ADPEBIADPEBI
International Journal of Law Policy and GovernanceInternational Journal of Law Policy and GovernancePenelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas Lupong Tagapamayapa dalam menyelesaikan sengketa berdasarkan persepsi warga lokal di Barangay Bual Sur, Midsayap, Cotabato, Filipina. Penelitian ini juga mengeksplorasi apakah faktor sosiodemografi memengaruhi pandangan masyarakat terhadap efektivitas sistem tersebut. Menggunakan pendekatan deskriptif-korelasi, penelitian ini melibatkan 114 individu yang pernah mengalami penyelesaian sengketa melalui Lupong Tagapamayapa. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif namun lemah antara usia dan persepsi efektivitas di semua domain, dengan warga yang lebih tua cenderung memberikan penilaian yang lebih baik terhadap sistem tersebut. Sementara itu, jenis kelamin dan status pekerjaan tidak secara signifikan terkait dengan persepsi efektivitas. Lupong Tagapamayapa dinilai sangat efektif, dengan rata-rata domain berkisar antara 3,877 hingga 3,916. Penelitian ini menekankan pentingnya pengetahuan, keterampilan interpersonal, dan keterlibatan aktif anggota komunitas yang lebih muda dalam membangun perdamaian komunitas.
Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Lupong Tagapamayapa di Barangay Bual Sur, Midsayap, Filipina, umumnya efektif dalam menyelesaikan sengketa, dengan penilaian tinggi diberikan untuk pengetahuan, prosedur sistematis, pengambilan keputusan, dan keterampilan interpersonal.Hubungan yang signifikan, meskipun lemah, antara usia dan persepsi efektivitas menunjukkan bahwa pengalaman hidup dan keterlibatan yang lebih besar dalam urusan komunitas dapat berperan dalam membentuk pandangan yang lebih positif terhadap kinerja Lupong Tagapamayapa.Penelitian ini menekankan perlunya upaya berkelanjutan untuk mempertahankan dan memperkuat praktik yang telah dilakukan, terutama dengan melibatkan anggota komunitas yang lebih muda dan meningkatkan aksesibilitas layanan.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memahami bagaimana faktor budaya dan norma sosial memengaruhi persepsi masyarakat terhadap efektivitas Lupong Tagapamayapa, mengingat keberagaman budaya di Filipina. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi dampak pelatihan khusus mengenai mediasi dan negosiasi terhadap kinerja anggota Lupong Tagapamayapa, dengan fokus pada peningkatan keterampilan interpersonal dan kemampuan pengambilan keputusan. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Lupong Tagapamayapa, serta faktor-faktor yang memengaruhi kepercayaan tersebut, seperti transparansi proses dan keadilan dalam pengambilan keputusan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai efektivitas Lupong Tagapamayapa dan cara-cara untuk meningkatkan kinerja mereka dalam menyelesaikan sengketa di tingkat komunitas, sehingga berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang lebih harmonis dan adil.
- The Impact of Psychological Science on Policing in the United States - Tom R. Tyler, Phillip Atiba Goff,... journals.sagepub.com/doi/10.1177/1529100615617791The Impact of Psychological Science on Policing in the United States Tom R Tyler Phillip Atiba Goff journals sagepub doi 10 1177 1529100615617791
- Personality Traits and Happiness of University Students in Region XI and Region XII: the Philippine Context... journals.e-palli.com/home/index.php/ajhp/article/view/2551Personality Traits and Happiness of University Students in Region XI and Region XII the Philippine Context journals e palli home index php ajhp article view 2551
- 0. pdf obj endobj font procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs fwuw cj doi.org/10.46382/MJBAS.2023.72150 pdf obj endobj font procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs fwuw cj doi 10 46382 MJBAS 2023 7215
- Pedagogical well-being of teachers in different modalities: Input to HyFlex pedagogical wellness model... doi.org/10.46223/HCMCOUJS.soci.en.15.2.3022.2025Pedagogical well being of teachers in different modalities Input to HyFlex pedagogical wellness model doi 10 46223 HCMCOUJS soci en 15 2 3022 2025
| File size | 312.96 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
IAKNKUPANGIAKNKUPANG Fokus pembahasan mencakup tantangan-tantangan pak di Tengah keberagaman, arah pengembangan PAK yang inklusif serta implementasinya dalam membangun kesadaran,Fokus pembahasan mencakup tantangan-tantangan pak di Tengah keberagaman, arah pengembangan PAK yang inklusif serta implementasinya dalam membangun kesadaran,
STEIPRESSSTEIPRESS Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan diolah menggunakan aplikasi SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceivedPengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan diolah menggunakan aplikasi SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived
MAHADEWAMAHADEWA Hal ini disebabkan perkembangan zaman modern dan pengaruh budaya asing yang mudah diakses melalui gadget berjaringan internet, membuat siswa lebih tertarikHal ini disebabkan perkembangan zaman modern dan pengaruh budaya asing yang mudah diakses melalui gadget berjaringan internet, membuat siswa lebih tertarik
UPN VeteranUPN Veteran Perkembangan platform digital telah merubah tata kelola narasi pariwisata, terutama di sektor pariwisata berbasis pengalaman di mana cerita, visual, danPerkembangan platform digital telah merubah tata kelola narasi pariwisata, terutama di sektor pariwisata berbasis pengalaman di mana cerita, visual, dan
STTSIMPSONSTTSIMPSON Temuan menunjukkan bahwa keberagaman budaya doa mewarnai praktik doa umat Kristen, mencerminkan keragaman multikultural, dan doa dapat menyatukan perbedaanTemuan menunjukkan bahwa keberagaman budaya doa mewarnai praktik doa umat Kristen, mencerminkan keragaman multikultural, dan doa dapat menyatukan perbedaan
CASCAS Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama Nusantara memainkan peran penting dalam melestarikan pengetahuan agama, hukum, sastra, sejarah, adat istiadat,Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama Nusantara memainkan peran penting dalam melestarikan pengetahuan agama, hukum, sastra, sejarah, adat istiadat,
STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI Ada lima aspek budaya berdasarkan Teori Keperawatan Transkultural Giger dan Davidhizar yang cocok diterapkan di Indonesia, yaitu ruang, waktu, kontrolAda lima aspek budaya berdasarkan Teori Keperawatan Transkultural Giger dan Davidhizar yang cocok diterapkan di Indonesia, yaitu ruang, waktu, kontrol
APPIHIAPPIHI Akhirnya, kajian ini mengusulkan perlunya diskusi yang lebih mendalam untuk mewujudkan energi yang selaras dan menyenangkan antara hukum yang terjaminAkhirnya, kajian ini mengusulkan perlunya diskusi yang lebih mendalam untuk mewujudkan energi yang selaras dan menyenangkan antara hukum yang terjamin
Useful /
UNSIMARUNSIMAR Ceramah telah dilakukan oleh Tim Pelaksana yang dihadiri oleh siswa-siswi SMP GKST Poso kelas VIII dan Wakil Kepala. Hasil pelaksanaan kegiatan PKM menunjukkanCeramah telah dilakukan oleh Tim Pelaksana yang dihadiri oleh siswa-siswi SMP GKST Poso kelas VIII dan Wakil Kepala. Hasil pelaksanaan kegiatan PKM menunjukkan
UNSIMARUNSIMAR Hal ini sangat berpengaruh terhadap pemasaran produk UMKM masyarakat setempat, dimana sebagian besar penduduk Desa Kaputihan menggantungkan hidupnya padaHal ini sangat berpengaruh terhadap pemasaran produk UMKM masyarakat setempat, dimana sebagian besar penduduk Desa Kaputihan menggantungkan hidupnya pada
STTSIMPSONSTTSIMPSON Penelitian kuantitatif ini bertujuan mengeksplorasi hubungan antara kebiasaan keagamaan dan perubahan budaya yang diakibatkan oleh digitalisasi. Data diperolehPenelitian kuantitatif ini bertujuan mengeksplorasi hubungan antara kebiasaan keagamaan dan perubahan budaya yang diakibatkan oleh digitalisasi. Data diperoleh
STTSIMPSONSTTSIMPSON Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola jatuh manusia ke dosa dimulai dari godaan yang masuk melalui indra, diproses oleh pikiran dan hati, lalu berujungPenelitian ini menyimpulkan bahwa pola jatuh manusia ke dosa dimulai dari godaan yang masuk melalui indra, diproses oleh pikiran dan hati, lalu berujung