AKRABJUARAAKRABJUARA

Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu SosialAkrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial

Industri minuman kekinian di Indonesia berkembang pesat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap produk yang segar dan praktis, salah satunya Es Teh Solo. Dalam proses distribusi produk, efisiensi biaya transportasi menjadi faktor penting untuk menjaga daya saing dan keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode transportasi sebagai bagian dari riset operasi dalam mengoptimalkan biaya distribusi Es Teh Solo dari pabrik di Tangerang Selatan menuju tiga daerah tujuan, yaitu Jakarta Selatan, Bogor, dan Depok. Metode yang digunakan meliputi North West Corner (NWC), Least Cost (LC), Vogels Approximation Method (VAM), dan Stepping Stone (SS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode NWC, VAM, dan Stepping Stone menghasilkan biaya minimum yang sama, yaitu sebesar Rp 8.650.000, sedangkan metode Least Cost menghasilkan biaya lebih tinggi, yaitu Rp 13.020.000. Metode Stepping Stone digunakan untuk menguji optimalitas solusi dan membuktikan bahwa nilai Rp 8.650.000 merupakan solusi optimal bagi sistem distribusi Es Teh Solo. Dengan demikian, penerapan metode transportasi terbukti efektif dalam meminimalkan biaya distribusi dan membantu pengambilan keputusan logistik yang efisien bagi perusahaan.

Penerapan metode transportasi sebagai bagian dari operasi riset dapat memberikan solusi optimal dalam mengelola distribusi Es Teh Solo.Melalui penerapan empat metode analisis, yaitu North West Corner (NWC), Least Cost (LC), Vogels Approximation Method (VAM), dan Stepping Stone (SS), hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya distribusi minimum tercapai pada Rp 8.000 menggunakan metode NWC, VAM, dan SS.Metode LC, namun, menghasilkan biaya yang lebih tinggi sebesar Rp 13.Hasil uji optimalitas menggunakan metode Stepping Stone mengindikasikan bahwa Rp 8.000 merupakan biaya yang paling efisien dan optimal, dan dapat digunakan sebagai dasar bagi perusahaan dalam pengambilan keputusan logistik.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh faktor eksternal, seperti kondisi lalu lintas dan harga bahan bakar, terhadap biaya distribusi Es Teh Solo. Hal ini penting untuk memahami bagaimana perubahan lingkungan dapat memengaruhi efisiensi logistik. Kedua, penelitian dapat memperluas analisis dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan, seperti penggunaan kendaraan listrik atau optimasi rute untuk mengurangi emisi karbon. Dengan demikian, perusahaan dapat berkontribusi pada pelestarian lingkungan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan teknologi digital, seperti sistem pelacakan GPS dan analisis data real-time, untuk meningkatkan visibilitas dan efisiensi operasional dalam proses distribusi. Integrasi teknologi ini dapat membantu perusahaan dalam membuat keputusan yang lebih cepat dan akurat, serta mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan operasional perusahaan dalam mengelola distribusi Es Teh Solo.

  1. Analisis Penerapan Metode Simpleks Linier Programming Pada Home Industry Martabak | Journal of Trends... journal.fkpt.org/index.php/jtear/article/view/1059Analisis Penerapan Metode Simpleks Linier Programming Pada Home Industry Martabak Journal of Trends journal fkpt index php jtear article view 1059
Read online
File size748.63 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test