AKPERALKAUTSARAKPERALKAUTSAR
Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA)Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA)Latar Belakang: Stroke non hemoragik adalah gangguan pembuluh darah yang menyebabkan iskemia dan hipoksia pada otak. Biasanya disebabkan beberapa penyakit dan berlangsung secara tiba-tiba. Gejala yang timbul tubuh lemas, sakit kepala, hilang kesadaran dan gangguan komunikasi seperti pelo, kesulitan berbicara, mengucapkan kata-kata, afasia dan perot. Apabila keadaan tersebut tidak segera diatasi dapat menyebabkan stress dan depresi. Tujuan: Mengetahui efek terapi bicara “AIUEO untuk meningkatkan kemampuan berbicara pasca stroke non hemoragik yang mengalami gangguan komunikasi. Metode: Penelitian studi kasus menggunakan teknik non acak (accidental sampling). Terapi dilakukan dua kali sehari (pagi dan sore) selama 7 hari. Evaluasi tindakan menggunakan SLKI: tingkat komunikasi dan skala komunikasi fungsional derby. Hasil: Evaluasi dari SLKI tingkat komunikasi seperti kemampuan berbicara, mendengar, ekspresi dan kontak mata meningkat. Afasia, pelo, dan disatria menurun. Respon perilaku dan pemahaman komunikasi membaik. Evaluasi terakhir dari skala komunikasi fungsional derby mengalami peningkatan dari skala 10 menjadi 13 pada subjek pertama dan subjek kedua dari skala 13 menjadi 16. Kesimpulan: terapi AIUEO dapat meningkatkan kemampuan bicara pada pasien stroke.
Terapi AIUEO merupakan intervensi keperawatan yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara pada penderita stroke non hemoragik.Intervensi ini bekerja dengan mengaktifkan area otak yang bertanggung jawab atas bahasa, khususnya area Broca di otak kiri.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat komunikasi dan skor pada skala komunikasi fungsional derby setelah pemberian terapi selama 7 hari.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan desain yang lebih kuat, seperti randomized controlled trial (RCT), untuk mengkonfirmasi efektivitas terapi AIUEO pada populasi yang lebih besar dan beragam. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi kombinasi terapi AIUEO dengan modalitas rehabilitasi lainnya, seperti terapi fisik atau terapi okupasi, untuk melihat apakah pendekatan multimodal dapat memberikan hasil yang lebih optimal. Ketiga, penting untuk meneliti faktor-faktor yang dapat memprediksi respons terhadap terapi AIUEO, seperti tingkat keparahan stroke, usia pasien, atau karakteristik individu lainnya, sehingga terapi dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran terapi AIUEO dalam rehabilitasi stroke dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
| File size | 758 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Penyesuaian pengobatan kanker berdasarkan profil molekuler unik, membawa era baru terapi yang ditargetkan, dan meminimalkan efek samping adalah tema utamaPenyesuaian pengobatan kanker berdasarkan profil molekuler unik, membawa era baru terapi yang ditargetkan, dan meminimalkan efek samping adalah tema utama
POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU Pasien pasca apendiktomy sering masih merasakan nyeri akibat proses peradangan dan tindakan pembedahan. Meski anestesi Sub-Arachnoid Block (SAB) efektifPasien pasca apendiktomy sering masih merasakan nyeri akibat proses peradangan dan tindakan pembedahan. Meski anestesi Sub-Arachnoid Block (SAB) efektif
UMNYARSIUMNYARSI Berdasarkan analisis Uji statistik chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan pada rasionalitas penggunaan obat antihipertensi dengan luaranBerdasarkan analisis Uji statistik chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan pada rasionalitas penggunaan obat antihipertensi dengan luaran
UM MetroUM Metro Instrumen dalam penelitian ini menggunakan World Health Organization Quality of Live HIV-BREF (WHOQOLHIV-BREF) (α =. 940) dan The Multidimensional ScaleInstrumen dalam penelitian ini menggunakan World Health Organization Quality of Live HIV-BREF (WHOQOLHIV-BREF) (α =. 940) dan The Multidimensional Scale
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Sumber nyeri umunya berasal dari facet joint dan otot, sehingga sering menimbulkan nyeri saat terjadi pembebanan pada facet joint dan otot. Kondisi LowSumber nyeri umunya berasal dari facet joint dan otot, sehingga sering menimbulkan nyeri saat terjadi pembebanan pada facet joint dan otot. Kondisi Low
EBSINAEBSINA Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Kuesioner Aktivitas Fisik (GPAQ) dan Kuesioner Kualitas Hidup Diabetes (DQOL), serta dianalisis menggunakanPengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Kuesioner Aktivitas Fisik (GPAQ) dan Kuesioner Kualitas Hidup Diabetes (DQOL), serta dianalisis menggunakan
PANCABHAKTIPANCABHAKTI Halusinasi adalah pengalaman atau respon yang salah terhadap stimulasi sensorik. Salah satu penatalaksanaan halusinasi adalah terapi okupasi. PenelitianHalusinasi adalah pengalaman atau respon yang salah terhadap stimulasi sensorik. Salah satu penatalaksanaan halusinasi adalah terapi okupasi. Penelitian
PANCABHAKTIPANCABHAKTI Metode dalam penelitian ini adalah metode terapan applied research dengan desain penelitian One-Group Pretest-Postest Design. Teknik pemilihan sample padaMetode dalam penelitian ini adalah metode terapan applied research dengan desain penelitian One-Group Pretest-Postest Design. Teknik pemilihan sample pada
Useful /
AKPERALKAUTSARAKPERALKAUTSAR Salah satu terapi non-farmakologis yang efektif adalah senam ergonomik, yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi gejala. Tujuan: MengetahuiSalah satu terapi non-farmakologis yang efektif adalah senam ergonomik, yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi gejala. Tujuan: Mengetahui
UM MetroUM Metro Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan statistik, hasil menunjukkan bahwa penulis dan sumber yang paling produktif adalah Adrian Aguilera dan JMIRDengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan statistik, hasil menunjukkan bahwa penulis dan sumber yang paling produktif adalah Adrian Aguilera dan JMIR
UM MetroUM Metro Penerapan keduanya secara signifikan lebih baik daripada metode tradisional tanpa kegiatan penutup terstruktur. Hasil ini memberi keleluasaan kepada pendidikPenerapan keduanya secara signifikan lebih baik daripada metode tradisional tanpa kegiatan penutup terstruktur. Hasil ini memberi keleluasaan kepada pendidik
UM MetroUM Metro Penelitian ini menghasilkan program bimbingan karir hipotetis untuk meningkatkan kemampuan adaptasi karir siswa. Sebagian besar siswa termasuk dalam kategoriPenelitian ini menghasilkan program bimbingan karir hipotetis untuk meningkatkan kemampuan adaptasi karir siswa. Sebagian besar siswa termasuk dalam kategori