UBTUBT

Elektrika BorneoElektrika Borneo

Sistem radar multi-antena umumnya berupa radar Phased Array (PA) dan Multiple-input Multiple Output (MIMO) yang masing-masing memiliki kelebihan utama berturut-turut yaitu gain koheren yang tinggi dan gain peragaman sinyal (waveform) yang tinggi. Banyak parameter penentu kinerja radar-radar ini salah satunya yaitu estimasi parameter yang proporsional dengan kemampuan radar dalam menentukan jumlah target. Pada penelitian ini diusulkan suatu estimasi parameter dengan metode Forward-Backward Capon (FBCapon) yang memiliki kelebihan utama yaitu mampu mendeteksi sudut kedatangan sinyal echo atau direction of arrival (DoA) beresolusi tinggi dibandingkan metode konvensional yang lain. Formulasi dan evaluasi kinerjanya dilakukan terhadap faktor-faktor seperti: variasi radar cross section (RCS) dari target, jumlah DoA, resolusi sudut antar dua target, akurasi deteksi amplitudo, dan jumlah elemen antena pada transmitter-receiver (Tx-Rx). Keefektifan dari kinerja metode ini dibandingkan dengan estimasi LS yang diterapkan pada kedua jenis radar dimana kemampuan deteksi DoA kedua metode Capon lebih akurat dibandingkan metode LS. Estimator FBCapon memiliki RMSE pada estimasi amplitudo separuh lebih rendah dari yang diperoleh FCapon. Resolusi sudut deteksinya lebih baik dari estimator LS, sebagai contoh untuk K = L = 8 maka diperoleh resolusi sudut 5o sedangkan estimator LS sebesar 5,8o.

Penelitian ini telah memformulasi dan mengevaluasi estimasi parameter dari deteksi target dengan metode FBCapon.Kinerja estimasi tersebut telah dibandingkan dengan estimasi konvensional seperti LS dan FCapon dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti jenis radar (PA dan MIMO), variasi RCS, banyak DoA, resolusi sudut antar dua target, akurasi deteksi amplitudo, dan jumlah elemen antena di Tx-Rx.Kemampuan deteksi DoA kedua metode Capon lebih akurat dibandingkan metode LS dimana estimator FBCapon memiliki RMSE separuh lebih rendah dari yang diperoleh FCapon.Jumlah DoA yang mampu dideteksi oleh kedua varian Capon lebih rendah dari ukuran jumlah elemen antena di Tx-Rx yaitu K dan L.Resolusi sudut deteksinya lebih baik dari estimator LS.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan algoritma FBCapon yang lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan radar, seperti variasi RCS target yang dinamis atau adanya interferensi yang kuat. Kedua, perlu dilakukan investigasi lebih lanjut mengenai pengaruh konfigurasi antena, seperti jenis antena dan penempatan elemen antena, terhadap kinerja FBCapon. Ketiga, penelitian dapat diarahkan untuk mengintegrasikan FBCapon dengan teknik pemrosesan sinyal lainnya, seperti teknik pengurangan noise atau teknik kompresi pulsa, untuk meningkatkan akurasi dan resolusi deteksi target.

Read online
File size465.68 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test