SEBISEBI

Jurnal Akuntansi dan Keuangan IslamJurnal Akuntansi dan Keuangan Islam

Perkembangan keuangan digital mendorong peningkatan transaksi nontunai (cashless) di kalangan Generasi Z dan Milenial, termasuk melalui platform fintech syariah. Fenomena ini menimbulkan tantangan, di mana kemudahan dan kecepatan transaksi dapat memicu perilaku konsumsi impulsif, meskipun nilai-nilai syariah diharapkan menjadi pengendali perilaku keuangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi kemudahan, keamanan, dan kepercayaan terhadap intensitas penggunaan fintech syariah, serta menguji pengaruh penggunaan tersebut terhadap konsumsi impulsif dengan cashless effect sebagai variabel mediasi dan nilai religius sebagai variabel moderasi. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan desain konvergen. Survei kuantitatif melibatkan sekitar 250 responden dan dianalisis menggunakan SEM-PLS, sedangkan pendekatan kualitatif dilakukan melalui 50 wawancara mendalam untuk menggali makna subjektif “transendensi uang dalam transaksi digital. Hasil penelitian diharapkan menghasilkan model empiris yang memperkuat literasi keuangan syariah dan strategi edukasi untuk menekan perilaku konsumsi impulsif di era digital, serta berkontribusi pada pengembangan teori dan praktik pengelolaan keuangan berbasis nilai Islam.

Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam memahami perilaku penggunaan fintech syariah serta implikasinya terhadap konsumsi impulsif Generasi Z dan Milenial di Kota Bandar Lampung.Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi kemudahan dan kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap intensitas penggunaan fintech syariah, sementara intensitas penggunaan dan cashless effect berkontribusi terhadap perilaku konsumsi impulsif.Nilai religius tidak signifikan dalam menekan konsumsi impulsif, namun justru memperkuat hubungan cashless effect dengan konsumsi impulsif, yang menunjukkan bahwa nilai religius dapat berfungsi sebagai legitimasi konsumsi.Dengan demikian, penguatan literasi keuangan syariah dan edukasi etis dalam penggunaan fintech syariah diperlukan untuk menghindari perilaku konsumtif berlebihan.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi lebih dalam mengenai peran norma sosial dan pengaruh pemasaran digital terhadap perilaku konsumsi impulsif pengguna fintech syariah, dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik antara Generasi Z dan Milenial. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana pengembangan fitur-fitur edukasi keuangan Islami dalam aplikasi fintech syariah dapat meningkatkan literasi keuangan dan mendorong perilaku konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Ketiga, penelitian dapat meneliti lebih lanjut mengenai efektivitas program-program literasi keuangan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan lembaga keuangan dalam meningkatkan pemahaman dan pengendalian diri terhadap perilaku konsumsi impulsif di kalangan generasi muda.

  1. Transendensi Uang di Era Digital: Pengaruh Cashless Effect terhadap Pola Konsumsi Impulsif Generasi Z... doi.org/10.61111/jakis.v13i2.1041Transendensi Uang di Era Digital Pengaruh Cashless Effect terhadap Pola Konsumsi Impulsif Generasi Z doi 10 61111 jakis v13i2 1041
Read online
File size320.54 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test