ISI YogyakartaISI Yogyakarta
Resital: Jurnal Seni PertunjukanResital: Jurnal Seni PertunjukanTujuan penelitian ini adalah menganalisis representasi identitas dan citra politik dalam lagu Ojo Dibandingke pada peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-77 di Istana Negara. Lagu Ojo Dibandingke adalah lagu dangdut koplo populer dari tahun 2022 yang diciptakan oleh Abah Lala, seorang seniman dari Banyuwangi. Teori representasi oleh Stuart Hall, khususnya pendekatan konstruktivis dan model encoding-decoding, digunakan untuk membaca bagaimana makna lirik diciptakan oleh pencipta (encoding) dan ditafsirkan oleh pengguna (decoding). Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dilakukan untuk mengumpulkan data melalui webografi, dokumentasi, tinjauan literatur, wawancara, dan observasi. Beberapa poin menarik mengenai presentasi lagu Ojo Dibandingke antara lain: lagu tersebut dinyanyikan oleh seorang anak yang masih di bawah umur, musik dangdut koplo tidak biasanya ditampilkan dalam acara negara, dan ada lirik yang diubah yang memuji nama presiden. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan lagu Ojo Dibandingke dalam perayaan Hari Kemerdekaan ke-77 di Istana Negara bukan hanya pilihan estetika, tetapi praktik representasi budaya yang penuh dengan makna politik dan simbolis. Kehadiran lagu ini bukan hanya presentasi estetika, tetapi arena negosiasi identitas budaya dan politik di ruang publik.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penampilan lagu Ojo Dibandingke pada peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-77 di Istana Negara tidak hanya menyajikan nilai-nilai estetika seni, tetapi juga membawa makna identitas politik dan citra diri.Citra diri ini dibangun secara konstruktif melalui pemilihan lagu yang sedang populer dan perubahan lirik, yang menciptakan ruang untuk interpretasi baru dalam konteks politik.Penggantian frase hanya ada kamu menjadi hanya ada Pak Jokowi menjadi bagian dari representasi yang bertujuan untuk menghasilkan citra positif dan identitas yang diakui secara luas oleh publik.Sebagai hasilnya, makna dalam Ojo Dibandingke tidak tunggal tetapi memiliki makna ganda (makna kedua).Melalui model encoding-decoding, penelitian ini menemukan bahwa publik merespons praktik Ojo Dibandingke di Istana Negara dengan berbagai cara, mulai dari penerimaan penuh, apresiasi disertai kritik, hingga penolakan yang menganggap musik populer tidak pantas untuk konteks formal Istana Negara.Perbedaan persepsi ini menunjukkan bahwa representasi budaya dalam acara negara selalu menjadi arena negosiasi dan kontestasi.Dengan demikian, lagu populer Ojo Dibandingke dapat dipahami sebagai media yang mengungkapkan bagaimana budaya, musik, lirik, dan figur politik berinteraksi dalam membentuk identitas diri dan citra positif dalam budaya masyarakat.
Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah beberapa saran untuk penelitian lanjutan:. . 1. Mengkaji lebih lanjut pengaruh teknologi dan media sosial dalam penyebaran dan popularitas lagu Ojo Dibandingke, serta bagaimana hal ini mempengaruhi interpretasi dan penerimaan lagu dalam masyarakat.. . 2. Melakukan studi komparatif antara representasi identitas dan politik dalam lagu Ojo Dibandingke dengan lagu-lagu populer lainnya yang memiliki pesan atau makna yang berbeda, untuk memahami bagaimana musik dapat digunakan sebagai alat komunikasi dan negosiasi dalam konteks politik.. . 3. Meneliti lebih dalam tentang peran dan pengaruh musik dalam membentuk identitas dan citra diri, khususnya dalam konteks budaya dan politik, serta bagaimana musik dapat menjadi sarana untuk memperkuat atau mengubah identitas dan citra diri individu atau kelompok.
| File size | 1.15 MB |
| Pages | 26 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Kesalahan tersebut, dikarenakan mahasiswa kurang membaca karya ilmiah, sehingga pengetahuan penggunaan ejaan bahasa Indonesia masih relatif kurang. BerdasarkanKesalahan tersebut, dikarenakan mahasiswa kurang membaca karya ilmiah, sehingga pengetahuan penggunaan ejaan bahasa Indonesia masih relatif kurang. Berdasarkan
ISKIISKI Penelitian ini menyimpulkan bahwa seni pertunjukan Debus merupakan bentuk pluralisme moral yang unik dan dinamis dalam masyarakat Banten. Temuan utamaPenelitian ini menyimpulkan bahwa seni pertunjukan Debus merupakan bentuk pluralisme moral yang unik dan dinamis dalam masyarakat Banten. Temuan utama
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan dan konservasi sumber daya garam gunung di Kecamatan Krayan Selatan, Kalimantan Utara, dengan pendekatanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan dan konservasi sumber daya garam gunung di Kecamatan Krayan Selatan, Kalimantan Utara, dengan pendekatan
STITMAKRIFATULILMISTITMAKRIFATULILMI Jurnal ini bertujuan untuk membahas berkenaan dengan budaya Janur Kuning di Indonesia dalam konteks makna kehidupan. Janur kuning ini paling sering ditemuiJurnal ini bertujuan untuk membahas berkenaan dengan budaya Janur Kuning di Indonesia dalam konteks makna kehidupan. Janur kuning ini paling sering ditemui
METROMETRO Sakai Sambaiyan merupakan konstruksi pendidikan karakter tentang solidaritas tinggi dengan mengutamakan kerja sama antar sesama. Juluk Adok mewakili semangatSakai Sambaiyan merupakan konstruksi pendidikan karakter tentang solidaritas tinggi dengan mengutamakan kerja sama antar sesama. Juluk Adok mewakili semangat
UMTSUMTS Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan wawancara mendalam terhadap narasumber yang memahami tradisi wuat wai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upacaraData dikumpulkan melalui studi pustaka dan wawancara mendalam terhadap narasumber yang memahami tradisi wuat wai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upacara
ULUMUNAULUMUNA Pesantren Annuqayah bertujuan untuk berkontribusi dalam terwujudnya masyarakat sipil melalui demokratisasi politik. Hal ini dicapai dengan berpegang teguhPesantren Annuqayah bertujuan untuk berkontribusi dalam terwujudnya masyarakat sipil melalui demokratisasi politik. Hal ini dicapai dengan berpegang teguh
ISI DPSISI DPS Penelitian bertujuan untuk melestarikan, merevitalisasi, dan membangun nilai-nilai pengetahuan lokal serta karakter nasional dalam seni pertunjukan rakyatPenelitian bertujuan untuk melestarikan, merevitalisasi, dan membangun nilai-nilai pengetahuan lokal serta karakter nasional dalam seni pertunjukan rakyat
Useful /
METROMETRO Keberadaan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pendanaan pendidikan Islam di TPQ di Kabupaten Banyumas menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakatKeberadaan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pendanaan pendidikan Islam di TPQ di Kabupaten Banyumas menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat
UMTSUMTS Populasi dan sampel adalah petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Baubau, penelitian ini juga mengakses situs web resmi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Baubau.Populasi dan sampel adalah petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Baubau, penelitian ini juga mengakses situs web resmi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Baubau.
OJSOJS Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menerapkan model Kemmis dan Mc. Taggart dalam dua siklus. PenelitianBerdasarkan permasalahan tersebut, maka dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menerapkan model Kemmis dan Mc. Taggart dalam dua siklus. Penelitian
OJSOJS Akan tetapi, tidak semua guru dapat menerapkan kompetensinya dalam pembelajaran seperti kompetensi digital yang harus dimiliki oleh guru profesional saatAkan tetapi, tidak semua guru dapat menerapkan kompetensinya dalam pembelajaran seperti kompetensi digital yang harus dimiliki oleh guru profesional saat