STT GKESTT GKE

Jurnal Teologi PambelumJurnal Teologi Pambelum

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran gereja dalam mendukung layanan kesehatan bagi lansia, dengan fokus pada Jemaat GKE Eppata dan Jemaat GKE Eben Ezer di Banjarmasin. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua jemaat memiliki Seksi Pelayanan Lansia yang aktif, dengan berbagai program seperti ibadah lansia, senam sehat, dan kunjungan diakonia. Di Jemaat Eppata, pelayanan kesehatan fisik dilakukan secara rutin bekerja sama dengan pihak eksternal, sedangkan di Jemaat Eben Ezer pelayanan kesehatan fisik belum kembali berjalan pasca pandemi. Pelayanan ini mencerminkan pendekatan kesehatan holistik yang mencakup aspek fisik, mental, sosial, dan spiritual. Selain itu, peran gereja juga mendukung pencapaian successful aging melalui kesadaran lansia akan kesehatan pribadi dan keterlibatan aktif dalam kehidupan berjemaat. Lansia adalah gambar Allah dan bagian dari Tubuh Kristus, sehingga gereja bertanggung jawab untuk merawat mereka.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan gereja di Jemaat GKE Eppata dan GKE Eben Ezer telah mengimplementasikan model pelayanan holistik yang mencakup aspek fisik, mental, sosial, dan spiritual bagi lansia.Respons positif para lansia menandakan bahwa gereja tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai arena pembinaan mental dan sosial yang meningkatkan kualitas hidup mereka, selaras dengan perspektif Aging Theology dan konsep successful aging.Oleh karena itu, gereja perlu memperkuat peran strategisnya melalui pelayanan holistik untuk secara efektif memenuhi kebutuhan lansia dalam konteks penuaan populasi.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana model konseling spiritual terintegrasi dalam kegiatan gereja dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis lansia, dengan merancang studi eksperimen yang membandingkan kelompok yang menerima konseling spiritual dengan kelompok kontrol yang tidak. Selanjutnya, penting untuk mengevaluasi dampak program transportasi jemaat bagi lansia yang memiliki keterbatasan mobilitas dalam meningkatkan partisipasi mereka pada pemeriksaan kesehatan rutin, melalui survei longitudinal yang mengukur frekuensi kunjungan medis sebelum dan sesudah intervensi transportasi. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas pelatihan komprehensif bagi pengurus pelayanan lansia, mencakup komunikasi pastoral, dasar kesehatan geriatri, dan liturgi ramah lansia, dengan mengkaji perubahan persepsi dan kepuasan lansia terhadap layanan setelah pengurus menyelesaikan program pelatihan tersebut.

  1. Peran Kader Kesehatan Dalam Peningkatan Kesehatan Lanjut Usia (Lansia): The Role of Health Careers in... jurnal2.untagsmg.ac.id/index.php/sabda/article/view/446Peran Kader Kesehatan Dalam Peningkatan Kesehatan Lanjut Usia Lansia The Role of Health Careers in jurnal2 untagsmg ac index php sabda article view 446
  2. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/rel0000266APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 rel0000266
  1. #kesejahteraan psikologis#kesejahteraan psikologis
  2. #kesehatan holistik#kesehatan holistik
Read online
File size324.79 KB
Pages20
Short Linkhttps://juris.id/p-2hp
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test