UBTUBT

Elektrika BorneoElektrika Borneo

Energi listrik merupakan satu dari kebutuhan pokok di era sekarang, sebagian besar aktifitas manusia membutuhkan energi listrik, Maka peningkatan akan kebutuhan energi listrik pun bertambah, mengakibatkan permasalahan pada sistem bertambah. Ketidakstabilan pada tegangan dapat mengakibatkan pula permasalahan pada sistem dan buruknya kualitas daya listrik. Adanya sistem proteksi maka perangkat yang berhubungan dengan listrik akan menjadi aman dan terhindar dari kerusakan. Auto Voltage Regulator digunakan untuk memperbaiki nilai tegangan pada titik dimana alat itu dipasang. Auto Voltage Regulator (AVR) yang sering digunakan merupakan tipe autotransformator. Pada penelitian ini, (Pulse Width modulation) dimmer sebagai AVR. Dimmer merupakan rangkaian elektronika yang memodifikasi bentuk sinyal AC (Alternative Current) murni menjadi sinyal termodulasi sehingga tegangan keluaran dapat diatur. Hasil dari pengujian dengan memberikan berbagai macam nilai masukkan tegangan yang berbeda-beda. Didapatkan sistem dengan memberikan nilai input sebesar 195 dengan keluaran sistem juga sebesar 194, tetapi bila sistem diberikan masukkan diatas Set Point maka sistem mampu menurunkan tegangan sampai dengan 220 volt.

Sensor ZMPT101B efektif digunakan untuk mengukur tegangan dengan kesalahan rata-rata 0,181%.Sistem menurunkan tegangan sesuai setpoint melalui kalibrasi sensor.Alat bekerja optimal dengan menurunkan tegangan secara otomatis di atas 220 VAC.

Pertama, melakukan studi perbandingan antara jenis dimmer PWM berbasis frekuensi dan penyalaan berdasarkan titik nol untuk menemukan konfigurasi optimal. Kedua, mengembangkan sistem pengendali berbasis AI untuk meningkatkan respons regulasi tegangan pada beban dinamis. Ketiga, mengintegrasikan sistem monitoring real-time berbasis IoT untuk memantau performa alat secara terpusat.

Read online
File size596.72 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test