UNHUNH

JURNAL AKADEMIKAJURNAL AKADEMIKA

Data merupakan aset penting yang harus dilindungi karena memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan suatu sistem informasi. Oleh karena itu, keamanan data menjadi aspek yang sangat krusial dalam pengelolaan informasi. Salah satu upaya untuk menjaga keamanan data adalah melalui penerapan teknik kriptografi. Dua di antara algoritma kriptografi klasik yang umum digunakan adalah Rail Fence Cipher dan Vigenere Cipher. Namun, penggunaan algoritma tunggal masih memiliki kelemahan karena rentan terhadap serangan brute-force. Penelitian ini bertujuan untuk mengkombinasikan dua metode kriptografi, yaitu teknik transposisi (Rail Fence) dan teknik substitusi (Vigenere), guna meningkatkan ketahanan terhadap serangan brute-force. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan implementasi algoritma menggunakan bahasa pemrograman Python. Pengujian dilakukan pada tiga skenario, yaitu enkripsi dengan Rail Fence, Vigenere, dan kombinasi keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kedua algoritma tersebut mampu memperluas ruang kunci dan menghasilkan pola distribusi karakter yang lebih kompleks sehingga meningkatkan keamanan terhadap serangan brute-force.

Algoritma kombinasi Rail Fence Vigenere memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi dibandingkan penggunaan algoritma tunggal.Hal ini dibuktikan melalui uji brute-force sebanyak 10.000 percobaan yang tidak berhasil menemukan plaintext asli.Kombinasi kedua algoritma tersebut menghasilkan ciphertext dengan pola yang lebih kompleks dan ruang kunci yang lebih luas, sehingga menyulitkan proses penebakan kunci secara acak.Selain itu, kombinasi Rail Fence Vigenere efektif dalam meningkatkan resistansi terhadap serangan brute-force sederhana.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi kinerja kombinasi Rail Fence dan Vigenere dengan algoritma modern seperti AES atau RSA untuk menghadapi serangan kriptanalisis canggih. Selain itu, perlu dieksplorasi modifikasi struktur enkripsi kombinasi ini untuk memperkuat ketahanan terhadap analisis frekuensi karakter atau serangan known-plaintext. Studi juga bisa memanfaatkan machine learning untuk memprediksi kelemahan pola hasil enkripsi terhadap ancaman evolusi serangan di era keamanan data modern.

  1. Peran CIA (Confidentiality, Integrity, Availability) Terhadap Manajemen Keamanan Informasi | Jurnal Ilmu... doi.org/10.38035/jim.v2i1.234Peran CIA Confidentiality Integrity Availability Terhadap Manajemen Keamanan Informasi Jurnal Ilmu doi 10 38035 jim v2i1 234
  2. ANALISIS KETAHANAN KOMBINASI TEKNIK KRIPTOGRAFI RAIL FENCE DAN VIGENERE CIPHER TERHADAP SERANGAN BRUTE-FORCE... ojs.unh.ac.id/index.php/akademika/en/article/view/2004ANALISIS KETAHANAN KOMBINASI TEKNIK KRIPTOGRAFI RAIL FENCE DAN VIGENERE CIPHER TERHADAP SERANGAN BRUTE FORCE ojs unh ac index php akademika en article view 2004
  3. Analisis Kriptografi Algoritma Blowfish pada Keamanan Data menggunakan Dart | Jurnal Informatika Terpadu.... journal.nurulfikri.ac.id/index.php/JIT/article/view/975Analisis Kriptografi Algoritma Blowfish pada Keamanan Data menggunakan Dart Jurnal Informatika Terpadu journal nurulfikri ac index php JIT article view 975
  1. #algoritma kriptografi#algoritma kriptografi
  2. #rail fence#rail fence
Read online
File size514.21 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-3oj
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test