ASIAASIA

Jurnal Pengabdian MasyarakatJurnal Pengabdian Masyarakat

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dan ibu hamil dalam memanfaatkan minuman herbal yang terbuat dari jahe dan serai sebagai alternatif non-farmakologis untuk mengurangi gejala hiperemesis gravidarum. Kegiatan meliputi sosialisasi, edukasi, demonstrasi, dan praktik langsung, didukung oleh media pembelajaran seperti leaflet, buku saku, dan video. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pada 20 peserta. Pelatihan ini diharapkan dapat mendorong penerapan mandiri minuman herbal di rumah, memperkuat peran kader dalam edukasi berkelanjutan, dan membuka peluang untuk mengembangkan produk herbal dengan nilai ekonomi.

Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta dari 52,5% menjadi 94,5% dan mengurangi keluhan mual dan muntah setelah konsumsi rutin.Intervensi ini memiliki potensi untuk direplikasi di Posyandu lain untuk mendukung kesehatan maternal dan pemberdayaan masyarakat.Untuk memastikan keberlanjutan, program ini direkomendasikan untuk dikembangkan menjadi produk herbal rumahan yang terstandarisasi yang memberikan manfaat kesehatan dan ekonomi bagi masyarakat.Replikasi di Posyandu lain dan integrasi ke dalam kebijakan kesehatan lokal juga sangat dianjurkan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang dari konsumsi minuman herbal dalam mengurangi gejala hiperemesis gravidarum dan dampaknya terhadap kesehatan ibu dan janin. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi ibu hamil serta kader Posyandu terkait penggunaan minuman herbal dalam mengatasi hiperemesis gravidarum, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program. Ketiga, penelitian eksperimen terkontrol secara acak (randomized controlled trial) dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas minuman herbal dengan terapi konvensional dalam mengurangi gejala hiperemesis gravidarum, dengan memperhatikan aspek keamanan dan efikasi. Pengembangan lebih lanjut dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat mengenai manfaat minuman herbal dalam mengatasi hiperemesis gravidarum, serta memberikan rekomendasi praktis bagi tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi dan dukungan kepada ibu hamil.

  1. The Effectiveness of Leaflet and Video Educational Media Toward the Knowledge of Type 2 Diabetes Mellitus... doi.org/10.56303/jhnresearch.v3i2.200The Effectiveness of Leaflet and Video Educational Media Toward the Knowledge of Type 2 Diabetes Mellitus doi 10 56303 jhnresearch v3i2 200
  2. EFEKTIFITAS PEMBERIAN WEDANG JAHE TERHADAP FREKUENSI MUAL DAN MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI KABUPATEN... ejurnal.poltekkesjakarta3.ac.id/index.php/jitek/article/view/29EFEKTIFITAS PEMBERIAN WEDANG JAHE TERHADAP FREKUENSI MUAL DAN MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI KABUPATEN ejurnal poltekkesjakarta3 ac index php jitek article view 29
  3. Efektivitas Media Video Dan Leaflet Terhadap Minat Melaksanakan Senam Hamil Pada Ibu Hamil | Bunda Edu-Midwifery... doi.org/10.54100/bemj.v6i2.103Efektivitas Media Video Dan Leaflet Terhadap Minat Melaksanakan Senam Hamil Pada Ibu Hamil Bunda Edu Midwifery doi 10 54100 bemj v6i2 103
Read online
File size490.06 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test