LIFESCIFILIFESCIFI

Arthatama: Journal of Business Management and AccountingArthatama: Journal of Business Management and Accounting

Penekanan yang semakin kuat pada keberlanjutan telah mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengadopsi praktik bisnis hijau, terutama di wilayah seperti Yogyakarta yang memiliki pasar yang sadar akan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh orientasi pasar hijau, kesadaran lingkungan, dan inovasi hijau terhadap kinerja pemasaran produk hijau pada UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode survei kuantitatif dengan pendekatan asosiatif digunakan, mengumpulkan data dari 100 pemimpin UMKM hijau melalui purposive sampling. Hasil menunjukkan bahwa orientasi pasar hijau, kesadaran lingkungan, dan inovasi hijau masing‑masing memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pemasaran, menjelaskan 48,6 % variabilitasnya. Orientasi pasar hijau mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi bisnis, kesadaran lingkungan mencerminkan perhatian terhadap dampak ekologi, dan inovasi hijau mendorong pengembangan produk ramah lingkungan. Temuan ini menyarankan bahwa UMKM dapat meningkatkan penjualan, pangsa pasar, dan kepuasan pelanggan dengan memprioritaskan praktik berkelanjutan, serta memberikan wawasan strategis bagi UMKM hijau untuk memperkuat daya saing dan memperkaya pemahaman akademik tentang pemasaran berkelanjutan dalam konteks lokal.

Penelitian ini membuktikan bahwa orientasi pasar hijau, kesadaran lingkungan, dan inovasi hijau secara signifikan meningkatkan kinerja pemasaran UMKM produk hijau di Daerah Istimewa Yogyakarta.Dari ketiga variabel tersebut, orientasi pasar hijau terbukti menjadi faktor paling berpengaruh dalam memenuhi kebutuhan konsumen yang sadar lingkungan, sedangkan kesadaran lingkungan meningkatkan praktik berkelanjutan dan kepercayaan konsumen, dan inovasi hijau memperkuat daya saing melalui produk ramah lingkungan yang unik.Namun, dengan cakupan sampel terbatas pada 100 UMKM, penelitian selanjutnya perlu memperluas ukuran sampel, mencakup wilayah lain, serta mengeksplorasi variabel tambahan seperti branding hijau dan persepsi konsumen untuk memperjelas faktor‑faktor penentu kinerja pemasaran yang lebih kuat.

Penelitian lanjutan sebaiknya mengeksplorasi peran branding hijau dalam membentuk persepsi dan niat beli konsumen, dengan membandingkan efektivitasnya di berbagai provinsi Indonesia; selanjutnya, studi longitudinal dapat diadakan untuk memantau bagaimana perubahan orientasi pasar hijau selama beberapa tahun memengaruhi kinerja pemasaran UMKM, sehingga mengidentifikasi dinamika jangka panjang dari strategi berkelanjutan; terakhir, analisis komparatif antara strategi pemasaran digital hijau pada UMKM di daerah perkotaan dan pedesaan dapat mengungkap faktor kontekstual yang memoderasi hubungan antara inovasi hijau dan performa pasar, memberikan panduan praktis bagi pelaku usaha dalam merancang kampanye pemasaran yang tepat sasaran.

Read online
File size309.67 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test