STIE YAISTIE YAI

Jurnal Riset Akuntansi dan AuditingJurnal Riset Akuntansi dan Auditing

Meningkatnya kompleksitas bisnis modern menyebabkan risiko kecurangan (fraud) dalam laporan keuangan semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran auditor, kontribusi artificial intelligence (AI), serta bentuk kolaborasi keduanya dalam pencegahan fraud. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan rentang publikasi 2019-2024. Populasi penelitian mencakup seluruh artikel yang membahas auditor, fraud, dan AI, sedangkan sampel terdiri dari artikel yang memenuhi kriteria inklusi-eksklusi. Jumlah observasi akhir adalah 40 artikel. Hasil kajian menunjukkan bahwa auditor berperan melalui integritas, independensi, skeptisisme profesional, dan kemampuan analisis. Sementara itu, AI berkontribusi melalui kemampuan memproses big data, mendeteksi pola anomali, dan memberikan peringatan dini. Novelty penelitian ini terletak pada pemetaan komprehensif mengenai sinergi auditor dengan AI sebagai strategi pencegahan fraud yang lebih efektif di era digital. Kesimpulannya, kolaborasi auditor dengan AI meningkatkan efisiensi dan ketepatan deteksi fraud. Implikasi penelitian ditujukan bagi auditor, perusahaan, dan regulator dalam memperkuat tata kelola berbasis teknologi.

Berdasarkan pembahasan, pencegahan fraud di era digital tidak dapat mengandalkan hanya auditor atau AI secara terpisah.auditor berperan penting melalui integritas, independensi, skeptisisme profesional, dan kemampuan analitis.AI memberikan kemampuan memproses big data, mengenali pola transaksi mencurigakan, dan memberikan peringatan dini, sehingga kombinasi keduanya menghasilkan proses audit yang lebih efisien, akurat, dan dapat diandalkan.Penelitian ini menunjukkan pentingnya kolaborasi auditor dan AI sebagai strategi inovatif untuk mengatasi tantangan fraud, memberikan kontribusi teoritis pada literatur hubungan kompetensi auditor dengan teknologi audit modern, serta memberikan implikasi praktis bagi auditor, perusahaan, dan regulator dalam mengembangkan sistem audit berbasis teknologi.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana tingkat kesiapan digital auditor mempengaruhi efektivitas kolaborasi dengan AI dalam mendeteksi fraud di sektor perbankan. Penelitian ini dapat menggunakan survei kuantitatif terhadap auditor junior dan senior serta analisis data audit untuk mengukur pengaruh kompetensi teknologi terhadap kualitas temuan fraud. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak bias algoritma AI pada hasil audit ketika data pelatihan tidak representatif. Peneliti dapat membandingkan tingkat false positive dan false negative antara model AI konvensional dan model yang dilengkapi mekanisme penyesuaian berbasis feedback auditor. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi kerangka kerja AI dengan standar audit internasional seperti ISA dalam konteks regulasi Indonesia. Fokusnya adalah mengembangkan pedoman operasional yang menjamin transparansi, akuntabilitas, dan interpretabilitas output AI selama proses audit. Penelitian ini dapat melibatkan studi kasus pada perusahaan publik yang telah mengadopsi AI untuk audit, serta wawancara dengan regulator dan manajemen risiko. Hasilnya diharapkan memberikan rekomendasi kebijakan yang memperkuat tata kelola AI audit serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap laporan keuangan digital.

  1. Independensi Auditor, Struktur Corporate Governance, dan Kualitas Audit: Implikasinya Pada Integritas... journals.stie-yai.ac.id/index.php/JRAA/article/view/638Independensi Auditor Struktur Corporate Governance dan Kualitas Audit Implikasinya Pada Integritas journals stie yai ac index php JRAA article view 638
Read online
File size242.2 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test