RADEN WIJAYARADEN WIJAYA

Sabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata dan BudayaSabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata dan Budaya

Penelitian ini bertujuan menganalisis , Kabupaten Bone Bolango. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, serta kuesioner kepada pengunjung, masyarakat, dan pemerintah desa. Analisis dilakukan menggunakan pedoman Analisis Daerah Operasi Objek dan Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA) yang dimodifikasi sesuai fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan tiga objek wisata yang dikaji, yaitu Pantai Taludaa, Kolam Bidadari, dan Air Terjun Ilohuuwa, memiliki tingkat kesiapan berbeda. Kolam Bidadari memperoleh skor tertinggi (3.150 atau 80%) dengan kategori Sangat Siap dan Berkelanjutan berkat kondisi lingkungan alami, aksesibilitas baik, dan ketersediaan air bersih. Sementara Pantai Taludaa (2.735; 69%) dan Air Terjun Ilohuuwa (2.750; 70%) termasuk kategori Cukup Siap namun Memerlukan Penguatan terutama pada aspek infrastruktur dan fasilitas penunjang. Secara umum, daya dukung lingkungan ketiga lokasi masih baik dan berpotensi dikembangkan dengan pendekatan konservasi serta partisipasi masyarakat. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pengelola wisata diperlukan untuk menyeimbangkan pembangunan dan pelestarian lingkungan menuju destinasi ekowisata unggulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapan infrastruktur, aksesibilitas, dan daya dukung lingkungan pada tiga objek wisata alam di Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, bervariasi.150/80%) dan dikategorikan Sangat Siap dan Berkelanjutan, sementara Pantai Taludaa (2.750/70%) berada dalam kategori Cukup Siap namun Memerlukan Penguatan.Kecamatan Bone memiliki potensi besar sebagai kawasan wisata alam berkelanjutan dengan syarat peningkatan infrastruktur dan pengelolaan lingkungan berbasis konservasi.Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pengelola wisata menjadi kunci untuk merumuskan kebijakan berorientasi keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak partisipasi masyarakat lokal terhadap keberlanjutan ekowisata di Kecamatan Bone. Studi tentang strategi integrasi teknologi dalam pengelolaan infrastruktur wisata untuk meningkatkan aksesibilitas tanpa mengorbankan lingkungan juga perlu dilakukan. Selain itu, analisis kuantitatif terhadap hubungan antara pendapatan masyarakat dan peningkatan daya dukung lingkungan melalui model ekonomi-ekologi dapat memberikan wawasan baru untuk pengambilan kebijakan daerah.

Read online
File size296.08 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test