STIP FARMINGSTIP FARMING

AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu PertanianAGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian

Penelitian ini dilakukan di Desa Gemuh Kecamatan Pecalungan Kabupaten Batang pada bulan Mei-Juni 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola saluran pemasaran, kondisi biaya margin pemasaran dan farmers share, serta tingkat efisiensi pada analisis pemasaran jagung pipil. Peneliti menggunakan metode deskriptif analisis dan Ex Post Facto dengan teknik snowball sampling untuk penentuan responden. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, dengan responden terdiri dari 50 petani, 5 pedagang pengepul, dan 2 pedagang besar. Metode pengumpulan data meliputi wawancara struktural, observasi, dan pencatatan. Hasil penelitian menunjukkan tiga saluran pemasaran: (1) Petani – Konsumen, (2) Petani – Pedagang Pengepul – Konsumen, dan (3) Petani – Pedagang Pengepul – Pedagang Besar – Konsumen. Biaya saluran I adalah Rp. 129,00, saluran II Rp. 125,00, dan saluran III Rp. 243,33. Margin saluran I adalah Rp 0,00, saluran II Rp. 350,00, dan saluran III Rp. 450,00. Farmers Share pada saluran I adalah 100%, saluran II 94,74%, dan saluran III 93,33%. Efisiensi Pemasaran pada saluran I adalah 2,05%, saluran II 1,88%, dan saluran III 3,60%. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat 3 saluran pemasaran, biaya, margin, farmers share, dan efisiensi pemasaran pada proses pemasaran jagung pipil NK 6172 Perkasa di Desa Gemuh Kecamatan Pecalungan Kabupaten Batang.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat tiga saluran pemasaran jagung pipil NK 6172 Perkasa di Desa Gemuh, yaitu petani-konsumen, petani-pedagang pengepul-konsumen, dan petani-pedagang pengepul-pedagang besar-konsumen.Analisis biaya, margin pemasaran, dan farmers share menunjukkan adanya variasi pada masing-masing saluran, dengan farmers share tertinggi pada saluran langsung (petani-konsumen).Secara keseluruhan, efisiensi pemasaran pada ketiga saluran tergolong efisien, mengindikasikan sistem pemasaran yang efektif dalam menghubungkan petani dengan konsumen.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi preferensi konsumen terhadap saluran pemasaran jagung pipil, seperti kualitas produk, harga, dan kemudahan akses. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi strategi peningkatan nilai tambah jagung pipil, misalnya melalui pengembangan produk olahan atau diversifikasi produk turunan, yang dapat meningkatkan pendapatan petani dan memperluas pasar. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak kebijakan pemerintah terkait harga jagung dan subsidi pupuk terhadap efisiensi dan profitabilitas usahatani jagung pipil, serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih mendukung keberlanjutan sektor pertanian jagung di wilayah tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang komprehensif dan berkontribusi pada pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi petani jagung pipil.

Read online
File size182.44 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test