POLTEKPEL SBYPOLTEKPEL SBY

Jurnal 7 SamudraJurnal 7 Samudra

Kapal sebagai sarana transportasi laut memiliki peranan penting dalam mendukung kegiatan perdagangan dan distribusi barang. Salah satu aspek krusial dalam operasional kapal adalah persiapan ruang muat, yang berpengaruh langsung terhadap efisiensi proses pemuatan dan keselamatan muatan. Kapal KM MAJU 18, yang beroperasi di rute Probolinggo, Mam, Asikie, Bontang, dan Gresik, sering kali memuat berbagai jenis barang, termasuk pupuk, semen, dan muatan curah. Namun, berdasarkan pengamatan awal, terdapat indikasi bahwa persiapan ruang muat pada kapal ini belum optimal, yang dapat mengakibatkan keterlambatan dalam proses pemuatan dan potensi kerusakan pada muatan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi dan menganalisis kondisi ruang muat serta prosedur persiapannya. Dengan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi persiapan ruang muat, diharapkan dapat ditemukan solusi yang efektif untuk meningkatkan efisiensi operasional kapal dan menjamin keselamatan muatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang memungkinkan penulis untuk menggambarkan kondisi dan keadaan di atas kapal secara mendalam. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan awak kapal, serta dokumentasi yang mencakup data kapal dan kru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persiapan ruang muat yang baik sangat penting untuk efisiensi pemuatan dan keselamatan selama pelayaran. Penulis berharap hasil penelitian ini dapat memberikan saran yang berguna untuk meningkatkan proses persiapan ruang muat di kapal, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya di bidang operasional kapal.

Persiapan ruang muat pada kapal KM MAJU 18 mempengaruhi efisiensi pemuatan dan keselamatan muatan.Keterbatasan kelengkapan peralatan dan jeda waktu singkat antara proses bongkar-muat menyebabkan persiapan ruang muat tidak optimal.Kondisi ruang muat yang tidak layak menyebabkan hambatan proses pemuatan, terutama saat surveyor menemukan kerusakan pada palka.

Penelitian lanjutan diarahkan untuk mengidentifikasi strategi optimalisasi pengadaan peralatan dan suku cadang bagi pemeliharaan ruang muat. Selain itu, pengembangan model pelatihan berbasis simulasi bisa mengevaluasi efektivitas persiapan ruang muat di bawah tekanan jadwal ketat. Studi juga perlu membandingkan dampak berbagai metode pengeringan palka terhadap kelayakhannya dalam kondisi cuaca maritim yang tidak menentu.

  1. #awak kapal#awak kapal
  2. #efisiensi kapal#efisiensi kapal
Read online
File size322.77 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-3cB
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test