STKIPSUBANGSTKIPSUBANG
Aksentuasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaAksentuasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaTindak tutur komisif merupakan jenis tindak tutur yang bertujuan untuk mengikat penuturnya pada komitmen atau kewajiban tertentu yang diungkapkan melalui ujarannya. Penelitian ini mengkaji perkembangan dan penggunaan tindak tutur komisif dalam berbagai konteks komunikasi, termasuk politik, sastra, dan media massa, serta implikasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Berdasarkan analisis terhadap artikel ilmiah yang terbit antara tahun 2015-2024, ditemukan bahwa tindak komisif digunakan secara luas dalam debat politik untuk membangun kepercayaan audiens dan dalam karya sastra seperti novel dan film untuk memperkuat alur cerita dan hubungan antar karakter. Selain itu, tindak komisif juga diajarkan dalam materi pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada teks negosiasi, untuk melatih siswa membangun komitmen dalam proses tawar-menawar. Penelitian ini menunjukkan bahwa tindak tutur komisif bukan hanya berfungsi sebagai strategi komunikasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam pengembangan keterampilan sosial, moral, dan profesional.
Tindak tutur komisif adalah bentuk komunikasi yang mengikat penuturnya pada suatu komitmen atau kewajiban tertentu, yang tercermin melalui ujaran-ujarannya.Dalam tindak tutur komisif, penutur tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menunjukkan tanggung jawab terhadap apa yang telah disampaikan, baik itu berupa janji, sumpah, ancaman, atau niat untuk melakukan sesuatu.Fungsi utama dari tindak tutur komisif adalah untuk membangun komitmen yang mengikat penutur pada kewajiban untuk merealisasikan apa yang dijanjikan, baik dalam konteks pribadi, profesional, atau sosial.Penggunaan tindak tutur komisif menunjukkan adanya keterikatan sosial dan moral yang lebih dalam, yang memengaruhi hubungan antara penutur dan lawan tutur dalam interaksi komunikasi.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang peran tindak tutur komisif dalam membangun kepercayaan dan kredibilitas dalam konteks komunikasi politik. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak tindak tutur komisif dalam karya sastra, khususnya dalam memperkuat alur cerita dan hubungan antar karakter. Penelitian juga dapat mengeksplorasi lebih lanjut penggunaan tindak tutur komisif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam teks negosiasi, untuk memahami bagaimana strategi ini dapat diterapkan dalam konteks nyata dan bagaimana hal itu dapat meningkatkan keterampilan sosial dan moral siswa.
| File size | 111.23 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIPSUBANGSTKIPSUBANG Alih kode mengacu pada pergantian bahasa yang digunakan secara bergantian dalam sebuah percakapan, sedangkan campur kode melibatkan penggabungan unsur-unsurAlih kode mengacu pada pergantian bahasa yang digunakan secara bergantian dalam sebuah percakapan, sedangkan campur kode melibatkan penggabungan unsur-unsur
CARAKACARAKA Mayoritas informan menyatakan pentingnya verifikasi informasi dan pencarian sudut pandang alternatif. Faktor-faktor seperti latar belakang keluarga, pendidikan,Mayoritas informan menyatakan pentingnya verifikasi informasi dan pencarian sudut pandang alternatif. Faktor-faktor seperti latar belakang keluarga, pendidikan,
TAUTAU Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan dari pidato resmi, unggahan media sosial, dan kutipan beritaPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan dari pidato resmi, unggahan media sosial, dan kutipan berita
TAUTAU Temuan ini memperkuat pemahaman bahwa komunikasi politik populis merupakan strategi efektif dalam kontestasi elektoral di era digital, khususnya dalamTemuan ini memperkuat pemahaman bahwa komunikasi politik populis merupakan strategi efektif dalam kontestasi elektoral di era digital, khususnya dalam
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Evaluasi menunjukkan bahwa komunikasi politik yang efektif tidak hanya bergantung pada penyebaran pesan yang luas, tetapi juga kemampuan lembaga untukEvaluasi menunjukkan bahwa komunikasi politik yang efektif tidak hanya bergantung pada penyebaran pesan yang luas, tetapi juga kemampuan lembaga untuk
MANDALANURSAMANDALANURSA Namun, tantangan seperti penyebaran hoaks dan polarisasi opini tetap menjadi hambatan yang signifikan. Oleh karena itu, penting untuk memperkuat literasiNamun, tantangan seperti penyebaran hoaks dan polarisasi opini tetap menjadi hambatan yang signifikan. Oleh karena itu, penting untuk memperkuat literasi
STKIP PASUNDANSTKIP PASUNDAN Penelitian ini menyimpulkan bahwa minat siswa SMAN 7 Kota Cirebon terhadap ekstrakurikuler sepak bola tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh perubahanPenelitian ini menyimpulkan bahwa minat siswa SMAN 7 Kota Cirebon terhadap ekstrakurikuler sepak bola tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh perubahan
AKRABJUARAAKRABJUARA Metafora diproduksi dan digunakan sangat natural sehingga nyaris tidak dapat dirasakan bahwa ekspresi tersebut adalah ekspresi metafora. Pertanyaan yangMetafora diproduksi dan digunakan sangat natural sehingga nyaris tidak dapat dirasakan bahwa ekspresi tersebut adalah ekspresi metafora. Pertanyaan yang
Useful /
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Integrasi antara pelatihan keterampilan akademik dan pengembangan lingkungan literasi terbukti efektif dalam membangun ekosistem literasi akademik di sekolah.Integrasi antara pelatihan keterampilan akademik dan pengembangan lingkungan literasi terbukti efektif dalam membangun ekosistem literasi akademik di sekolah.
CARAKACARAKA Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan akademik dalam kajian politik media kontemporer. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberitaan media SeputarPenelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan akademik dalam kajian politik media kontemporer. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberitaan media Seputar
AKRABJUARAAKRABJUARA Pada hakekatnya humanisasi pendidikan adalah proses pendidikan yang ditujukan untuk pengembangan potensi-potensi peserta didik sebagai manusia seutuhnya,Pada hakekatnya humanisasi pendidikan adalah proses pendidikan yang ditujukan untuk pengembangan potensi-potensi peserta didik sebagai manusia seutuhnya,
AKRABJUARAAKRABJUARA Serta faktor-faktor apakah yang mempengaruhi implementasi klausula “di kuasai oleh negara dalam pasal 33 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalamSerta faktor-faktor apakah yang mempengaruhi implementasi klausula “di kuasai oleh negara dalam pasal 33 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam