UNHASYUNHASY

DERISTECH : Development informatic and research in TechnologyDERISTECH : Development informatic and research in Technology

Dalam menentukan pemberian pangkat pengabdian bagi PNS yang akan purna tugas/pensiun, seringkali terjadi kesalahan karena belum adanya sistem yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan. Model yang bisa digunakan yaitu Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System). Sistem Pendukung Keputusan dirancang untuk membantu pengambil keputusan dengan menyediakan informasi dan analisis yang diperlukan berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan. Sistem pendukung keputusan ini dibuat untuk membantu proses pengambilan keputusan dalam menentukan pemberian pangkat pengabdian bagi PNS yang akan pensiun di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Sistem Pendukung Keputusan ini menggunakan kriteria yaitu Masa Kerja PNS, Gap Golongan Terakhir, SKP 1 Tahun Terakhir dan Riwayat Disiplin. Penelitian ini mengusulkan penggunaan Sistem Pendukung Keputusan berbasis web dengan menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). AHP adalah metode yang dapat membantu mengorganisir dan menganalisis berbagai kriteria dalam proses pengambilan keputusan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem pendukung keputusan menggunakan AHP berhasil memberikan hasil akhir yang dapat digunakan oleh pengambil keputusan. Dengan demikian, sistem ini berhasil mempercepat proses pengambilan keputusan dalam penentuan pemberian pangkat pengabdian bagi PNS yang akan pensiun di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Sistem pendukung keputusan pemberian pangkat pengabdian bagi PNS di Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berhasil dikembangkan dalam bentuk aplikasi web dengan dua peran pengguna, yaitu admin dan pimpinan, serta mampu mengolah data berdasarkan algoritma Analytical Hierarchy Process (AHP).Bobot prioritas masing-masing kriteria yang diperoleh dari AHP adalah.masa kerja (0,48), gap golongan terakhir (0,24), SKP satu tahun terakhir (0,16), dan riwayat hukuman disiplin (0,12).Sistem mampu menghasilkan rekomendasi kelayakan secara otomatis, akurat, dan konsisten berdasarkan data yang diinput oleh admin.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, pengembangan sistem pendukung keputusan ini dapat dilanjutkan dengan beberapa arah studi. Pertama, perlu dilakukan eksplorasi metode alternatif seperti AHP-TOPSIS atau Fuzzy AHP untuk menghasilkan rekomendasi yang lebih adaptif terhadap perubahan kondisi dan preferensi pemangku kepentingan. Kedua, integrasi sistem dengan basis data kepegawaian instansi akan mempermudah proses input data dan mengurangi potensi kesalahan manual, sehingga meningkatkan efisiensi dan akurasi sistem. Ketiga, perlu dilakukan penyesuaian sistem secara berkala dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan instansi guna memastikan sistem tetap relevan dan dapat memberikan dukungan yang optimal dalam pelayanan kepegawaian.

Read online
File size395.81 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test