TAUTAU

Jurnal Komunikasi DialogisJurnal Komunikasi Dialogis

Fenomena translingual dalam komunikasi politik Indonesia semakin menonjol, terutama sejak terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia pada tahun 2024. Penelitian ini menjadi penting karena memotret bagaimana praktik pencampuran bahasa—Indonesia, Inggris, Arab, dan bahasa lokal—digunakan sebagai strategi komunikasi yang tidak hanya menyampaikan pesan, tetapi juga merepresentasikan identitas politik dan ideologi pemerintahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan dari pidato resmi, unggahan media sosial, dan kutipan berita daring dari Desember 2024 hingga Agustus 2025. Analisis dilakukan melalui kerangka Critical Discourse Analysis (CDA) dan teori translanguaging. Hasil menunjukkan bahwa translingual practices dalam pidato Prabowo secara strategis membentuk identitas politik yang multivokal—nasionalis, religius, dan global. Penelitian ini menegaskan bahwa bahasa dalam politik adalah alat kekuasaan simbolik yang sarat makna.

Praktik translingual dalam komunikasi Presiden Prabowo adalah strategi kompleks yang memadukan bahasa Indonesia, Inggris, Arab, dan lokal untuk membentuk identitas politik multivokal yang religius, modern, dan nasionalis.Strategi ini juga membingkai agenda kebijakan dan visi ideologis pemerintah, dengan istilah asing disesuaikan dengan nilai lokal untuk menciptakan jembatan simbolik antara diskursus global dan lokal.Secara keseluruhan, translingual practice terbukti berperan penting dalam pembentukan identitas simbolik dan wacana kekuasaan, serta memberikan wawasan praktis bagi para pemangku kepentingan dalam membangun narasi kepemimpinan yang adaptif di era digital.

Penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita tentang praktik translingual dalam komunikasi politik. Salah satu arah yang menarik adalah dengan membandingkan penggunaan praktik translingual tidak hanya pada Presiden Prabowo, tetapi juga pada beberapa tokoh politik lain di Indonesia, termasuk pemimpin oposisi atau figur-figur di tingkat daerah. Analisis komparatif ini bisa mengungkap apakah pola-pola pencampuran bahasa serupa juga muncul pada pemimpin dengan latar belakang atau ideologi yang berbeda, atau justru terdapat gaya translingual unik yang terasosiasi dengan jenis identitas politik tertentu. Dengan demikian, kita bisa melihat apakah praktik ini merupakan fenomena umum dalam komunikasi politik modern Indonesia ataukah spesifik pada konteks kepemimpinan tertentu. Selain itu, penting juga untuk menggali lebih dalam bagaimana masyarakat merespons dan menafsirkan pesan-pesan translingual ini. Studi ke depan dapat meneliti secara spesifik bagaimana berbagai kelompok audiens, seperti generasi muda, masyarakat pedesaan, atau komunitas berbasis agama, memaknai dan bereaksi terhadap penggunaan bahasa campuran dalam pidato politik. Apakah praktik ini meningkatkan kredibilitas dan kedekatan, atau justru menimbulkan kebingungan atau jarak? Terakhir, mengingat perkembangan pesat media digital, penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis multimodal praktik translingual di berbagai platform media sosial, seperti TikTok atau YouTube. Investigasi ini dapat mengeksplorasi bagaimana kombinasi teks translingual dengan elemen visual, audio, dan format video pendek bekerja sama dalam membentuk pesan politik dan identitas pemimpin. Apakah ada perbedaan strategi translingual antara komunikasi verbal dan visual? Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai peran bahasa dan komunikasi dalam dinamika politik Indonesia.

  1. Journal of Applied Linguistics and Literature. translingual practice rhetorical tactic election debates... doi.org/10.33369/joall.v10i2.43127Journal of Applied Linguistics and Literature translingual practice rhetorical tactic election debates doi 10 33369 joall v10i2 43127
  2. Identity and interaction: a sociocultural linguistic approach - Mary Bucholtz, Kira Hall, 2005. identity... journals.sagepub.com/doi/10.1177/1461445605054407Identity and interaction a sociocultural linguistic approach Mary Bucholtz Kira Hall 2005 identity journals sagepub doi 10 1177 1461445605054407
  3. ANALISIS BAHASA POLITIK ANIES BASWEDAN DALAM PIDATO PENGUKUHANNYA SEBAGAI GUBERNUR JAKARTA PERIODE 2017-2022... doi.org/10.20473/etno.v4i1.17762ANALISIS BAHASA POLITIK ANIES BASWEDAN DALAM PIDATO PENGUKUHANNYA SEBAGAI GUBERNUR JAKARTA PERIODE 2017 2022 doi 10 20473 etno v4i1 17762
  1. #dinamika politik#dinamika politik
Read online
File size1.74 MB
Pages15
Short Linkhttps://juris.id/p-37l
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test