UMPRUMPR
Anterior JurnalAnterior JurnalTata kelola teknologi informasi adalah bagian yang terintegrasi dari pengelolaan organisasi yang mencakup kepemimpinan, struktur serta proses organisasi yang memastikan bahwa teknologi dimanfaatkan seoptimal mungkin. Suatu institusi setara UMP terutama di bagian Biro Administrasi Umum (BAU), sudah saatnya dikelola dengan berbasis TI mengingat kompleksitas pekerjaan dan untuk efisiensi dan efektivitas kerja karyawan yang bekerja di BAU UMP. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi tata kelola TI di BAU UMP untuk saat ini dan menganalisa kebutuhan TI untuk 5-10 tahun yang akan datang dengan menerapkan metode COBIT 5 Framework. Berdasarkan data responden, untuk 5-10 tahun yang akan datang, BAU UMP Palangkaraya memerlukan paling tidak 6 orang staff dengan latar pendidikan IT atau Ilmu Komputer untuk masing-masing bagian sebanyak 1 orang staff. Untuk penelitian kelanjutannya adalah bekerja pada subdomain PO.08 dan PO 09.
Berdasarkan data responden, untuk 5-10 tahun yang akan datang, BAU UMP Palangkaraya memerlukan paling tidak 6 orang staff dengan latar pendidikan IT atau Ilmu Komputer untuk masing-masing bagian sebanyak 1 orang staff.Ada beberapa staff yang walaupun tidak memiliki latar belakang IT, tetapi punya ketrampilan IT yang didapatkan secara otodidak, dan hal ini perlu untuk diapresiasi, dan kepada mereka perlu diberikan training secara berkala.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan analisis lebih mendalam terhadap subdomain PO.08 (Manage Quality) untuk mengidentifikasi area-area yang memerlukan peningkatan kualitas layanan TI di BAU UMP. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada subdomain PO.09 (Manage IT Risks) untuk mengevaluasi risiko-risiko yang mungkin timbul dalam pengelolaan TI dan merumuskan strategi mitigasi yang efektif. Ketiga, penelitian dapat mengkaji implementasi teknologi baru, seperti cloud computing atau kecerdasan buatan, untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi di BAU UMP, dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan tata kelola yang sesuai. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan tata kelola TI di lingkungan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.
| File size | 657.37 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSRATUNSRAT The results showed that the accounting controls and reporting system weaknesses (KSPAP), the implementation system of the budget revenue and expenditureThe results showed that the accounting controls and reporting system weaknesses (KSPAP), the implementation system of the budget revenue and expenditure
SEANINSTITUTESEANINSTITUTE Kerangka teoritis mengacu pada teori efektivitas organisasi Richard M. Steers, yang mencakup empat dimensi utama. Instrumen penelitian meliputi wawancaraKerangka teoritis mengacu pada teori efektivitas organisasi Richard M. Steers, yang mencakup empat dimensi utama. Instrumen penelitian meliputi wawancara
UNIBAUNIBA Audit Report Lag terbukti berpengaruh negatif signifikan terhadap Firm Value dan memediasi secara parsial hubungan Audit Committee dan Capital StructureAudit Report Lag terbukti berpengaruh negatif signifikan terhadap Firm Value dan memediasi secara parsial hubungan Audit Committee dan Capital Structure
UNAMAUNAMA Metodologi penelitian ini melibatkan pembuatan topologi 25-node secara prosedural, model lalu lintas stokastik untuk permintaan yang berfluktuasi, danMetodologi penelitian ini melibatkan pembuatan topologi 25-node secara prosedural, model lalu lintas stokastik untuk permintaan yang berfluktuasi, dan
UHNSUGRIWAUHNSUGRIWA Permasalaan yang umumnya muncul dan terjadi dalam poses pendataan siswa adalah masih digunakannya proses pendataan yang dilakukan secara manual denganPermasalaan yang umumnya muncul dan terjadi dalam poses pendataan siswa adalah masih digunakannya proses pendataan yang dilakukan secara manual dengan
LAAROIBALAAROIBA Data dikumpulkan menggunakan metode kuesioner yang berisi pilihan setuju, sangat setuju, sangat tidak setuju, tidak setuju, dan normal/rata-rata terkaitData dikumpulkan menggunakan metode kuesioner yang berisi pilihan setuju, sangat setuju, sangat tidak setuju, tidak setuju, dan normal/rata-rata terkait
UAIUAI Tahapan pelaksanaan pengabdian dimulai dari tahap investigasi lalu berlanjut ke tahapan persiapan dan tindakan hingga diakhiri dengan tahap refleksi. TigaTahapan pelaksanaan pengabdian dimulai dari tahap investigasi lalu berlanjut ke tahapan persiapan dan tindakan hingga diakhiri dengan tahap refleksi. Tiga
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Perlu pengawasan yang efektif pada bank syariah, dalam hal ini dibutuhkan audit syariah. sebagai auditor independen, internal auditor, dan Dewan PengawasPerlu pengawasan yang efektif pada bank syariah, dalam hal ini dibutuhkan audit syariah. sebagai auditor independen, internal auditor, dan Dewan Pengawas
Useful /
SEANINSTITUTESEANINSTITUTE Kompleksitas sistem pengelolaan zakat yang melibatkan berbagai aktor dengan wewenang, kepentingan, dan kapasitas yang beragam menekankan bahwa pengelolaanKompleksitas sistem pengelolaan zakat yang melibatkan berbagai aktor dengan wewenang, kepentingan, dan kapasitas yang beragam menekankan bahwa pengelolaan
SEANINSTITUTESEANINSTITUTE This study concludes that dissemination and documentation are essential approaches for sustaining Pakpak traditional music and strengthening local culturalThis study concludes that dissemination and documentation are essential approaches for sustaining Pakpak traditional music and strengthening local cultural
EDUPARTNEREDUPARTNER Faktor internal yang berpengaruh antara lain penyimpangan dalam pelaksanaan prosedur perkreditan, lemahnya sistem administrasi dan pengawasan kredit, sertaFaktor internal yang berpengaruh antara lain penyimpangan dalam pelaksanaan prosedur perkreditan, lemahnya sistem administrasi dan pengawasan kredit, serta
EDUPARTNEREDUPARTNER Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) adalah bidang yang berkaitan dengan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan manusia yang bekerja di suatu lembagaKesehatan dan keselamatan kerja (K3) adalah bidang yang berkaitan dengan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan manusia yang bekerja di suatu lembaga