UNISKA BJMUNISKA BJM

Jurnal Manajemen Pendidikan Al HadiJurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi

Mayoritas penduduk di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia, Pattani (Thailand Selatan), dan Brunei, menganut Agama Islam. Selama proses konversi masyarakat Melayu Indonesia ke Islam berjalan dengan aman. Proses konversi ke Islam di Indonesia telah berlangsung sejak abad ke-12 dan masih berlangsung hingga saat ini. Meskipun terdapat berbagai teori tentang kedatangan Agama Islam di Indonesia pada masa itu, Islamisasi ini telah meluas. Sejak abad ke-7, pedagang Muslim dari Jazirah Arab telah datang ke Nusantara. Namun, tidak ada bukti cukup bahwa mereka fokus menyebarluaskan agama Islam di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pemahaman kita tentang peran Sunan Ampel sebagai pendiri kerajaan di Pulau Jawa, dengan menggunakan metode kualitatif. Metode kualitatif melibatkan pengumpulan, pengelolaan, dan analisis data melalui wawancara, observasi lingkungan, serta interpretasi fenomena yang terjadi di suatu objek. Penyebaran dan pertumbuhan agama Islam di Indonesia, terutama di Pulau Jawa, didorong oleh kegiatan dakwah. Dakwah ini umumnya dilakukan oleh para Wali Songo, yang merupakan tokoh kunci dalam penyebaran Islam di Indonesia.

Penyebaran dan perkembangan Islam di Indonesia, terutama di Pulau Jawa, didorong oleh praktik dakwah yang dilakukan oleh para wali songo.Menurut penulis, keberadaan wali songo sebagai penyebar agama Islam di Pulau Jawa menjadikannya tokoh perintis Islam di Indonesia.Sama seperti Raden Rahmat atau Sunan Ampel, dia datang ke Jawa pada tahun 1421 M.Setelah itu, dia diangkat sebagai ketua wali songo.Sunan Ampel mengambil alih jabatan Syekh Maulana Ibrahim setelah kematiannya pada tahun 1419 M.Sunan Ampel kemudian datang ke pulau Jawa.Ia adalah putra dari Syekh Maulana Ibrahim dan menerapkan falsafah Mo Limo, yang berarti 5 larangan yang tidak boleh dilanggar.Awalnya, Sunan Ampel menyebarkan ajaran Islam secara unik dengan mengumpulkan orang-orang dalam perkumpulan kecil yang rahasia, bukan di mimbar.Seiring berjalannya waktu, murid-muridnya bertambah banyak, hingga akhirnya Sunan Ampel mendirikan Pondok Pesantren untuk mempermudah penyebaran ajaran Islam.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang ajaran Moh Limo terhadap etika sosial masyarakat Nusantara. Selain itu, perlu dikaji perbandingan strategi dakwah Sunan Ampel dengan pendiri kerajaan Islam lainnya di Asia Tenggara, khususnya dalam konteks integrasi budaya lokal. Penelitian juga direkomendasikan untuk menggali bagaimana dinamika politik Majapahit yang runtuh memengaruhi keberhasilan islamisasi yang dipimpin Sunan Ampel dan penerusnya. Topik lain yang menarik adalah studi tentang peran perempuan dan kelompok masyarakat marginal dalam penyebaran agama Islam di Jawa abad ke-15.

  1. SUNAN AMPEL PERANCANG KERAJAAN ISLAM PERTAMA DI PULAU JAWA | Septiani | Jurnal Manajemen Pendidikan Al... ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/JMPD/article/view/19183SUNAN AMPEL PERANCANG KERAJAAN ISLAM PERTAMA DI PULAU JAWA Septiani Jurnal Manajemen Pendidikan Al ojs uniska bjm ac index php JMPD article view 19183
  1. #guru pendidikan agama islam#guru pendidikan agama islam
  2. #instrumen hots ranah#instrumen hots ranah
Read online
File size461.8 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-3oF
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test