JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu SosialJurnal Dialektika: Jurnal Ilmu SosialPenelitian ini mengkaji peran Dinas Pendidikan Kabupaten Garut dalam mengurangi angka putus sekolah di Kecamatan Cisewu. Penelitian ini didorong oleh tingginya angka putus sekolah yang disebabkan oleh absennya kebijakan khusus, akses terbatas dan jangkauan program yang terbatas, serta ketidaksetaraan infrastruktur pendidikan. Menggunakan teori fungsi pemerintahan Ryas Rasyid (Laboolo) yang mencakup regulasi, pelayanan publik, pemberdayaan, dan pengembangan, penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sampel purposive, wawancara, dan observasi. Temuan menunjukkan bahwa keempat fungsi ini belum optimal karena kurangnya regulasi, kolaborasi institusi yang lemah, dan keterbatasan anggaran. Kebijakan afirmatif dan kerjasama antar pemangku kepentingan yang lebih kuat diperlukan untuk meningkatkan kinerja Dinas Pendidikan dalam mengurangi angka putus sekolah secara berkelanjutan.
Berdasarkan temuan penelitian tentang Fungsi Dinas Pendidikan dalam Mengurangi Angka Putus Sekolah di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, dapat disimpulkan bahwa keempat fungsi pemerintahan menurut teori Ryas Rasyid, yaitu regulasi, pelayanan, pemberdayaan, dan pengembangan, belum diterapkan secara optimal dalam implementasi kebijakan pendidikan di daerah.Temuan kunci menunjukkan bahwa absennya regulasi khusus terkait strategi pengelolaan putus sekolah telah menyebabkan program yang tidak terfokus, fungsi pelayanan yang lemah akibat kolaborasi lintas sektoral yang minim, pemberdayaan yang terbatas akibat sosialisasi online yang tidak efektif, dan pengembangan fasilitas pendidikan yang tidak merata akibat keterbatasan anggaran dan ketidaksesuaian kebijakan dengan kondisi lapangan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tujuan penelitian untuk mengidentifikasi efektivitas fungsi Dinas Pendidikan telah tercapai dan juga berkontribusi dalam memperkuat perspektif fungsional birokrasi daerah terkait isu kesetaraan pendidikan.Penelitian ini merekomendasikan kebutuhan akan kebijakan afirmatif yang lebih adaptif dan sinergi lintas instansi antara Dinas Pendidikan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan pemerintah desa untuk memastikan akses dan kesetaraan dalam fasilitas pendidikan.Untuk penelitian lebih lanjut, disarankan menggunakan pendekatan metode campuran untuk mengukur secara kuantitatif dampak program dalam mengurangi angka putus sekolah dan memperluas fokus pada efektivitas kolaborasi antar instansi.Batasan penelitian ini terletak pada lingkup daerah dan waktu observasi yang terbatas, sehingga studi longitudinal diperlukan di masa depan untuk memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan bagi pembuat kebijakan daerah.
Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengkaji dampak program Kembali ke Sekolah Aktif Melalui Kartu Hebat Garut (AKAS KGH) dalam mengurangi angka putus sekolah di tingkat sekolah dasar dan menengah pertama di Kecamatan Cisewu. Penelitian ini dapat mengeksplorasi efektivitas program dalam mencapai targetnya, termasuk analisis tentang bagaimana program ini dapat menjangkau siswa putus sekolah di daerah terpencil dan bagaimana sosialisasi program dapat ditingkatkan.. . 2. Menganalisis peran dan kolaborasi antara Dinas Pendidikan, Kementerian PUPR, dan pemerintah desa dalam meningkatkan akses dan kesetaraan dalam fasilitas pendidikan di Kecamatan Cisewu. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana kebijakan dan program yang ada dapat disesuaikan dengan kebutuhan lokal, serta bagaimana kolaborasi antar instansi dapat ditingkatkan untuk memastikan implementasi yang efektif.. . 3. Meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan program-program pemberdayaan masyarakat dalam mengurangi angka putus sekolah. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana program-program tersebut dapat menciptakan kemandirian masyarakat dalam mengatasi masalah putus sekolah, serta bagaimana pemerintah dapat memberikan ruang dan dukungan yang diperlukan untuk keberlanjutan program-program tersebut.
| File size | 341.08 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Program layanan masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan keluarga sebagai pengasuh utama dalam pencegahan ulkus tekan melalui pendidikan terstrukturProgram layanan masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan keluarga sebagai pengasuh utama dalam pencegahan ulkus tekan melalui pendidikan terstruktur
UMPOUMPO Berbagai permasalahan atau kendala dapat diselesaikan di dalam musyawarah kelurahan. Dalam hal ini, musyawarah warga menjadi kata kunci yang penting untukBerbagai permasalahan atau kendala dapat diselesaikan di dalam musyawarah kelurahan. Dalam hal ini, musyawarah warga menjadi kata kunci yang penting untuk
HK PUBLISHINGHK PUBLISHING Pemanfaatan media sosial berhasil memperluas pasar, meningkatkan pendapatan, mendorong inovasi produk, serta memperkuat pelestarian budaya lokal. Namun,Pemanfaatan media sosial berhasil memperluas pasar, meningkatkan pendapatan, mendorong inovasi produk, serta memperkuat pelestarian budaya lokal. Namun,
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Program ini melakukan intervensi terhadap 36 balita stunting, memberikan sosialisasi gizi kepada 24 ibu hamil dan 55 ibu balita, serta melatih 25 kaderProgram ini melakukan intervensi terhadap 36 balita stunting, memberikan sosialisasi gizi kepada 24 ibu hamil dan 55 ibu balita, serta melatih 25 kader
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Metode yang digunakan adalah pelatihan, pendampingan dan edukasi. Hasil kegiatan ini adalah program di bidang pendidikan meliputi kelas calistung & literasiMetode yang digunakan adalah pelatihan, pendampingan dan edukasi. Hasil kegiatan ini adalah program di bidang pendidikan meliputi kelas calistung & literasi
UNSIQUNSIQ Digitalisasi melalui website company profile menjadi strategi efektif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutanDigitalisasi melalui website company profile menjadi strategi efektif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan
MDPMDP Program ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan kritis siswa sehingga mereka dapat menganalisis dan membuat keputusan yang lebih baik, serta membangunProgram ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan kritis siswa sehingga mereka dapat menganalisis dan membuat keputusan yang lebih baik, serta membangun
OJSOJS Materi pelatihan mencakup pengaturan meja, teknik komunikasi yang efektif, manajemen konflik, serta strategi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. MetodeMateri pelatihan mencakup pengaturan meja, teknik komunikasi yang efektif, manajemen konflik, serta strategi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Metode
Useful /
JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA Penelitian ini menekankan pentingnya pembangunan kepercayaan, keterlibatan karyawan, dan komunikasi terbuka sebagai landasan utama bagi kepuasan dan kinerjaPenelitian ini menekankan pentingnya pembangunan kepercayaan, keterlibatan karyawan, dan komunikasi terbuka sebagai landasan utama bagi kepuasan dan kinerja
JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA Kepemimpinan dan pelatihan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dan kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Patumbak. MotivasiKepemimpinan dan pelatihan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dan kinerja pegawai di Kantor Kecamatan Patumbak. Motivasi
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Foodborne disease menyerang siswa SD/MI melalui konsumsi makanan terkontaminasi yang mengganggu kesehatan. Edukasi keamanan pangan kepada siswa usia SD/MIFoodborne disease menyerang siswa SD/MI melalui konsumsi makanan terkontaminasi yang mengganggu kesehatan. Edukasi keamanan pangan kepada siswa usia SD/MI
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Masalah kesehatan gigi dan mulut paling banyak dialami oleh anak usia 6-12 tahun. Penyebab yang sangat mendasar adalah kurangnya kesadaran diri sendiriMasalah kesehatan gigi dan mulut paling banyak dialami oleh anak usia 6-12 tahun. Penyebab yang sangat mendasar adalah kurangnya kesadaran diri sendiri