DAARULHUDADAARULHUDA
Media Hukum Indonesia (MHI)Media Hukum Indonesia (MHI)Penelitian ini membahas urgensi analisis pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku kejahatan yang menderita Gangguan Identitas Disosiatif (DID), suatu gangguan yang menyebabkan banyak kepribadian gangguan mental yang menyebabkan individu memiliki lebih dari satu identitas yang dapat mengambil alih kesadaran. Keberadaan gangguan ini menimbulkan persoalan yuridis mengenai kemampuan pelaku untuk memahami dan mengendalikan perbuatannya, yang merupakan syarat mutlak pertanggungjawaban pidana dalam hukum pidana Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami urgensi analisis tanggung jawab hukum bagi mereka yang melakukan kejahatan dengan DID dan menawarkan saran tentang jenis undang-undang yang perlu diterapkan. Pendekatan yuridis‑normatif adalah metodologi penelitian yang digunakan, dengan menganalisis ketentuan KUHP, KUHAP, Undang‑Undang Kesehatan, serta literatur hukum dan psikiatri forensik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi DID dapat memengaruhi unsur kesalahan pelaku, terutama apabila kepribadian yang melakukan tindak pidana tidak berada dalam kontrol identitas utama sehingga pelaku kehilangan kemampuan bertanggung jawab. Oleh karena itu, keterlibatan ahli psikiatri forensik menjadi sangat penting dalam menentukan keadaan kejiwaan pelaku pada saat kejadian. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan regulasi khusus yang mengatur mekanisme pemeriksaan dan standar penilaian kemampuan bertanggung jawab bagi penderita DID, termasuk prosedur rehabilitasi dan perlindungan masyarakat. Dengan demikian, pengaturan tersebut diharapkan dapat mewujudkan kepastian hukum, keadilan substantif, dan perlindungan yang seimbang bagi pelaku, korban, dan masyarakat.
Penelitian menegaskan pentingnya analisis pertanggungjawaban hukum bagi pelaku kejahatan dengan DID agar penegakan hukum dapat berjalan adil dan proporsional.Karena DID dapat mengganggu kemampuan memahami dan mengendalikan perilaku, diperlukan penilaian medis‑psikologis yang mendalam untuk menentukan apakah pelaku dapat dipertanggungjawabkan secara pidana.Oleh karena itu, disarankan dibentuk regulasi khusus yang mencakup prosedur standar pemeriksaan kesehatan jiwa, kriteria penilaian kapasitas bertanggung jawab, serta mekanisme diferensiasi identitas yang melakukan tindak pidana, termasuk opsi rehabilitasi wajib di fasilitas kesehatan jiwa atau model pertanggungjawaban yang dimodifikasi.
Penelitian selanjutnya sebaiknya mengkaji secara komparatif bagaimana sistem hukum negara lain mengatur pertanggungjawaban pidana bagi pelaku dengan Dissociative Identity Disorder, sehingga dapat diidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadaptasi dalam konteks Indonesia. Selanjutnya diperlukan pengembangan dan evaluasi protokol standar pemeriksaan forensik psikologis untuk DID, termasuk penentuan kriteria objektif yang dapat membedakan antara identitas yang melakukan tindakan kriminal dan yang tidak, guna meningkatkan keakuratan keputusan hakim. Selain itu, studi empiris mengenai efektivitas penerapan rehabilitasi wajib di rumah sakit jiwa dibandingkan dengan sanksi penjara bagi pelaku DID perlu dilakukan, dengan menilai dampak terhadap keselamatan publik, pemulihan psikologis narapidana, serta keadilan bagi korban.
- PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA YANG MENGALAMI GANGGUAN MENTAL | Ganec Swara. perlindungan... doi.org/10.59896/gara.v19i1.219PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA YANG MENGALAMI GANGGUAN MENTAL Ganec Swara perlindungan doi 10 59896 gara v19i1 219
- Pertanggungjawaban Pidana Bagi Pelaku Tindak Pidana Dengan Gangguan Kejiwaan Menurut Ketentuan Hukum... doi.org/10.37893/jbh.v12i2.620Pertanggungjawaban Pidana Bagi Pelaku Tindak Pidana Dengan Gangguan Kejiwaan Menurut Ketentuan Hukum doi 10 37893 jbh v12i2 620
| File size | 278.84 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
DAARULHUDADAARULHUDA Studi ini mengkaji Putusan Mahkamah Agung Nomor 361 K/Pdt. Sus-PHI/2024 yang menegaskan bahwa koperasi tetap berkedudukan sebagai pemberi kerja ketikaStudi ini mengkaji Putusan Mahkamah Agung Nomor 361 K/Pdt. Sus-PHI/2024 yang menegaskan bahwa koperasi tetap berkedudukan sebagai pemberi kerja ketika
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Sebanyak 10 unit keramba apung berhasil dipasang dengan keterlibatan aktif kader Desa Sehat dan Karang Taruna. Program ini terbukti meningkatkan kesadaranSebanyak 10 unit keramba apung berhasil dipasang dengan keterlibatan aktif kader Desa Sehat dan Karang Taruna. Program ini terbukti meningkatkan kesadaran
STIKMKSSTIKMKS Hasil uji Chi Square (Fishers Exact Test p = 0,003) menunjukkan hubungan positif antara pengetahuan dengan tingkat kecemasan. Disimpulkan perlu peningkatanHasil uji Chi Square (Fishers Exact Test p = 0,003) menunjukkan hubungan positif antara pengetahuan dengan tingkat kecemasan. Disimpulkan perlu peningkatan
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Untuk studi lanjutan, disarankan meneliti variabel lain seperti dukungan sosial, tingkat stres caregiver, dan kondisi ekonomi keluarga, serta melakukanUntuk studi lanjutan, disarankan meneliti variabel lain seperti dukungan sosial, tingkat stres caregiver, dan kondisi ekonomi keluarga, serta melakukan
UMIUMI Data untuk pengujian UAT diperoleh dengan melibatkan 100 responden dari Kota Pekalongan, yang dipilih menggunakan metode Simple Random Sampling dan dihitungData untuk pengujian UAT diperoleh dengan melibatkan 100 responden dari Kota Pekalongan, yang dipilih menggunakan metode Simple Random Sampling dan dihitung
ICIICI Perawatan keluarga sangat penting bagi orang dengan gangguan jiwa, karena keluarga adalah orang yang paling utama untuk mengoptimalkan ketenangan jiwaPerawatan keluarga sangat penting bagi orang dengan gangguan jiwa, karena keluarga adalah orang yang paling utama untuk mengoptimalkan ketenangan jiwa
SPPSPP Banyak kasus terkonfirmasi covid-19 di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan membuat pemerintahan pemberlakukan social distancing dan physical distancingBanyak kasus terkonfirmasi covid-19 di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan membuat pemerintahan pemberlakukan social distancing dan physical distancing
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Arah ke depan mencakup dukungan kebijakan, pelatihan interdisipliner, solusi teknologi, pelibatan masyarakat, dan penanganan faktor penentu sosial kesehatan.Arah ke depan mencakup dukungan kebijakan, pelatihan interdisipliner, solusi teknologi, pelibatan masyarakat, dan penanganan faktor penentu sosial kesehatan.
Useful /
LPPMUNSERALPPMUNSERA Model yang diusulkan adalah Heterogeneous Fleet Vehicle Routing Problem (HFVRP) with Time Windows. Metode penyelesaian yang digunakan adalah EvolutionaryModel yang diusulkan adalah Heterogeneous Fleet Vehicle Routing Problem (HFVRP) with Time Windows. Metode penyelesaian yang digunakan adalah Evolutionary
LPPMUNSERALPPMUNSERA Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) Universitas Tridinanti Palembang (UTP) merupakan lembaga yang melayani administrasi akademik dan kemahasiswaanBiro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) Universitas Tridinanti Palembang (UTP) merupakan lembaga yang melayani administrasi akademik dan kemahasiswaan
LPPMUNSERALPPMUNSERA Peningkatan kualitas mampu meningkatkan nilai Six sigma dari 3,82 menjadi 4,27. Analisis menunjukkan bahwa cacat belt loop miring dan jahitan loncat merupakanPeningkatan kualitas mampu meningkatkan nilai Six sigma dari 3,82 menjadi 4,27. Analisis menunjukkan bahwa cacat belt loop miring dan jahitan loncat merupakan
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Pemeliharaan sungai bawah tanah di daerah karst yaitu dengan pengolahan biogas dari peternakan yang diolah menjadi pupuk sehingga tidak mencemari lingkungan.Pemeliharaan sungai bawah tanah di daerah karst yaitu dengan pengolahan biogas dari peternakan yang diolah menjadi pupuk sehingga tidak mencemari lingkungan.