PDGIPDGI
Journal of Indonesian Dental AssociationJournal of Indonesian Dental AssociationMaloklusi adalah ketidakberaturan gigi yang dianggap sebagai masalah kesehatan mulut yang disebabkan oleh berbagai faktor etiologi, yang dapat menyebabkan ketidakpuasan estetika hingga gangguan fungsi. Maloklusi harus diperbaiki dengan perawatan ortodontik. Mencapai inklinasi dan angulasi insisivus yang tepat adalah kunci untuk stabilitas perawatan ortodontik dan harmonisasi wajah. Namun, bukti terbatas tentang posisi insisivus pasca-perawatan pada pasien maloklusi skeletal kelas I dalam populasi Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inklinasi dan angulasi insisivus maksila dan mandibula pada pasien maloklusi skeletal kelas I dan mengevaluasi apakah parameter ini berada dalam norma cephalometrik yang telah ditetapkan. Metode: Analisis deskriptif cross-sectional dilakukan menggunakan data cephalometrik sekunder dari 96 catatan medis pasca-perawatan. Inklinasi insisivus diukur menggunakan sudut U1-SN, U1-PP, L1-MP, dan IMPA, sedangkan angulasi dinilai untuk insisivus sentral atas dan bawah. Hasil: Rata-rata sudut insisivus atas adalah 106° (U1-SN) dan 115° (U1-PP), dan sudut insisivus bawah adalah 94° (L1-MP) dan 96° (IMPA). Rata-rata angulasi insisivus individu adalah sekitar 89-91° untuk insisivus sentral atas dan bawah. Kesimpulan: Sistem bracket pra-penyesuaian yang digunakan dalam penelitian ini efektif dalam memandu insisivus menuju posisi yang menguntungkan dalam rentang normal, dengan variasi kecil seperti sudut IMPA, yang mendukung hasil fungsional dan estetika.
Penelitian ini mengambil inisiatif untuk menggambarkan posisi insisivus atas dan bawah pasca-perawatan pada pasien ortodontik Indonesia.Studi ini akan melengkapi kekurangan data di Indonesia terkait inklinasi dan angulasi gigi.Selain itu, penelitian ini akan mengambil peran utama dalam mendeskripsikan mereka dengan pendekatan yang lebih komprehensif, karena kami tidak hanya melibatkan insisivus atas, tetapi juga insisivus bawah, yang akan berharga untuk praktik klinis ortodontik dalam mencapai posisi insisivus akhir yang tepat pada akhir perawatan.
Saran penelitian lanjutan yang diusulkan adalah: 1. Melakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi stabilitas jangka panjang posisi insisivus pasca-perawatan dan hubungannya dengan kesehatan periodontal serta perubahan tulang alveolar. 2. Menggunakan teknologi pencitraan 3D seperti CBCT untuk memperoleh evaluasi yang lebih akurat tentang posisi insisivus dan morfologi tulang alveolar, terutama pada pasien dengan pola skeletal kompleks atau dukungan alveolar yang terbatas. 3. Mengembangkan sistem AI yang terintegrasi dengan pencitraan CBCT untuk menganalisis dan memprediksi posisi insisivus pasca-perawatan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas jangka panjang dan kesehatan periodontal.
- Post-Orthodontic Evaluation of Incisor Position on Class I Malocclusion Patients: A Radiographic Study... jurnal.pdgi.or.id/index.php/jida/article/view/1404Post Orthodontic Evaluation of Incisor Position on Class I Malocclusion Patients A Radiographic Study jurnal pdgi index php jida article view 1404
- Labial alveolar bone thickness and its correlation with buccolingual maxillary incisors angulation: a... doi.org/10.26355/eurrev_202207_29184Labial alveolar bone thickness and its correlation with buccolingual maxillary incisors angulation a doi 10 26355 eurrev 202207 29184
| File size | 632.37 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
NEWINERANEWINERA Adenotonsilitis kronis yang disertai pembesaran jaringan adenoid dapat menyebabkan obstruksi jalan napas. Seorang anak laki-laki berusia 14 tahun datangAdenotonsilitis kronis yang disertai pembesaran jaringan adenoid dapat menyebabkan obstruksi jalan napas. Seorang anak laki-laki berusia 14 tahun datang
KWIKKIANGIEKWIKKIANGIE Untuk memenuhi kebutuhan layanan pelanggan online dan respons, diperlukan sumber daya yang signifikan dalam hal tenaga kerja, waktu, dan biaya. Oleh karenaUntuk memenuhi kebutuhan layanan pelanggan online dan respons, diperlukan sumber daya yang signifikan dalam hal tenaga kerja, waktu, dan biaya. Oleh karena
JRTPPIJRTPPI Meskipun peneduh tetap mengurangi kenaikan panas matahari, pantulan sinar matahari sesekali dan distribusi cahaya alami yang tidak memadai mungkin tetapMeskipun peneduh tetap mengurangi kenaikan panas matahari, pantulan sinar matahari sesekali dan distribusi cahaya alami yang tidak memadai mungkin tetap
UNESAUNESA Tantangan utama dari kedua metode adalah ketidakseimbangan data, di mana kesalahan klasifikasi kasus kanker ganas dapat berakibat fatal. Strategi pembelajaranTantangan utama dari kedua metode adalah ketidakseimbangan data, di mana kesalahan klasifikasi kasus kanker ganas dapat berakibat fatal. Strategi pembelajaran
AIBPMAIBPM Niat perilaku konsumen dipengaruhi secara signifikan oleh persepsi kemudahan, pengaruh sosial, dan kepercayaan, menunjukkan bahwa keputusan adopsi lebihNiat perilaku konsumen dipengaruhi secara signifikan oleh persepsi kemudahan, pengaruh sosial, dan kepercayaan, menunjukkan bahwa keputusan adopsi lebih
STIKMKSSTIKMKS Hasil: Sebagian besar pekerja (98,8%) berisiko ergonomi terkait pekerjaan dan pergerakan, posisi dan sikap kerja (93,6%), serta berat beban dan pengerahanHasil: Sebagian besar pekerja (98,8%) berisiko ergonomi terkait pekerjaan dan pergerakan, posisi dan sikap kerja (93,6%), serta berat beban dan pengerahan
STIKMKSSTIKMKS Sampel dalam penelitian ini sebanyak 154 orang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian: Hasil uji statistic dari 154Sampel dalam penelitian ini sebanyak 154 orang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian: Hasil uji statistic dari 154
STIKMKSSTIKMKS Selain itu Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) atau mual muntah setelah pembedahan kerap dialami pasien pasca pembedahan dengan spinal anestesi.Selain itu Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) atau mual muntah setelah pembedahan kerap dialami pasien pasca pembedahan dengan spinal anestesi.
Useful /
UMMUBAUMMUBA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disposisi berpikir kritis terhadap keterampilan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disposisi berpikir kritis terhadap keterampilan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah.
PDGIPDGI Sifat polimer yang serbaguna dengan tingkat kristalisasi dan ikatan silang yang berbeda, serta berat molekul yang dapat disesuaikan dan gugus fungsionalSifat polimer yang serbaguna dengan tingkat kristalisasi dan ikatan silang yang berbeda, serta berat molekul yang dapat disesuaikan dan gugus fungsional
ACEHPROVACEHPROV Penyakit ini tetap menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia baik berupa penyakit infeksi baru (new emerging diseases) atau munculnyaPenyakit ini tetap menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia baik berupa penyakit infeksi baru (new emerging diseases) atau munculnya
MEDIKASUHERMANMEDIKASUHERMAN Metode yang diterapkan adalah memberikan pendidikan dan pelatihan kepada 50 orang responden, yang akan dievaluasi sebelum dan sesudah kegiatan melaluiMetode yang diterapkan adalah memberikan pendidikan dan pelatihan kepada 50 orang responden, yang akan dievaluasi sebelum dan sesudah kegiatan melalui