POLIJEPOLIJE
Journal of Food EngineeringJournal of Food EngineeringIndustri pangan skala kecil dan menengah (UKM) seringkali menghadapi kendala dalam menjaga konsistensi mutu produk. Hal tersebut disebabkan karena belum adanya sistem optimasi proses yang terstandar. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan menerapkan metode Taguchi L9(32) guna mengoptimalkan parameter proses pemanggangan roti manis secara efisien. Fokus penelitian ini terdiri dari dua faktor, yaitu suhu pemanggangan (1600C, 1800C, 2000C) dan waktu pemanggangan (10, 15, 20 menit). Respons yang diamati antara lain kadar air, kadar abu, dan tekstur. Berdasarkan hasil analisis rasio Signal-to-Noise (S/N) dan ANOVA, ditemukan bahwa parameter pemanggangan roti manis yang optimal tercapai pada suhu 1800C selama 10 menit. Hasil statistik menunjukkan bahwa waktu pemanggangan memberikan kontribusi dominan (55,9%) terhadap variabilitas kadar air, dan tekstur (79,1%). Sedangkan kadar abu sangat dipengaruhi oleh variabel suhu (74,1%). Validasi eksperimen menunjukkan hasil akurasi yang tinggi dengan margin kesalahan di bawah 2% dan stabilitas protokol yang sangat baik. Implementasi proses pemanggangan roti manis yang optimal ini mampu menekan angka kecacatan produk menjadi 1,2% dan mengurangi konsumsi energi sebesar 12%. Efektivitas desain eksperimen untuk standarisasi mutu sangat menentukan tingkat dan peningkatan produktivitas pada operasional UKM pangan.
Penelitian ini berhasil mengoptimalkan parameter produksi roti manis menggunakan metodologi Taguchi L9(3²) dengan kondisi operasi optimal pada suhu 180°C dan waktu 10 menit untuk kadar air, kadar abu, dan tekstur.Analisis statistik menunjukkan waktu pemanggangan dominan mempengaruhi kadar air (55,9%) dan tekstur (79,1%), sementara suhu sangat berpengaruh pada kadar abu (74,1%).Implementasi praktis pada UKM bakery terbukti efisien, mengurangi tingkat kecacatan produk menjadi 1,2% dan menghemat energi 12%, sekaligus menyediakan kerangka kerja sistematis untuk standardisasi kualitas berkelanjutan.
Penelitian ini telah menunjukkan keberhasilan dalam mengoptimalkan proses pemanggangan roti manis di skala UKM, namun ada beberapa arah menarik untuk studi lanjutan guna memperkaya pemahaman dan aplikasi praktisnya. Pertama, riset ke depan dapat memperluas fokus optimasi dengan tidak hanya mempertimbangkan suhu dan waktu pemanggangan, tetapi juga faktor-faktor lain yang krusial. Misalnya, apakah variasi pada waktu pengadukan adonan, jumlah ragi, atau volume air akan memberikan pengaruh signifikan terhadap kualitas roti, atau bahkan bagaimana pemilihan jenis oven yang berbeda dapat memengaruhi efisiensi dan hasil akhir produk bakery? Pertanyaan-pertanyaan ini penting untuk menemukan titik optimasi yang lebih holistik.. . Kedua, meskipun penelitian ini telah mengukur kadar air, kadar abu, dan tekstur, penting untuk mengeksplorasi aspek kualitas yang lebih luas dari sudut pandang konsumen. Bagaimana kondisi optimal yang ditemukan memengaruhi karakteristik sensorik roti manis, seperti rasa, aroma, kelembutan, dan penampilan secara keseluruhan? Dengan memasukkan penilaian panelis (uji sensorik), kita bisa memastikan bahwa optimasi proses tidak hanya menghasilkan produk yang konsisten secara teknis, tetapi juga sangat disukai oleh pasar.. . Terakhir, akan sangat bermanfaat untuk menguji sejauh mana temuan optimalisasi ini dapat diterapkan pada berbagai jenis produk bakery lain, seperti roti tawar, kue, atau biskuit, serta bagaimana metode ini dapat disesuaikan untuk skala produksi yang lebih besar dari UKM. Apakah parameter optimal untuk roti manis juga relevan untuk produk lain, dan apakah ada tantangan unik saat menerapkan optimasi ini di lingkungan produksi industri yang lebih kompleks? Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu UKM dan industri makanan secara umum dalam mencapai standar kualitas yang lebih tinggi dan berkelanjutan.
- Indian Journal of Nuclear Medicine. indian journal nuclear medicine doi.org/10.4103/ijnm.ijnm_11_22Indian Journal of Nuclear Medicine indian journal nuclear medicine doi 10 4103 ijnm ijnm 11 22
- What does research reproducibility mean? | Science Translational Medicine. research mean science medicine... doi.org/10.1126/scitranslmed.aaf5027What does research reproducibility mean Science Translational Medicine research mean science medicine doi 10 1126 scitranslmed aaf5027
| File size | 838.97 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
POLIJEPOLIJE Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi lima polisakarida pangan lokal glucomannan, xyloglucan, β-glucan, iota-carrageenan, dan pectin dalam pembentukanPenelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi lima polisakarida pangan lokal glucomannan, xyloglucan, β-glucan, iota-carrageenan, dan pectin dalam pembentukan
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Berdasarkan analisis univariat, sebagian besar responden mengalami kram kaki pada skala 3 (nyeri ringan) sebelum intervensi, sedangkan setelah intervensi,Berdasarkan analisis univariat, sebagian besar responden mengalami kram kaki pada skala 3 (nyeri ringan) sebelum intervensi, sedangkan setelah intervensi,
MATAPPAMATAPPA Analisis statistik inferensial menggunakan uji t memperlihatkan ada perbedaan signifikan hasil belajar sebelum dan sesudah penggunaan model Knisley. ModelAnalisis statistik inferensial menggunakan uji t memperlihatkan ada perbedaan signifikan hasil belajar sebelum dan sesudah penggunaan model Knisley. Model
UIBUUIBU Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa ada peningkatan nilai rata-rata keterampilan berpikir kritis pretest dan posttest dari kelas eksperimenHasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa ada peningkatan nilai rata-rata keterampilan berpikir kritis pretest dan posttest dari kelas eksperimen
UNHASAUNHASA Analisis statistik dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Hasil uji f didapatkan f hitung 60,168 dengan tingkat signifikansi 0,000.Analisis statistik dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Hasil uji f didapatkan f hitung 60,168 dengan tingkat signifikansi 0,000.
PPSDPPPSDP Untuk mengatasi hal tersebut, tersedia banyak model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta menuntut keterlibatan aktif siswa dalamUntuk mengatasi hal tersebut, tersedia banyak model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta menuntut keterlibatan aktif siswa dalam
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil analisis statistik dengan uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang bermakna (p-value < 0,05) antaraPengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil analisis statistik dengan uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang bermakna (p-value < 0,05) antara
UWIKAUWIKA Kemudian dengan uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji autokorelasi, uji heterokedastisitas, dan uji multikolinearitas. Uji hipotesis menggunakanKemudian dengan uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji autokorelasi, uji heterokedastisitas, dan uji multikolinearitas. Uji hipotesis menggunakan
Useful /
POLIJEPOLIJE Pada umumnya donat terbuat dari tepung, telur, gula dan air serta ditambahkan bahan pengembang yaitu ragi. Ragi yang biasa digunakan adalah ragi instan.Pada umumnya donat terbuat dari tepung, telur, gula dan air serta ditambahkan bahan pengembang yaitu ragi. Ragi yang biasa digunakan adalah ragi instan.
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami dan frekuensi kunjungan antenatal terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimesterTujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami dan frekuensi kunjungan antenatal terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester
UNJAUNJA Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini termasuk penelitian studi pustaka dengan mengolah atau mengumpulkanDalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini termasuk penelitian studi pustaka dengan mengolah atau mengumpulkan
DINAMIKADINAMIKA Role conflict has a positive effect on nurse turnover intention with a weak correlation level. Future researchers can use variables that link the effectRole conflict has a positive effect on nurse turnover intention with a weak correlation level. Future researchers can use variables that link the effect