HK PUBLISHINGHK PUBLISHING

Journal of CitizenshipJournal of Citizenship

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi intrapersonal sebagai fondasi dalam pembentukan keterampilan public speaking pada karyawan Generasi Z di New Cammary Cafe, Bandung. Generasi Z yang tumbuh di era digital memiliki karakteristik komunikasi yang unik, khususnya dalam interaksi tatap muka yang menuntut kepercayaan diri, pengelolaan emosi, dan spontanitas dalam berbicara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mengeksplorasi secara mendalam pengalaman subjektif karyawan dalam mengelola komunikasi intrapersonal serta implikasinya terhadap kinerja komunikasi publik. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan empat orang karyawan yang terdiri dari barista dan pramusaji, serta observasi langsung terhadap aktivitas pelayanan dan interaksi komunikasi di lingkungan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi intrapersonal berperan penting dalam membentuk kesiapan mental dan emosional karyawan saat berhadapan dengan pelanggan. Bentuk komunikasi intrapersonal yang dominan meliputi self-talk positif, refleksi diri, dan imajinasi sosial, yang berfungsi sebagai mekanisme untuk mengelola kecemasan dan memperkuat kepercayaan diri. Komunikasi intrapersonal yang sehat terbukti mendukung kemampuan public speaking karyawan, khususnya dalam menjelaskan produk, merespons pertanyaan pelanggan, dan menangani situasi komunikasi yang menantang. Selain itu, keberadaan ruang diskusi informal seperti kegiatan SAMARA turut membantu memperkuat keterampilan public speaking sekaligus memperkaya proses refleksi pribadi karyawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan keterampilan public speaking tidak dapat dipisahkan dari penguatan komunikasi intrapersonal. Oleh karena itu, pelatihan komunikasi di sektor layanan informal perlu mengadopsi pendekatan holistik yang tidak hanya berfokus pada teknik berbicara, tetapi juga pada kesadaran diri, pengelolaan emosi, dan refleksi pribadi, khususnya bagi karyawan Generasi Z.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi intrapersonal, melalui self-talk positif, refleksi diri, dan imajinasi sosial, merupakan fondasi krusial bagi pengembangan keterampilan public speaking serta kesiapan mental dan emosional karyawan Generasi Z di lingkungan kerja informal seperti Kafe New Cammary.Selain itu, ruang diskusi seperti SAMARA terbukti efektif sebagai lingkungan belajar yang egaliter dan reflektif, yang tidak hanya mengasah kemampuan berbicara tetapi juga membentuk identitas intelektual dan sosial karyawan, mendorong transformasi komunikatif yang holistik.Oleh karena itu, pengembangan kemampuan komunikasi, khususnya public speaking pada Gen-Z, harus berakar pada penguatan komunikasi intrapersonal dan memerlukan pendekatan pelatihan yang lebih personal, reflektif, serta menciptakan ruang aman untuk eksplorasi diri.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi ini dengan melakukan pendekatan kuantitatif yang melibatkan sampel karyawan Generasi Z yang lebih besar dari berbagai sektor layanan informal. Ini akan memungkinkan peneliti untuk menggeneralisasi temuan tentang hubungan antara komunikasi intrapersonal dan public speaking, serta mengidentifikasi apakah terdapat perbedaan signifikan dalam dinamika komunikasi ini antar lingkungan kerja yang berbeda. Selain itu, sangat menarik untuk melakukan studi longitudinal yang melacak perkembangan kemampuan public speaking dan pola komunikasi intrapersonal karyawan Gen Z seiring waktu. Melalui pendekatan ini, peneliti dapat mengamati secara lebih mendalam bagaimana pengalaman kerja berkelanjutan dan partisipasi dalam ruang diskusi informal, seperti kegiatan SAMARA yang disebutkan dalam penelitian ini, berkontribusi pada transformasi komunikatif dan peningkatan kepercayaan diri mereka dalam jangka panjang. Kemudian, untuk mengembangkan pemahaman yang lebih aplikatif, studi di masa depan bisa fokus pada perancangan dan evaluasi efektivitas program intervensi atau pelatihan komunikasi yang dirancang khusus untuk memperkuat aspek-aspek komunikasi intrapersonal, seperti teknik self-talk positif dan refleksi diri terstruktur, pada karyawan Generasi Z. Hal ini akan memberikan wawasan praktis tentang metode terbaik untuk membangun fondasi komunikasi yang kuat dari dalam diri, guna mempersiapkan mereka menghadapi tuntutan interaksi publik yang semakin kompleks di dunia kerja modern.

  1. Pelatihan Public Speaking Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Mahasiswa | Wahyuddin | ABDIMASKU :... abdimasku.lppm.dinus.ac.id/index.php/jurnalabdimasku/article/view/1925Pelatihan Public Speaking Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Mahasiswa Wahyuddin ABDIMASKU abdimasku lppm dinus ac index php jurnalabdimasku article view 1925
  2. Human verification. human verification access checking progress please wait provided eradata jurnal.umt.ac.id/index.php/dmj/issue/view/601Human verification human verification access checking progress please wait provided eradata jurnal umt ac index php dmj issue view 601
  3. PERAN PERILAKU KOMUNIKASI INTERPERSONAL GENERASI Z DALAM PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL | Lutfiah | Jurnal... doi.org/10.17509/manajerial.v23i1.65797PERAN PERILAKU KOMUNIKASI INTERPERSONAL GENERASI Z DALAM PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL Lutfiah Jurnal doi 10 17509 manajerial v23i1 65797
  4. Metode Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif | Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer. metode studi penelitian... jurnal.itscience.org/index.php/jpsk/article/view/1951Metode Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer metode studi penelitian jurnal itscience index php jpsk article view 1951
  5. STRATEGI KOMUNIKASI DALAM MENINGKATKAN PUBLIC SPEAKING PADA KARYAWAN ALFADH PARFUM | NIVEDANA : Jurnal... doi.org/10.53565/nivedana.v4i2.958STRATEGI KOMUNIKASI DALAM MENINGKATKAN PUBLIC SPEAKING PADA KARYAWAN ALFADH PARFUM NIVEDANA Jurnal doi 10 53565 nivedana v4i2 958
Read online
File size260.12 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test