STIPASSTIPAS
Sepakat : Jurnal Pastoral KateketikSepakat : Jurnal Pastoral KateketikArtikel ini bertujuan untuk mengkaji muatan pedagogi Laudato Si dalam kurikulum Pendidikan Agama Katolik (PAK) tingkat SMP sebagai strategi pembentukan karakter ekologis peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, serta analisis isi terhadap tiga buku ajar resmi PAK kelas VII, VIII, dan IX yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai-nilai ekologis hadir secara bertahap dan kontekstual. Pada kelas VII dan VIII, nilai-nilai ekologi lebih banyak muncul secara implisit melalui refleksi iman atas ciptaan dan relasi sosial, sedangkan buku kelas IX memuat secara eksplisit ajakan untuk membangun persahabatan dengan alam. Integrasi nilai Laudato Si tercermin dalam pendekatan naratif, reflektif, dan praksis iman yang menekankan kesatuan antara spiritualitas dan tanggung jawab ekologis. Temuan ini memperkuat pentingnya pendidikan agama sebagai sarana pembentukan karakter ekologis dalam konteks krisis lingkungan global. Pendidikan iman yang diintegrasikan dengan kesadaran ekologis tidak hanya membentuk pengetahuan, tetapi juga membangun gaya hidup ekologis sebagai wujud konkret pertobatan ekologis dan iman yang bertanggung jawab terhadap ciptaan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai ekologis dalam kurikulum Pendidikan Agama Katolik SMP telah berjalan secara bertahap dan kontekstual, dengan peningkatan eksplisitnya muatan tersebut dari kelas VII hingga IX.Buku kelas VII dan VIII memperkenalkan konsep dasar melalui refleksi iman dan relasi sosial, sementara buku kelas IX secara eksplisit mengajak peserta didik membangun persahabatan dengan alam.Kurikulum ini menggabungkan dimensi kognitif, afektif, dan praksis, membentuk karakter ekologis peserta didik secara utuh dalam terang iman Katolik.Oleh karena itu, kurikulum PAK SMP perlu terus diperkuat dengan menyisipkan nilai-nilai ekologis secara eksplisit sejak kelas VII, serta mengintegrasikan Laudato Si sebagai sumber refleksi dan aksi iman.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas metode pembelajaran yang digunakan dalam mengintegrasikan nilai-nilai Laudato Si ke dalam kurikulum PAK SMP, dengan fokus pada dampak terhadap perubahan perilaku dan gaya hidup ekologis peserta didik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran PAK yang lebih kontekstual dan partisipatif, melibatkan komunitas lokal dan isu-isu lingkungan spesifik di sekitar sekolah. Ketiga, penting untuk mengkaji peran guru PAK sebagai agen perubahan dalam membentuk kesadaran ekologis di kalangan peserta didik, keluarga, dan masyarakat luas, termasuk pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat pendidikan agama sebagai sarana pembentukan karakter ekologis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, serta mewujudkan visi Laudato Si untuk merawat bumi sebagai rumah bersama. Dengan demikian, pendidikan agama Katolik dapat menjadi kekuatan transformatif dalam menghadapi tantangan lingkungan global dan membangun masa depan yang lebih adil dan lestari bagi seluruh makhluk hidup.
| File size | 577.91 KB |
| Pages | 16 |
| Short Link | https://juris.id/p-3pZ |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
STFXAMBONSTFXAMBON Tulisan ini merupakan hasil penelitian lapangan tentang penggunaan Facebook di kalangan Orang Muda Katolik (OMK) di Paroki Santo Yosep Poka-Rumahtiga dariTulisan ini merupakan hasil penelitian lapangan tentang penggunaan Facebook di kalangan Orang Muda Katolik (OMK) di Paroki Santo Yosep Poka-Rumahtiga dari
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Mereka mengalami kehadiran Yang Ilahi melalui Yesus dan Roh Kudus, yang menyediakan landasan bagi doktrin Trinitas. Artikel ini menggunakan pendekatanMereka mengalami kehadiran Yang Ilahi melalui Yesus dan Roh Kudus, yang menyediakan landasan bagi doktrin Trinitas. Artikel ini menggunakan pendekatan
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Pandemi Covid-19 membuka peluang unik bagi keluarga Kristiani untuk merevitalisasi peran mereka sebagai Gereja rumah tangga. Masa keterbatasan ini mendorongPandemi Covid-19 membuka peluang unik bagi keluarga Kristiani untuk merevitalisasi peran mereka sebagai Gereja rumah tangga. Masa keterbatasan ini mendorong
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Plantatio Ecclesiae bukan hanya penanaman paroki baru, tapi pembentukan Gereja lokal yang misioner, berbudaya dan mandiri. Di Keuskupan Surabaya, parokiPlantatio Ecclesiae bukan hanya penanaman paroki baru, tapi pembentukan Gereja lokal yang misioner, berbudaya dan mandiri. Di Keuskupan Surabaya, paroki
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Umat Allah dipanggil untuk mewujudkannya dalam komunitas mereka. Artikel ini menjelaskan bagaimana persekutuan dalam Allah Tritunggal dapat diwujudkanUmat Allah dipanggil untuk mewujudkannya dalam komunitas mereka. Artikel ini menjelaskan bagaimana persekutuan dalam Allah Tritunggal dapat diwujudkan
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Perayaan Ekaristi adalah perayaan yang biasanya dirayakan umat pada setiap Minggu bahkan setiap hari di Gereja. Perayaan Ekaristi merupakan sebuah peristiwaPerayaan Ekaristi adalah perayaan yang biasanya dirayakan umat pada setiap Minggu bahkan setiap hari di Gereja. Perayaan Ekaristi merupakan sebuah peristiwa
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Guru Pendidikan Agama Katolik di Kota Madiun memahami bahwa pengajaran Yesus tidak hanya lewat perkataan tetapi juga perbuatan. Pola pengajaran Yesus relevanGuru Pendidikan Agama Katolik di Kota Madiun memahami bahwa pengajaran Yesus tidak hanya lewat perkataan tetapi juga perbuatan. Pola pengajaran Yesus relevan
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Tidak ada kegiatan Gereja lain yang memiliki makna lebih dari perayaan Ekaristi, karena di dalamnya berlangsung perayaan peristiwa kehidupan umat Allah.Tidak ada kegiatan Gereja lain yang memiliki makna lebih dari perayaan Ekaristi, karena di dalamnya berlangsung perayaan peristiwa kehidupan umat Allah.
Useful /
STIPASSTIPAS Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif, menelaah dokumen Gereja seperti Laudato si dan data sekunder lainnya.Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif, menelaah dokumen Gereja seperti Laudato si dan data sekunder lainnya.
STIPASSTIPAS Temuan utama menunjukkan bahwa Stasi Ibu Teresa telah mengimplementasikan berbagai inisiatif untuk mewujudkan Gereja Sinodal, termasuk dialog antar umat,Temuan utama menunjukkan bahwa Stasi Ibu Teresa telah mengimplementasikan berbagai inisiatif untuk mewujudkan Gereja Sinodal, termasuk dialog antar umat,
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Tersedianya berbagai buku panduan akan memberikan referensi dan implikasi bagi guru/dosen, sehingga pembelajaran lebih bervariasi, menyenangkan, tidakTersedianya berbagai buku panduan akan memberikan referensi dan implikasi bagi guru/dosen, sehingga pembelajaran lebih bervariasi, menyenangkan, tidak
UNINDRAUNINDRA Berdasarkan hasil tersebut terlihat bahwa nilai uji t lebih tinggi dibandingkan dengan nilai tabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkanBerdasarkan hasil tersebut terlihat bahwa nilai uji t lebih tinggi dibandingkan dengan nilai tabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan