UTPUTP

JURNAL ILMIAH AGRINECAJURNAL ILMIAH AGRINECA

Soursop (Annona squamosa) is a horticultural crop with high economic value. However, this plant is susceptible to diseases caused by pathogenic fungal infections, which can reduce yield and fruit quality. This study aims to identify pathogenic fungi affecting soursop plants at UD. Sabila Farm and understand their role in disease development. The research was conducted at UD. Sabila Farm, located in Kapanewon Pakem, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta. Further laboratory analyses were carried out at the Biology Laboratory, Faculty of Agriculture, Universitas PGRI Yogyakarta. The study employed field exploration and laboratory identification using Potato Dextrose Agar (PDA), samples were collected from leaves, stems, and fruits showing signs of infection. The findings revealed several fungal pathogens contributing to plant diseases, such as Colletotrichum sp., Fusarium solani sp., and Curvularia sp.. Morphological characterization and pathogenicity analysis provide a foundation for developing effective disease management strategies. This research is expected to support farmers in maintaining plant health and improving soursop production sustainably.

Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi keberagaman jamur patogen yang ditemukan di kebun UD.Hasil identifikasi menunjukkan terdapat beberapa jenis jamur patogen yang berperan dalam menyebabkan penyakit pada tanaman.diketahui sebagai penyebab utama penyakit bercak coklat.diidentifikasi sebagai agen penyebab busuk akar dan batang.Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam serta menjadi dasar dalam pengembangan strategi pengendalian penyakit yang lebih efektif di kebun UD.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk lebih memahami dan mengelola penyakit pada tanaman srikaya. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai agen hayati, sepertiTrichoderma spp. atau Bacillus subtilis, dalam mengendalikan jamur patogen penyebab penyakit pada tanaman srikaya. Penelitian ini dapat menguji berbagai konsentrasi dan metode aplikasi agen hayati untuk menentukan dosis dan cara yang paling efektif dalam menekan pertumbuhan jamur patogen. Kedua, penelitian tentang interaksi antara jamur patogen dengan serangga vektor penyakit pada tanaman srikaya juga penting untuk dilakukan. Hal ini dapat membantu mengidentifikasi peran serangga dalam penyebaran penyakit dan mengembangkan strategi pengendalian yang terintegrasi. Ketiga, penelitian mengenai pengaruh berbagai varietas srikaya terhadap kerentanan terhadap infeksi jamur patogen perlu dilakukan untuk mengidentifikasi varietas yang lebih tahan terhadap penyakit dan dapat direkomendasikan kepada petani.

Read online
File size472.14 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test