STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI

JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara strategi belajar bahasa dan motivasi siswa dalam prestasi menulis, mengatasi kesenjangan krusial dalam memahami bagaimana faktor-faktor ini berinteraksi untuk memengaruhi kemahiran bahasa Inggris. Mengingat banyak siswa yang kesulitan dalam kelancaran berbahasa Inggris, mengidentifikasi strategi belajar yang efektif dan memahami hubungannya dengan motivasi sangat penting untuk meningkatkan hasil pendidikan. Studi kuantitatif ini melibatkan 14 siswa kelas tujuh dari sebuah sekolah menengah pertama di Jember. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk menilai strategi belajar bahasa dan motivasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata 60.1 untuk strategi pemerolehan bahasa dan 61.3 untuk motivasi siswa. Ditemukan korelasi positif yang kuat antara strategi belajar bahasa dan motivasi siswa, dengan indeks korelasi (rxy) sebesar 0.171. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan strategi belajar bahasa yang efektif cenderung menunjukkan motivasi yang lebih tinggi dalam menulis bahasa Inggris, menunjukkan bahwa mendorong pendekatan belajar strategis dapat secara signifikan meningkatkan keterlibatan dan kinerja siswa dalam pemerolehan bahasa. Penelitian ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan strategi belajar bahasa ke dalam praktik pedagogis untuk meningkatkan motivasi siswa dan pencapaian menulis.

Penelitian ini berhasil mengonfirmasi korelasi positif antara strategi belajar bahasa dan motivasi siswa dalam prestasi menulis di antara siswa kelas tujuh, dengan indeks korelasi (rxy) sebesar 0.Hasil ini mendukung hipotesis awal bahwa penggunaan strategi yang efektif meningkatkan motivasi siswa, yang pada gilirannya meningkatkan kinerja menulis.Temuan ini menekankan pentingnya mengintegrasikan strategi belajar bahasa, terutama strategi metacognitive, ke dalam praktik pedagogis, karena tampaknya dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan keseluruhan akuisisi bahasa.Hasil ini menawarkan implikasi praktis yang berharga bagi pendidik untuk menciptakan siswa bahasa yang lebih termotivasi dan mampu secara strategis, sambil juga berkontribusi pada pemahaman teoritis tentang hubungan saling bergantung antara faktor kognitif dan afektif dalam pembelajaran bahasa kedua.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Mengembangkan studi longitudinal untuk memahami dinamika dan hubungan sebab-akibat antara strategi belajar bahasa, motivasi, dan prestasi menulis dalam jangka panjang. (2) Menggunakan pendekatan campuran metode, menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif, untuk memperoleh wawasan yang lebih dalam tentang penggunaan strategi dan penggerak motivasi. (3) Melakukan studi intervensi untuk melatih siswa dalam strategi belajar bahasa dan teknik peningkatan motivasi, dan menilai dampak gabungan mereka pada prestasi menulis. (4) Mereplikasi penelitian dengan sampel yang lebih besar dan beragam di berbagai tingkat pendidikan dan konteks budaya untuk meningkatkan generalisasi hasil. (5) Melakukan eksplorasi lebih lanjut tentang efektivitas jenis strategi tertentu (misalnya kognitif, metacognitive, sosial-afektif) dan peran umpan balik guru terhadap motivasi siswa dan penggunaan strategi.

Read online
File size478.46 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test