UMBIMAUMBIMA

Civilium: Journal Of EngineeringCivilium: Journal Of Engineering

Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi paradigma pengelolaan proyek konstruksi melalui integrasi pengendalian biaya dan peningkatan mutu secara efektif. Permasalahan utama dalam proyek konstruksi sering kali disebabkan oleh lemahnya koordinasi antara aspek biaya dan mutu, yang berujung pada pembengkakan anggaran dan penurunan kualitas hasil pekerjaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif, melalui observasi lapangan dan telaah dokumen proyek seperti Rencana Anggaran Biaya (RAB), time schedule, dan denah bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan dengan bobot biaya tertinggi, seperti pondasi dan pasangan dinding, juga menjadi titik kritis dalam pengendalian mutu. Integrasi data teknis dari RAB dan jadwal pelaksanaan memungkinkan identifikasi fase-fase proyek yang membutuhkan pengawasan intensif. Pendekatan ini menghasilkan sistem pengendalian proyek yang lebih terarah, efisien, dan berkualitas. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan biaya dan mutu harus dilakukan secara sinergis dalam seluruh siklus proyek, mulai dari perencanaan hingga evaluasi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi antara pengendalian biaya dan mutu konstruksi sangat diperlukan untuk keberhasilan proyek, terutama pada pekerjaan dengan bobot biaya tinggi yang menjadi titik kritis pengendalian mutu.Analisis bersamaan dokumen RAB dan time schedule memungkinkan identifikasi fase krusial serta penetapan prioritas pengawasan yang lebih akurat.Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sistem monitoring terintegrasi berbasis digital yang menggabungkan data RAB, jadwal, dan laporan mutu secara real‑time untuk meningkatkan responsivitas dan akurasi pengendalian proyek.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas penerapan sistem monitoring terintegrasi berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengumpulkan data biaya dan mutu secara real‑time pada proyek konstruksi, sehingga dapat menilai dampaknya terhadap pengambilan keputusan manajerial. Selanjutnya, perlu dikembangkan model keputusan yang menggabungkan informasi RAB, jadwal, dan indikator kualitas untuk mengoptimalkan alokasi sumber daya, yang kemudian divalidasi melalui studi kasus pada berbagai tipe proyek. Selain itu, dilakukan studi perbandingan lintas sektor (misalnya perumahan, infrastruktur, komersial) untuk menguji skalabilitas dan adaptabilitas pendekatan integrasi biaya‑mutu, serta mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan implementasinya.

  1. Optimalisasi Kinerja Proyek Konstruksi Bangunan Gedung Melalui Building Information Modelling | Jurnal... doi.org/10.31943/jri.v10i2.271Optimalisasi Kinerja Proyek Konstruksi Bangunan Gedung Melalui Building Information Modelling Jurnal doi 10 31943 jri v10i2 271
  2. Analisis Faktor - Faktor Penentu Keberhasilan Proyek Konstruksi Berdasarkan Mutu, Biaya dan Waktu | Jurnal... doi.org/10.32832/komposit.v7i2.14240Analisis Faktor Faktor Penentu Keberhasilan Proyek Konstruksi Berdasarkan Mutu Biaya dan Waktu Jurnal doi 10 32832 komposit v7i2 14240
Read online
File size543.45 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test