FHUKIFHUKI

Jurnal Hukum to-ra : Hukum Untuk Mengatur dan Melindungi MasyarakatJurnal Hukum to-ra : Hukum Untuk Mengatur dan Melindungi Masyarakat

Political parties constitute a fundamental pillar of representative democracy by linking public interests with parliamentary decision-making processes. However, in Indonesias constitutional practice, the role of political parties in parliament is often considered insufficient in ensuring effective representation and governmental accountability. This condition raises questions regarding the extent to which political parties perform their institutional functions within the parliamentary system. This paper aims to analyze the role and functions of political parties in parliamentary governance and to examine their implications for the quality of democracy. The study employs a normative legal research method using statutory, conceptual, and doctrinal approaches, supported by a comprehensive review of legal and political science literature. The findings indicate that political parties play a strategic role in legislation, budgeting, and oversight functions; nevertheless, their effectiveness is largely determined by institutional capacity, factional discipline, and the quality of internal party democracy. These findings demonstrate that strengthening the institutional performance of political parties in parliament is essential to promoting a more representative and accountable democratic system.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa partai politik memiliki fungsi strategis dan menentukan dalam penyelenggaraan parlemen, khususnya sebagai sarana artikulasi dan agregasi kepentingan rakyat, pembentukan kebijakan publik, serta pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.Fungsi tersebut tidak hanya bersifat normatif sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, tetapi juga bersifat faktual melalui peran fraksi dan anggota legislatif dalam proses legislasi, penganggaran, dan pengawasan.Dengan demikian, tujuan penelitian untuk menjelaskan dan menilai fungsi partai politik dalam parlemen telah tercapai, sekaligus menunjukkan bahwa efektivitas parlemen sangat bergantung pada kualitas pelembagaan dan kinerja partai politik di dalamnya.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai pengaruh budaya politik terhadap kinerja partai politik di parlemen, khususnya dalam konteks menjaga keseimbangan antara loyalitas partai dan tanggung jawab representatif terhadap konstituen. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis efektivitas mekanisme pengawasan parlemen terhadap pemerintah, dengan mempertimbangkan peran serta interaksi antara fraksi-fraksi di parlemen dan lembaga eksekutif. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana partai politik dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses legislasi, misalnya melalui penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk menjangkau kelompok-kelompok masyarakat yang kurang terwakili. Dengan menggali lebih dalam aspek-aspek tersebut, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tantangan dan peluang dalam memperkuat fungsi partai politik di parlemen, sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas demokrasi di Indonesia.

  1. FUNGSI PARTAI DALAM PARLEMEN | Jurnal Hukum to-ra : Hukum Untuk Mengatur dan Melindungi Masyarakat. fungsi... doi.org/10.55809/tora.v11i3.627FUNGSI PARTAI DALAM PARLEMEN Jurnal Hukum to ra Hukum Untuk Mengatur dan Melindungi Masyarakat fungsi doi 10 55809 tora v11i3 627
Read online
File size953.05 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test