RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA

International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS)International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) di Kabupaten XXX, sebuah pusat produksi padi di Provinsi Aceh. Metode yang digunakan adalah pendekatan Importance-Performance Analysis (IPA) untuk menilai kepuasan dan persepsi petani terhadap kebijakan Harga Pembelian Pemerintah. Hasil menunjukkan sebagian besar indikator memiliki tingkat pentingnya dan kinerjanya tinggi, seperti ketersediaan pupuk dan pestisida, produktivitas lahan, fasilitas dan infrastruktur, ketersediaan tenaga penyuluh, serta dukungan program pemerintah. Faktor-faktor tersebut merupakan kekuatan utama yang perlu dipertahankan demi keberlanjutan usaha pertanian. Namun, beberapa aspek penting juga ditemukan memiliki kinerja rendah, seperti harga gabah sesuai HPP, transparansi dan kecepatan penyerapan oleh Bulog, akses pembiayaan, dan kelembagaan petani yang belum optimal. Hal ini mengindikasikan perlunya perhatian lebih pada sistem pemasaran pertanian dan pemberdayaan kelembagaan petani untuk meningkatkan kesejahteraan serta daya saing petani di Kabupaten XXX.

Analisis IPA menunjukkan sektor pertanian di Kabupaten XXX telah berkembang cukup baik dengan indikator penting seperti ketersediaan pupuk, produktivitas lahan, fasilitas pertanian, tenaga penyuluh, dan dukungan program pemerintah yang memiliki tingkat pentingnya dan kinerjanya tinggi, sehingga harus dipertahankan.Namun, indikator penting lainnya seperti harga beras sesuai HPP, transparansi Bulog, serta akses petani ke lembaga pembiayaan dan institusi petani masih menunjukkan kinerja rendah meskipun penting bagi petani.Kondisi ini menandakan bahwa meskipun fasilitas fisik dan dukungan teknis relatif baik, sistem pemasaran pertanian dan aspek kelembagaan sosial‑ekonomi membutuhkan perhatian serius untuk memperkuat posisi dan kesejahteraan petani di Kabupaten XXX.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki faktor‑faktor yang mempengaruhi tingkat transparansi dan kecepatan penyerapan gabah oleh Bulog, sehingga dapat diidentifikasi mekanisme peningkatan efisiensi dalam proses pembelian pemerintah. Selanjutnya, diperlukan studi tentang model pembiayaan yang dapat meningkatkan akses petani ke lembaga keuangan, misalnya dengan menguji efektivitas skema kredit mikro berbasis kelompok tani atau platform digital dalam mempercepat pencairan dana. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi dampak penguatan institusi petani, seperti Gapoktan, terhadap peningkatan akses pasar, manajemen produksi, dan kesejahteraan petani, dengan mengkaji bagaimana intervensi kelembagaan berkontribusi pada peningkatan pendapatan dan ketahanan ekonomi petani di Kabupaten XXX. Penelitian juga dapat meneliti peran tenaga penyuluh dalam menghubungkan petani dengan teknologi pertanian modern, serta mengukur sejauh mana peningkatan pengetahuan teknis berkontribusi pada produktivitas lahan dan efisiensi penggunaan input. Akhirnya, studi komparatif antara Kabupaten XXX dengan daerah produksi padi lain yang memiliki kondisi geografis serupa dapat memberikan wawasan tentang faktor kontekstual yang memengaruhi keberhasilan kebijakan HPP, sehingga memungkinkan perumusan kebijakan yang lebih terarah dan adaptif.

Read online
File size220.19 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test