STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA

Jurnal Kesehatan dan PembangunanJurnal Kesehatan dan Pembangunan

Pemeriksaan trombosit sering dilakukan di laboratorium dalam mendukung diagnosis suatu penyakit. Pemeriksaan trombosit menggunakan sampel darah yang telah dicampurkan dengan antikoagulan EDTA. Teknik homogenisasi dilakukan secara inversi dengan membolak-balikkan tabung sebanyak 8-10 kali. Sampel telah diambil dan dilakukan homogenisasi primer sampel darah belum langsung dilakukan pemeriksaan dikarenakan petugas sampling masih akan keliling untuk mengambil darah pasien lainnya sehingga ketika darah sampai di laboratorium harus dilakukan homogenisasi kembali. Homogenisasi sekunder ini yang sampai dengan saat ini belum ada ketentuan dan penelitian lebih lanjut. Homogenisasi sekunder yang berbeda-beda inilah yang menjadi dasar peneliti untuk dilakukan penelitian untuk mengetahui hasil pemeriksaan trombosit yang diperlakukan dengan cara tanpa dilakukan homogenisasi sekunder, dilakukan homogenisasi sekunder sebanyak 4 kali dan 8 kali. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa untuk pemeriksaan trombosit didapatkan bahwa ada perbedaan pada sampel darah yang dilakukan homogenisasi primer, homogenisasi sekunder teknik inversi 4 kali, 8 kali dan yang tidak dilakukan homogenisasi. Namun penelitian ini terdapat keterbatasan dalam penelitian yaitu tidak melakukan penelitian teknik homogenisasi dengan cara angka 8.

Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa untuk pemeriksaan trombosit didapatkan bahwa ada perbedaan pada sampel darah yang dilakukan homogenisasi primer, homogenisasi sekunder teknik inversi 4 kali, 8 kali dan yang tidak dilakukan homogenisasi.Namun penelitian ini terdapat keterbatasan dalam penelitian yaitu tidak melakukan penelitian teknik homogenisasi dengan cara angka 8.

Peneliti disarankan untuk membandingkan efek teknik homogenisasi angka 8 terhadap hasil pemeriksaan trombosit berdasarkan standar prosedur. Selain itu, perlu dikaji apakah perbedaan kecepatan dan durasi homogenisasi sekunder (seperti 4 kali vs 8 kali inversi) memengaruhi akurasi hitung trombosit secara klinis. Studi lanjutan juga diperlukan untuk menstandarkan metode homogenisasi sekunder agar hasil pemeriksaan trombosit konsisten di berbagai laboratorium.

  1. Pre‐ and postanalytical errors in haematology - De la Salle - 2019 - International Journal... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/ijlh.13007PreyAAAa and postanalytical errors in haematology De la Salle 2019 International Journal onlinelibrary wiley doi 10 1111 ijlh 13007
  1. #status gizi#status gizi
  2. #antenatal care#antenatal care
Read online
File size157.47 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-3jR
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test