UNHJAMBIUNHJAMBI

Komunikarya: Jurnal Ilmu KomunikasiKomunikarya: Jurnal Ilmu Komunikasi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) Bawang Goreng Koe di Kota Jambi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan omzet penjualan, memperkenalkan produk, serta meningkatkan minat beli konsumen. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi pemasaran terpadu (Integrated Marketing Communication/IMC). Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi langsung di lapangan, serta analisis data secara kualitatif. Strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh UMKM Bawang Goreng Koe meliputi: 1) Strategi komunikasi persuasif, yang bertujuan untuk membujuk konsumen dan calon konsumen agar membeli produk, serta mengadakan promosi.

Strategi komunikasi pemasaran UMKM Bawang Goreng Koe mencakup pendekatan persuasif, inovasi kemasan, dan pembangunan citra merek melalui izin kesehatan, promosi berkelanjutan, serta penetapan harga yang sesuai segmen pasar.Promosi dilakukan secara offline di pasar tradisional, online melalui marketplace seperti Shopee, serta program promo akhir tahun untuk meningkatkan penjualan.Faktor kunci keberhasilan meliputi kemasan menarik, harga kompetitif, serta dukungan sumber daya manusia, modal, dan lingkungan usaha.

Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana efektivitas saluran pemasaran digital, seperti media sosial, platform marketplace, dan iklan daring, dalam meningkatkan penjualan UMKM Bawang Goreng Koe dengan menggunakan pendekatan campuran kuantitatif‑kualitatif pada beberapa wilayah di Sumatera, sehingga dapat dibandingkan dampaknya antar daerah. Selanjutnya, diperlukan studi yang meneliti persepsi konsumen terhadap kemasan ramah lingkungan, termasuk faktor estetika, keamanan, dan keberlanjutan, serta pengaruhnya terhadap niat pembelian, untuk menghasilkan desain kemasan berkelanjutan yang sesuai dengan preferensi pasar lokal. Selain itu, dapat dirancang model komunikasi pemasaran terintegrasi (IMC) khusus untuk UMKM selama situasi krisis, misalnya pandemi, yang mencakup strategi pesan, media, dan penetapan harga, dan diuji keefektifannya dalam meningkatkan loyalitas pelanggan, memperluas pangsa pasar, serta menstabilkan pendapatan. Penelitian-penelitian ini diharapkan memberikan bukti empiris yang lebih luas, memperkuat generalisasi temuan, dan menghasilkan rekomendasi praktis yang dapat membantu pelaku UMKM mengoptimalkan strategi pemasaran mereka secara berkelanjutan.

Read online
File size249.81 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test