ONERESEARCHONERESEARCH
International Journal of Religious and Cultural StudiesInternational Journal of Religious and Cultural StudiesManajemen zakat di Indonesia mengintegrasikan nilai-nilai syariah, regulasi negara, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini secara kritis menelaah praktik akuntabilitas di Lembaga Amil Zakat X dan Unit Pengumpul Zakat Y di Kalimantan Selatan, serta rezim yang mengatur lembaga zakat. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan perwakilan. Hasilnya menunjukkan bahwa akuntabilitas dipahami terutama sebagai kewajiban spiritual kepada Allah, diikuti oleh kewajiban kepada muzaki, mustahik, dan otoritas pemerintah. Sumber daya manusia lokal yang terbatas menghambat pelaporan yang tepat waktu dan akurat. Masalah sistemik meliputi tumpang tindih peran antara badan publik dan swasta serta prioritas target penggalangan dana di atas tujuan spiritual dan sosial. Meskipun standar akuntansi syariah Indonesia diterapkan secara luas, kepercayaan publik lebih bergantung pada transparansi operasional daripada pernyataan formal. Pelaporan yang tidak memadai kepada mustahik menimbulkan kekhawatiran tentang keadilan. Penguatan regulasi, pembangunan kapasitas, dan pengembangan model holistik yang berorientasi pada maqasid syariah diperlukan untuk pemerintahan zakat yang berkelanjutan.
Tata kelola zakat di Indonesia mengintegrasikan nilai-nilai syariah, regulasi negara, dan tanggung jawab sosial, dengan BAZNAS sebagai institusi utama.Temuan dari UPZ Y dan LAZ X menunjukkan bahwa akuntabilitas dianggap sebagai kewajiban moral kepada Allah, kemudian kepada muzaki, mustahik, dan pemerintah.Pelaporan PSAK 109 dilakukan dan dilengkapi dengan inovasi transparansi seperti pembaruan video untuk donor.Namun, sentralisasi dapat membatasi otonomi LAZ dan UPZ, keterbatasan SDM lokal menyebabkan keterlambatan pelaporan yang akurat, peran tumpang tindih di antara institusi, target penggalangan dana menggeser tujuan spiritual dan sosial, dan pelaporan khusus mustahik masih lemah.Penelitian ini menempatkan akuntabilitas dalam lensa maqasid syariah yang menyelaraskan imperatif spiritual dengan kompetensi administratif dan transparansi operasional.Secara praktis, penelitian ini menawarkan peta jalan tata kelola.klarifikasi mandat antara BAZNAS dan institusi swasta, penguatan regulasi dan kapasitas SDM, perluasan pelaporan partisipatif yang mencakup muzaki dan mustahik, dan penyesuaian metrik kinerja di luar penggalangan dana untuk menangkap keadilan distribusi dan dampak sosial.
Untuk meningkatkan akuntabilitas lembaga zakat, diperlukan pengembangan sistem pelaporan yang transparan dan partisipatif, yang melibatkan muzaki dan mustahik. Selain itu, perlu ada penyesuaian metrik kinerja di luar penggalangan dana, dengan fokus pada keadilan distribusi dan dampak sosial. Penguatan regulasi dan kapasitas SDM juga penting untuk memastikan tata kelola zakat yang efektif dan efisien. Terakhir, adopsi konsep maqasid syariah dapat membantu lembaga zakat dalam mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dengan praktik tata kelola, sehingga dapat mencapai tujuan zakat secara lebih holistik.
| File size | 288.59 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
IWIIWI Dengan analisis deskriptif, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data primer berupa hasil wawancara mendalam dengan narasumber WajibDengan analisis deskriptif, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data primer berupa hasil wawancara mendalam dengan narasumber Wajib
DAARULHUDADAARULHUDA Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, mengacu pada teori Soerjono Soekanto, teori difusi inovasi EverettMetode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, mengacu pada teori Soerjono Soekanto, teori difusi inovasi Everett
INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER Produktivitas karyawan merupakan faktor krusial dalam menentukan kinerja organisasi di sektor publik, khususnya dalam institusi administrasi pajak yangProduktivitas karyawan merupakan faktor krusial dalam menentukan kinerja organisasi di sektor publik, khususnya dalam institusi administrasi pajak yang
UNIKSUNIKS Program swasembada pangan ini di Desa Pulau lancang ini tercipta karena melihat lahan pertanian padi yang luasnya mencapai 28,5 hektar. Dan untuk mewujudkanProgram swasembada pangan ini di Desa Pulau lancang ini tercipta karena melihat lahan pertanian padi yang luasnya mencapai 28,5 hektar. Dan untuk mewujudkan
UNIKSUNIKS Berdasarkan hasil penelitian di lapangan terhadap analisis kepuasan wajib pajak terhadap pelayanan di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap KabupatenBerdasarkan hasil penelitian di lapangan terhadap analisis kepuasan wajib pajak terhadap pelayanan di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap Kabupaten
UNIKSUNIKS Diharapkan penelitian ini dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas pelayanan KTP-el yang cepat, tepat, akurat, efektif, dan berkualitas dengan orientasiDiharapkan penelitian ini dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas pelayanan KTP-el yang cepat, tepat, akurat, efektif, dan berkualitas dengan orientasi
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Namun, tantangan seperti kurangnya kurikulum yang terstruktur, keterbatasan sumber daya, dan dukungan institusional yang tidak konsisten masih menghambatNamun, tantangan seperti kurangnya kurikulum yang terstruktur, keterbatasan sumber daya, dan dukungan institusional yang tidak konsisten masih menghambat
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada warga Desa Deli Tua Timur mengenai teknologi sederhana untukKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada warga Desa Deli Tua Timur mengenai teknologi sederhana untuk
Useful /
IWIIWI Surveillance dalam proses sertifikasi agar aparatur memiliki kompetensi pemerintahan sesuai dengan sertifikat kompetensi pemerintahan pada jabatan yangSurveillance dalam proses sertifikasi agar aparatur memiliki kompetensi pemerintahan sesuai dengan sertifikat kompetensi pemerintahan pada jabatan yang
JOURNAL STIEHIDAYATULLAHJOURNAL STIEHIDAYATULLAH Setiap Pelaku Usaha yang beroperasi dibidang Jasa, Dagang maupun Industri khususnya para pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) sudah sepatutnya mempunyaiSetiap Pelaku Usaha yang beroperasi dibidang Jasa, Dagang maupun Industri khususnya para pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) sudah sepatutnya mempunyai
JOURNAL STIEHIDAYATULLAHJOURNAL STIEHIDAYATULLAH Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis dampak pelatihan dan pendampingan terhadap kualitas produk dan kemasan produk, serta pengaruhnyaPengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis dampak pelatihan dan pendampingan terhadap kualitas produk dan kemasan produk, serta pengaruhnya
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Radikalisme merupakan isu sentral dalam pandangan Ahlussunnah wal Jamaah (ASWAJA) Nahdlatul Ulama. Menangkal radikalisme dapat dimulai dari keluarga sebagaiRadikalisme merupakan isu sentral dalam pandangan Ahlussunnah wal Jamaah (ASWAJA) Nahdlatul Ulama. Menangkal radikalisme dapat dimulai dari keluarga sebagai