IICETIICET

JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia)JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia)

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana manajemen laboratorium sains di SMA Negeri 4 Ogan Komering Ulu. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan menggambarkan manajemen laboratorium sains di SMA Negeri 4 Ogan Komering Ulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu pendekatan proses pengumpulan data dan informasi yang mendalam, terperinci, dan sistematis untuk memahami objek penelitian. Hasil penelitian secara umum menyimpulkan bahwa manajemen laboratorium sains di SMA Negeri 4 Ogan Komering Ulu sudah cukup baik dan mendukung pembelajaran sains. Hal ini terlihat dari perencanaan laboratorium yang telah diterapkan secara optimal meskipun masih terdapat banyak keterbatasan, pelaksanaan perencanaan berjalan dengan baik, anggaran laboratorium tersedia meskipun tidak sepenuhnya mencukupi, peralatan dan bahan laboratorium cukup lengkap, serta telah menghasilkan inovasi penggunaan laboratorium virtual dalam pembelajaran sains yang terhubung melalui jaringan internet.

Perencanaan dan pelaksanaan kegiatan laboratorium sains di SMA Negeri 4 Ogan Komering Ulu telah dilakukan dengan baik, ditunjukkan oleh koordinasi antara kepala sekolah, kepala laboratorium, dan guru IPA dalam penetapan visi, misi, tujuan, serta anggaran, serta adanya jadwal penggunaan laboratorium yang terstruktur dalam program tahunan dan semester.Selama pandemi COVID-19, pembelajaran sains diarahkan menggunakan laboratorium virtual yang terhubung melalui jaringan internet, sementara organisasi laboratorium terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala bidang kurikulum dan sarana, kepala laboratorium, dan guru IPA, namun masih kekurangan asisten laboratorium.Pengawasan manajemen laboratorium dilaksanakan melalui kegiatan supervisi, penilaian kinerja guru (PKG), dan evaluasi tugas tambahan kepala laboratorium secara periodik setiap semester.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi tiga arah utama. Pertama, bagaimana pengaruh penggunaan laboratorium virtual terhadap kualitas pemahaman konsep sains siswa di SMA Negeri 4 Ogan Komering Ulu, dengan membandingkan hasil belajar antara kelas yang memakai laboratorium tradisional dan kelas yang memakai laboratorium virtual secara kuantitatif. Kedua, apa model pelatihan yang paling efektif untuk meningkatkan kompetensi asisten laboratorium dan guru IPA dalam mengelola laboratorium secara optimal, yang dapat diuji melalui program pelatihan berbasis modul blended learning dan evaluasi peningkatan kinerja sebelum dan sesudah pelatihan. Ketiga, bagaimana strategi pendanaan berkelanjutan dapat dikembangkan untuk menutupi kekurangan anggaran laboratorium, misalnya dengan melibatkan pihak industri lokal atau memanfaatkan dana hibah pendidikan, serta menilai dampaknya terhadap ketersediaan peralatan dan fasilitas laboratorium. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis bagi sekolah untuk memperbaiki manajemen laboratorium, meningkatkan hasil belajar siswa, dan memastikan keberlanjutan fasilitas laboratorium dalam era digital.

  1. The management of science laboratory at senior high school in digital era | JPGI (Jurnal Penelitian Guru... doi.org/10.29210/021105jpgi0005The management of science laboratory at senior high school in digital era JPGI Jurnal Penelitian Guru doi 10 29210 021105jpgi0005
  1. #sma negeri#sma negeri
  2. #hasil belajar siswa#hasil belajar siswa
Read online
File size386.61 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-36J
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test