimas Prakasa DakaraJurnal Abdimas Prakasa Dakara

Akses pendidikan tinggi di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, khususnya di daerah tertinggal yang memiliki keterbatasan informasi dan literasi pendidikan. Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah hadir sebagai upaya pemerintah untuk membuka peluang bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Namun, pemanfaatan program ini belum optimal karena banyak siswa yang belum memahami pendaftaran maupun manfaat yang ditawarkan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi akses pendidikan tinggi melalui sosialisasi KIP kuliah. Metode kegiatan dilaksanakan dalam bentuk ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi pendaftaran online, dan tanya jawab partisipatif. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus 2025 dan diikuti 70 siswa kelas XII SMA Citra Madani, Desa Daon, Rajeg, Kabupaten Tangerang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memberikan respon positif dan antusiasme tinggi. Kesimpulannya, sosialisasi KIP kuliah berperan penting dalam meningkatkan literasi pendidikan tinggi, serta menumbuhkan motivasi siswa untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di SMA Citra Madani, Desa Daon Kabupaten Tangerang berhasil memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi akses pendidikan tinggi.Melalui metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi pendaftaran, dan sesi tanya jawab, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai alur pendaftaran, syarat administratif, serta manfaat dari program KIP kuliah.Hasil ini menunjukkan adanya signifikan dari pre-test dan post-test pada tiga aspek utama, pemahaman alur pendaftaran, penguasaan persiapan dokumen, dan rasa percaya diri untuk melakukan pendaftaran.Peningkatan ini menegaskan bahwa pendekatan partisipatif dan pengalaman langsung berperan efektif dalam meningkatkan literasi pendidikan sekaligus mendorong tumbuhnya motivasi siswa untuk melanjutkan studi, yang pada akhir diharapkan dapat mendukung lahirnya generasi unggul dan berdaya saing.Untuk keberlanjutan program, perlu adanya sinergi yang baik antara pihak sekolah, orang tua, dan pemerintah, program KIP kuliah akan semakin optimal dalam membuka akses pendidikan tinggi secara berkelanjutan dan berdampak lebih luas.

Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang efektivitas sosialisasi KIP kuliah di daerah-daerah tertinggal lainnya, dengan mempertimbangkan variasi metode dan pendekatan yang digunakan. Kedua, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang sosialisasi KIP kuliah terhadap motivasi dan prestasi akademik siswa, serta bagaimana hal ini dapat mempengaruhi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah tersebut. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran orang tua dan komunitas lokal dalam mendukung sosialisasi dan implementasi program KIP kuliah, serta bagaimana kolaborasi ini dapat meningkatkan akses dan kesetaraan pendidikan tinggi di daerah tertinggal.

  1. Peningkatan Literasi Akses Pendidikan Tinggi Melalui Sosialisasi Program KIP Kuliah di Daerah Tertinggal... jurnal.stkipkusumanegara.ac.id/index.php/japd/article/view/2504Peningkatan Literasi Akses Pendidikan Tinggi Melalui Sosialisasi Program KIP Kuliah di Daerah Tertinggal jurnal stkipkusumanegara ac index php japd article view 2504
Read online
File size434.64 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test