IAINGAWIIAINGAWI

Aflah Consilia: Jurnal Bimbingan dan KonselingAflah Consilia: Jurnal Bimbingan dan Konseling

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan konseling behavioral menggunakan teknik self management dapat meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Al-Hijrah Ngawi. Tujuan yang lain adalah untuk mengetahui peningkatan kedisiplinan santri sebelum dan sesudah diberikan bimbingan oleh peneliti melalui layanan konseling behavioral menggunakan teknik self management. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sementara itu, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi dan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah Penerapan Konseling Behavioral dengan Teknik Self Management untuk meningkatkan kedisiplinan santri Pondok Pesantren Al-Hijrah Ngawi mempunyai dampak positif dalam kegiatan sehari-hari di pondok. Santri lebih disiplin sehingga kegiatan pondok bisa terlaksana dengan lancar tanpa hambatan yang berarti.

Berbagai variasi pendekatan atau teknik dalam bimbingan dan konseling sangat beragam.Pemilihan metode disesuaikan dengan tingkat kompleksitas masalah, dalam hal kedisiplinan, penerapan konseling behavioral dengan teknik self management menjadi tawaran solusi untuk meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Al-Hijrah Ngawi, dari penerapan konseling dengan teknik self management ini terlihat dampak positif pada perubahan tingkah laku santri dalam kegiatan sehari-hari di pondok pesantren.Santri menjadi lebih disiplin sehingga kegiatan pondok bisa terlaksana dengan lancar tanpa hambatan.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas teknik self‑management dalam meningkatkan kedisiplinan santri dengan menggunakan desain kuantitatif longitudinal pada beberapa pondok pesantren di wilayah berbeda. Apakah penerapan konseling behavioral dengan self‑management menghasilkan peningkatan disiplin yang lebih signifikan dibandingkan dengan pendekatan konseling kognitif‑behavioral tradisional? Studi komparatif dapat meneliti perbedaan dampak self‑management terhadap dimensi disiplin akademik, religius, dan sosial santri untuk memahami ruang lingkup manfaatnya. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi faktor moderasi seperti tingkat motivasi intrinsik santri, dukungan keluarga, dan lingkungan pesantren dalam memediasi hasil konseling. Penggunaan instrumen pengukuran objektif, misalnya skala kedisiplinan yang terstandardisasi, serta analisis statistik multivariat dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat. Dengan memperluas sampel, memperdalam metodologi, dan mengintegrasikan variabel kontekstual, hasil studi lanjutan diharapkan dapat menghasilkan pedoman praktis yang dapat diadopsi oleh lembaga pendidikan Islam secara luas.

Read online
File size374.67 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test