STIAPEMBANGUNANPALUSTIAPEMBANGUNANPALU

Jurnal ADMINISTRATORJurnal ADMINISTRATOR

Stunting merupakan salah satu permasalahan besar yang dihadapi Indonesia dan mendapat perhatian khusus di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Artikel ini mengulas menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengacu pada regulasi dan sumber ilmiah yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa intervensi yang terintegrasi lintas sektor, implementasi regulasi nasional dan daerah, serta peran aktif masyarakat menjadi kunci dalam percepatan penurunan stunting. Artikel ini diharapkan dapat memberikan gambaran kebijakan serta tantangan yang dihadapi dalam penanggulangan stunting di Kabupaten Donggala.

Penanggulangan stunting di Kabupaten Donggala memerlukan implementasi kebijakan berbasis regulasi nasional dan daerah, pelibatan lintas sektor, serta partisipasi aktif masyarakat.Keberhasilan sangat dipengaruhi oleh sistem monitoring yang akurat, dan penguatan pelayanan, edukasi gizi keluarga.Kolaborasi multi-sektor dan pelibatan tokoh masyarakat menjadi faktor pengungkit dalam percepatan penurunan stunting.Diperlukan upaya berkelanjutan, pembaharuan strategi berbasis data, dan penguatan kapasitas lokal untuk memastikan target bebas stunting di Donggala dapat tercapai.

Berdasarkan analisis, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas program intervensi spesifik dan sensitif terhadap stunting di tingkat desa, dengan mempertimbangkan faktor-faktor kontekstual seperti budaya dan ekonomi keluarga. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara Kabupaten Donggala dengan daerah lain yang berhasil menurunkan angka stunting untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat direplikasi. Terakhir, penelitian kualitatif mendalam mengenai persepsi dan pengalaman keluarga dalam mengikuti program penanggulangan stunting dapat memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan kualitas layanan dan partisipasi masyarakat.

Read online
File size265.17 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test