IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO
Proceeding of Annual International Conference on Islamic EducationProceeding of Annual International Conference on Islamic EducationYayasan Pendidikan Pondok Pesantren Al-Khairaat didirikan pada tahun 1930 oleh seorang ulama karismatik Sayyīd Idrus bin Sālim Al-Jufrie di Palu, Sulawesi Tengah. Hingga saat ini, Al-Khairaat telah memiliki ratusan cabang yang tersebar di Sulawesi—khususnya Tengah, Utara, Tenggara, hingga Gorontalo. Keberadaan Al-Khairaat yang mampu bertahan mendekati satu abad tidak dapat dipisahkan dari pola manajemen mutu terpadu pada lembaga tersebut. Bahasan ini berusaha menelaah pola manajemen mutu terpadu, khususnya pada prinsip perubahan budaya—yang diterapkan dalam lembaga pendidikan Al-Khairaat Gorontalo. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode komparatif antara penelitian lapangan (file research) dan kepustakaan (library research). Hasil penelitian ini menemukan bahwa manajemen mutu terpadu yang ada pada pesantren Al-Khairaat berjalan sesuai dengan delapan standar pendidikan. Al-Khairaat Kota Gorontalo saat memiliki kualitas baik dalam penilaian mutu melalui Badan Akreditasi Nasional Sekolah dan Madrasah.
Penelitian ini menunjukkan bahwa Al-Khairaat Gorontalo telah mengimplementasikan prinsip-prinsip manajemen mutu terpadu, termasuk fokus pada pelanggan, perubahan berkelanjutan, dan kerja tim.Penerapan prinsip-prinsip ini terlihat dalam upaya Al-Khairaat untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakat, beradaptasi dengan perkembangan zaman, dan membangun kolaborasi yang kuat.Secara keseluruhan, Al-Khairaat Gorontalo telah memenuhi delapan standar pendidikan yang ditetapkan, meskipun masih ada ruang untuk peningkatan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana nilai-nilai budaya lokal Gorontalo diintegrasikan ke dalam praktik manajemen mutu di Al-Khairaat, serta dampaknya terhadap efektivitas program pendidikan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan pesantren-pesantren lain di Indonesia yang telah menerapkan manajemen mutu terpadu, untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dan tantangan yang serupa. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model manajemen mutu yang lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan kebutuhan peserta didik dan masyarakat, dengan mempertimbangkan peran teknologi dan inovasi dalam pendidikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di pesantren dan lembaga pendidikan Islam lainnya di Indonesia, serta memperkuat peran mereka dalam pembangunan bangsa.
| File size | 339.43 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan prinsip transparansi melalui pelaporan keuangan rutin kepada pemegang saham dan keterbukaanHasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan prinsip transparansi melalui pelaporan keuangan rutin kepada pemegang saham dan keterbukaan
STTBERITAHIDUPSTTBERITAHIDUP , dan apa itu pertumbuhan jemaat. Serta bagaimana relevansinya bagi jemaat masa kini. Paulus memberikan perintah kepada Timotius berkaitan dengan strategi, dan apa itu pertumbuhan jemaat. Serta bagaimana relevansinya bagi jemaat masa kini. Paulus memberikan perintah kepada Timotius berkaitan dengan strategi
LAAROIBALAAROIBA Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 70 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Teknis analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisisJumlah sampel dalam penelitian ini adalah 70 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Teknis analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis
STTSIMPSONSTTSIMPSON Pada komunitas Kristen masa kini, komunikasi yang efektif tidak hanya memerlukan berbagi pengetahuan, melainkan juga interaksi dengan sumber daya digital.Pada komunitas Kristen masa kini, komunikasi yang efektif tidak hanya memerlukan berbagi pengetahuan, melainkan juga interaksi dengan sumber daya digital.
IAIN MADURAIAIN MADURA Menangani masalah ini membutuhkan lebih dari reformasi hukum. Ini menuntut perubahan budaya, inisiatif pendidikan yang terlokalisasi, dan program dukunganMenangani masalah ini membutuhkan lebih dari reformasi hukum. Ini menuntut perubahan budaya, inisiatif pendidikan yang terlokalisasi, dan program dukungan
UNUTARAUNUTARA Perubahan tersebut disebabkan oleh zaman modernisasi yang membuat generasi sekarang merasa minder menggunakan buah lokal yang terkesan kuno, dan berbagaiPerubahan tersebut disebabkan oleh zaman modernisasi yang membuat generasi sekarang merasa minder menggunakan buah lokal yang terkesan kuno, dan berbagai
UNHASUNHAS Ini ditandai dengan transformasi teknologi dan interkoneksi yang luas. Dalam konteks ini, penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam konservasi sumberIni ditandai dengan transformasi teknologi dan interkoneksi yang luas. Dalam konteks ini, penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam konservasi sumber
IKMEDIAIKMEDIA Suku mandailing merupakan salah satu suku bangsa yang mendiami sebagian kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera utara. SampaiSuku mandailing merupakan salah satu suku bangsa yang mendiami sebagian kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera utara. Sampai
Useful /
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Analisis yang digunakan adalah regresi linear sederhana, dengan menggunakan software IBM SPSS 26. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa total qualityAnalisis yang digunakan adalah regresi linear sederhana, dengan menggunakan software IBM SPSS 26. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa total quality
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Hasil penelitian ini menjelaskan tokoh-tokoh pendidikan Islam kontemporer seperti Abdurrahman Wahid, Azyumardi Azra, Hasan Langgulung, dan Amin AbdullahHasil penelitian ini menjelaskan tokoh-tokoh pendidikan Islam kontemporer seperti Abdurrahman Wahid, Azyumardi Azra, Hasan Langgulung, dan Amin Abdullah
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Robin Fogarty mengklasifikasikan model integrasi kurikulum menjadi tiga, yaitu: integrasi satu disiplin ilmu (modelHasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Robin Fogarty mengklasifikasikan model integrasi kurikulum menjadi tiga, yaitu: integrasi satu disiplin ilmu (model
UNHASUNHAS Perbandingan antara dua institusi yang berbeda, yaitu Dewan Konstitusi dan Mahkamah Konstitusi, mungkin dapat dilakukan, namun sangat penting. Hal iniPerbandingan antara dua institusi yang berbeda, yaitu Dewan Konstitusi dan Mahkamah Konstitusi, mungkin dapat dilakukan, namun sangat penting. Hal ini