ITPLNITPLN

ENERGI & KELISTRIKANENERGI & KELISTRIKAN

Energi listrik adalah energi utama yang dibutuhkan untuk mengoperasikan perangkat elektronik. Saat ini, banyak perangkat yang menggunakan kabel listrik untuk mendistribusikan energi listrik. Transfer energi listrik nirkabel memiliki keuntungan efisien dibandingkan dengan menggunakan kabel, seperti penggunaan kabel yang lebih sedikit dan kenyamanan yang lebih tinggi saat menggunakan perangkat elektronik. Hasilnya, dikembangkanlah konsep energi listrik nirkabel yang menggunakan antena parabola, yang beroperasi berdasarkan pendekatan induksi medan elektromagnetik. Teknologi ini terdiri dari dua kumparan tembaga yang berbentuk seperti solenoid. Dalam penelitian ini, tegangan input pengirim adalah 11,8 DC volt dengan arus 1,92 ampere, dan efisiensi terbaik yang dicapai adalah 2,609% pada perhitungan beban tanpa parabola dengan jarak 1 cm. Berdasarkan hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa daya dan efisiensi yang dihasilkan meningkat ketika jarak lilitan semakin dekat, dan sebaliknya, efisiensi menurun ketika jarak lilitan semakin jauh.

Pembacaan tegangan multimeter dipengaruhi oleh jarak antara antena pengirim dan penerima.Nilai tegangan akibat induksi medan magnet berkurang seiring dengan bertambahnya jarak antara kedua antena.Induktansi timbal balik yang dihasilkan menentukan nilai energi yang dikirimkan, dan koefisien kopling (k) berdampak pada nilai induktansi timbal balik.Koefisien kopling bernilai antara 0 dan 1, dan nilai koefisien kopling menurun seiring dengan bertambahnya jarak transmisi hingga mencapai 0.Ketika koefisien kopling nol, energi tidak dapat ditransmisikan atau terjadi induksi timbal balik.Ketika jarak antara antena penerima dan pengirim sekitar 0 cm, koefisien koplingnya bernilai 1.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh jarak antara antena pengirim dan penerima terhadap efisiensi transfer energi nirkabel. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang pengaruh bentuk dan ukuran antena parabola terhadap efisiensi dan daya keluaran. Selain itu, penelitian tentang pengaruh frekuensi dan daya input pada efisiensi transfer energi nirkabel juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Dengan demikian, dapat dikembangkan metode yang lebih efisien untuk transfer energi nirkabel, sehingga dapat dimanfaatkan untuk beban yang memerlukan konsumsi daya tinggi.

  1. Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas)i. monitoring kendali tegangan jaringan listrik... doi.org/10.29207/resti.v6i1.3662Jurnal RESTI Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas i monitoring kendali tegangan jaringan listrik doi 10 29207 resti v6i1 3662
  2. PERANCANGAN SISTEM TRANSFER ENERGI SECARA WIRELESS DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK RESONANSI INDUKTIF MEDAN... doi.org/10.23960/jitet.v2i2.234PERANCANGAN SISTEM TRANSFER ENERGI SECARA WIRELESS DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK RESONANSI INDUKTIF MEDAN doi 10 23960 jitet v2i2 234
  3. Desain Transfer Energi Nirkabel Menggunakan Antena Parabola | ENERGI & KELISTRIKAN. desain transfer... doi.org/10.33322/energi.v16i1.2333Desain Transfer Energi Nirkabel Menggunakan Antena Parabola ENERGI KELISTRIKAN desain transfer doi 10 33322 energi v16i1 2333
Read online
File size407.51 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test