STAI AL-FURQANSTAI AL-FURQAN
International Journal on Advanced Science, Education, and Religion (IJoASER)International Journal on Advanced Science, Education, and Religion (IJoASER)Kegiatan Al-Quran khataman bulanan di SD BUQ Betengan Demak adalah program rutin yang memainkan peran signifikan dalam membentuk karakter dan nilai-nilai keagamaan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan nilai-nilai pendidikan Islam, termasuk aqidah, ibadah, dan akhlak, melalui program khataman Al-Quran bulanan di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, koordinator kegiatan Qiroati, dan siswa peserta. Temuan menunjukkan bahwa khataman Al-Quran bukan hanya tradisi bacaan kolektif, tetapi juga sebagai sarana pembangunan iman melalui pemahaman makna ayat-ayat Al-Quran dan menanamkan pilar-pilar iman oleh guru dan koordinator kegiatan. Selain itu, kegiatan khataman efektif meningkatkan semangat siswa dalam ibadah, baik dalam membaca Al-Quran maupun bentuk ibadah lainnya di sekolah dan di rumah. Pembiasaan etika yang tepat selama kegiatan, seperti duduk tertib, mendengarkan dengan seksama, dan menunjukkan rasa hormat kepada guru dan teman sebaya, berkontribusi pada pengembangan karakter mulia di antara siswa. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari kepala sekolah dan guru sebagai bagian integral dari visi dan misi sekolah untuk menghasilkan generasi yang unggul, berprestasi, dan beretika Qurani. Implementasi nilai-nilai pendidikan Islam melalui khataman Al-Quran di SD BUQ Betengan Demak telah terbukti efektif dalam pengembangan spiritual dan karakter secara holistik.
Berdasarkan analisis hasil wawancara dengan Kepala Sekolah, Koordinator Kegiatan Qiroati, dan siswa, dapat disimpulkan bahwa kegiatan Al-Quran Khataman akhir bulan di SD BUQ Betengan Demak terbukti efektif dalam menerapkan nilai-nilai pendidikan Islam yang mencakup iman, ibadah, dan moral.Pertama, dalam aspek iman, kegiatan ini terstruktur dan rutin dilakukan untuk memperkuat dasar iman siswa.Penyampaian makna dan isi ayat-ayat Al-Quran, terutama yang diselingi dengan cerita Nabi, melalui mauidzoh hasanah berhasil meningkatkan pemahaman dan motivasi spiritual siswa.Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan yang menggabungkan membaca, memahami makna, dan narasi inspiratif sangat efektif dalam menanamkan iman.Kedua, dalam aspek ibadah, kegiatan Khataman secara signifikan meningkatkan antusiasme dan kualitas ibadah siswa, baik di sekolah maupun di rumah.Teknik implementasi kolektif, tartil dan bimbingan khusyuk, serta penjelasan tentang manfaat spiritual membaca Al-Quran, telah menumbuhkan motivasi intrinsik siswa untuk berinteraksi lebih aktif dengan Al-Quran.Hal ini menunjukkan bahwa ibadah tidak hanya diajarkan sebagai kewajiban, tetapi sebagai praktik yang memberikan makna dan penghargaan.Ketiga, dalam hal moral, kegiatan ini berhasil menanamkan nilai-nilai moral yang patut, atau moral Qurani.Pembiasaan etika selama kegiatan, seperti duduk rapi dan memisahkan tempat duduk antara laki-laki dan perempuan, secara konkret melatih disiplin dan sopan santun.Akibatnya, siswa mengalami peningkatan kesabaran, disiplin, dan konsentrasi.Hal ini membuktikan bahwa pembentukan moral melalui pembiasaan dan lingkungan yang kondusif sangat efektif pada usia sekolah dasar.Secara keseluruhan, implementasi nilai-nilai mulia di SD BUQ Betengan Demak melalui kegiatan bacaan Al-Quran menunjukkan strategi yang terencana, terintegrasi, dan sangat efektif.Kepala Sekolah menekankan tujuan untuk menumbuhkan moral Qurani sebagai visi utama.Koordinator Kegiatan Qiroati kemudian menerjemahkan visi ini menjadi implementasi konkret etika, seperti duduk rapi dan memisahkan tempat duduk, yang dirancang untuk menanamkan disiplin dan etika Islam.Yang terpenting, siswa sendiri memberikan bukti empiris yang kuat tentang peningkatan yang signifikan dalam kesabaran, disiplin, dan konsentrasi mereka.Hal ini jelas menunjukkan bahwa moral di SD BUQ Betengan tidak hanya diajarkan sebagai konsep abstrak, tetapi direalisasikan melalui kebiasaan perilaku sistematis, pengaturan lingkungan yang mendukung proses belajar dan ibadah, serta pengalaman langsung yang dialami siswa selama kegiatan khataman (bacaan).Penekanan konsisten pada etika dan nilai-nilai moral selama kegiatan khataman Al-Quran memainkan peran penting dalam membentuk kebiasaan positif yang akan melekat pada siswa.Dengan demikian, kegiatan khataman Al-Quran di SD BUQ Betengan telah terbukti efektif sebagai sarana yang kuat untuk membentuk karakter siswa yang tidak hanya sesuai dengan petunjuk Al-Quran, tetapi juga mampu mempersiapkan mereka menjadi individu yang cerdas secara spiritual dan intelektual dengan integritas moral yang tinggi di masyarakat.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:. . 1. Mengembangkan model pendidikan Islam yang inovatif dan kontekstual: Penelitian ini telah menunjukkan potensi besar dari kegiatan khataman Al-Quran dalam membentuk karakter dan nilai-nilai Islami. Oleh karena itu, perlu dikembangkan model pendidikan Islam yang inovatif dan kontekstual, yang dapat diterapkan di berbagai sekolah di Indonesia. Model ini harus mampu mengatasi tantangan modern tanpa mengorbankan nilai-nilai Islam yang universal dan abadi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pendidikan Islam yang holistik, yang menggabungkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam kurikulum keagamaan.. . 2. Menganalisis dampak jangka panjang kegiatan khataman Al-Quran: Penelitian ini telah menunjukkan dampak positif kegiatan khataman Al-Quran dalam jangka pendek. Namun, penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak jangka panjang kegiatan ini terhadap karakter dan nilai-nilai siswa. Penelitian dapat dilakukan dengan mengikuti perkembangan siswa yang telah berpartisipasi dalam kegiatan khataman Al-Quran selama beberapa tahun, dan mengukur perubahan perilaku, sikap, dan nilai-nilai mereka.. . 3. Mempelajari peran guru dan koordinator kegiatan dalam implementasi nilai-nilai pendidikan Islam: Penelitian ini telah menunjukkan peran penting kepala sekolah dan guru dalam mendukung kegiatan khataman Al-Quran. Penelitian lanjutan dapat fokus pada peran guru dan koordinator kegiatan dalam implementasi nilai-nilai pendidikan Islam. Bagaimana mereka dapat menjadi role model bagi siswa dalam menerapkan nilai-nilai iman, ibadah, dan moral? Bagaimana mereka dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung pengembangan karakter siswa?. . Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat dihasilkan model pendidikan Islam yang holistik, efektif, dan kontekstual, yang dapat diterapkan di berbagai sekolah di Indonesia. Model ini akan menjadi inspirasi dan referensi bagi sekolah-sekolah lainnya, dan mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
- Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Peningkatan Karakter Religius Siswa | Al-Miskawaih: Journal... journal.centrism.or.id/index.php/mijose/article/view/149Penanaman Nilai Nilai Pendidikan Islam dalam Peningkatan Karakter Religius Siswa Al Miskawaih Journal journal centrism index php mijose article view 149
- Capital Investment, Internasionalisasi, Dan Firm Performance Pada Perusahaan Manufaktur Di Bursa Efek... ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/perspektif/article/view/9784Capital Investment Internasionalisasi Dan Firm Performance Pada Perusahaan Manufaktur Di Bursa Efek ejournal bsi ac ejurnal index php perspektif article view 9784
- KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN DI SEKOLAH DALAM MENUNJANG TERCAPAINYA TUJUAN PEMBELAJARAN PAI (Studi... ejournal.upi.edu/index.php/tarbawy/article/view/3439KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN DI SEKOLAH DALAM MENUNJANG TERCAPAINYA TUJUAN PEMBELAJARAN PAI Studi ejournal upi edu index php tarbawy article view 3439
| File size | 298.87 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
OJSOJS Model ini tidak hanya mengajarkan pengetahuan kognitif, tetapi juga mengajarkan sikap tanggung jawab, kerja sama, dan akhlak mulia. Integrasi antara ICT,Model ini tidak hanya mengajarkan pengetahuan kognitif, tetapi juga mengajarkan sikap tanggung jawab, kerja sama, dan akhlak mulia. Integrasi antara ICT,
UMPOUMPO Penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif menggunakan penelitian perpustakaan dan wawancara mendalam ini menunjukkan bahwa esensi pendidikan dalamPenelitian kualitatif dengan analisis deskriptif menggunakan penelitian perpustakaan dan wawancara mendalam ini menunjukkan bahwa esensi pendidikan dalam
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Sarana yang tersedia, seperti ruang kelas nyaman, laboratorium, perpustakaan digital, masjid sekolah, dan fasilitas olahraga, berkontribusi signifikanSarana yang tersedia, seperti ruang kelas nyaman, laboratorium, perpustakaan digital, masjid sekolah, dan fasilitas olahraga, berkontribusi signifikan
UNWIDHAUNWIDHA Wayang tauhid lakon BSG sarat ajaran moral bagi seorang pendakwah.menurut Sunan Giri, seorang pendakwah harus memiliki modal moral kepribadian yaitu memilikiWayang tauhid lakon BSG sarat ajaran moral bagi seorang pendakwah.menurut Sunan Giri, seorang pendakwah harus memiliki modal moral kepribadian yaitu memiliki
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum pendidikan islam adalah rancangan pembelajaran yangData dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum pendidikan islam adalah rancangan pembelajaran yang
UNISMUHUNISMUH Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan optimalisasi literasi digital sebagai upaya membangun karakter generasi digital yang sejalan dengan nilai-nilaiPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan optimalisasi literasi digital sebagai upaya membangun karakter generasi digital yang sejalan dengan nilai-nilai
UMCUMC Kesimpulannya, hubungan antara etika dan sains adalah bahwa sains tidak terbatas dalam penggunaannya, melainkan harus selalu didasarkan pada etika yangKesimpulannya, hubungan antara etika dan sains adalah bahwa sains tidak terbatas dalam penggunaannya, melainkan harus selalu didasarkan pada etika yang
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Definisi zina menurut hukum Islam berbeda dengan pengertian perzinahan (overspel/adultery) dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Indonesia, atauDefinisi zina menurut hukum Islam berbeda dengan pengertian perzinahan (overspel/adultery) dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Indonesia, atau
Useful /
USIUSI Teknik pengumpulan data tes tertulis berupa essay test. Teknik pengolahan data menggunakan Program SPSS Version 2. 1 For Windows. Hasil uji normalitasTeknik pengumpulan data tes tertulis berupa essay test. Teknik pengolahan data menggunakan Program SPSS Version 2. 1 For Windows. Hasil uji normalitas
USIUSI Berdasarkan uji statistik menggunakan SPSS, diperoleh hasil bahwa model Project Based Learning berbentuk flash card memberikan pengaruh positif dan signifikanBerdasarkan uji statistik menggunakan SPSS, diperoleh hasil bahwa model Project Based Learning berbentuk flash card memberikan pengaruh positif dan signifikan
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Sehingga dapat ditemukan hasil bahwa penggunaan dari teknologi Artificial Intelligence memiliki peluang dan tantangan dalam ranah kehidupan khususnya jikaSehingga dapat ditemukan hasil bahwa penggunaan dari teknologi Artificial Intelligence memiliki peluang dan tantangan dalam ranah kehidupan khususnya jika
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Secara umum, rata-rata setiap indikator memperoleh hasil 52,8%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa siswa SMP Muhammadiyah 2 Kebumen memiliki keberagamanSecara umum, rata-rata setiap indikator memperoleh hasil 52,8%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa siswa SMP Muhammadiyah 2 Kebumen memiliki keberagaman