AKRABJUARAAKRABJUARA

Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu SosialAkrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial

Fenomena rendahnya partisipasi masyarakat, khususnya ibu dan anak, dalam kegiatan Posyandu menjadi tantangan dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi interpersonal yang digunakan oleh Tim Dasawisma RW.08 Kelurahan Palmerah dalam meningkatkan partisipasi warga pada program Posyandu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam kepada kader Dasawisma, ibu rumah tangga aktif maupun kurang aktif, serta triangulasi dengan ahli komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang dilakukan bersifat empatik, ramah, dan menyesuaikan kondisi sosial psikologis warga. Pendekatan yang digunakan memadukan komunikasi verbal, nonverbal, empatik, hingga asertif, baik secara tatap muka maupun melalui media digital. Strategi tersebut terbukti efektif dalam membangun kedekatan emosional, meningkatkan rasa percaya, dan mendorong keterlibatan aktif warga. Novelty dari penelitian ini terletak pada temuan bahwa kombinasi komunikasi interpersonal yang berkelanjutan dengan penyesuaian gaya komunikasi terhadap karakteristik warga mampu memperkuat partisipasi masyarakat sekaligus mempererat solidaritas sosial di tingkat komunitas.

Berdasarkan penelitian dan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa strategi komunikasi interpersonal yang diterapkan oleh Tim Dasawisma di RW.08, Kelurahan Palmerah, berperan signifikan dalam meningkatkan partisipasi ibu dan anak dalam kegiatan Posyandu.Pendekatan komunikasi yang digunakan bersifat ramah, empatik, dan disesuaikan dengan karakteristik masyarakat, sehingga mampu membangun kedekatan emosional dan kepercayaan timbal balik antara kader dan masyarakat.Kombinasi berbagai bentuk komunikasi, baik secara langsung maupun melalui media digital, terbukti efektif dalam mendorong keterlibatan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan ibu bekerja.Hasil penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi interpersonal yang efektif, empatik, dan berkelanjutan merupakan fondasi utama dalam membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam program kesehatan berbasis komunitas seperti Posyandu.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi efektivitas komunikasi interpersonal Dasawisma, seperti karakteristik demografis warga, tingkat pendidikan, dan akses terhadap informasi kesehatan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model komunikasi interpersonal yang adaptif terhadap perubahan sosial dan teknologi, misalnya dengan memanfaatkan platform media sosial yang populer di kalangan ibu-ibu muda. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan jangkauan dan efektivitas komunikasi Dasawisma, seperti penggunaan aplikasi mobile atau sistem informasi geografis untuk memantau partisipasi warga dan memberikan informasi kesehatan yang relevan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana Dasawisma dapat memaksimalkan peran komunikasinya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan memperkuat solidaritas sosial di tingkat komunitas.

Read online
File size367.78 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test