UMMUBAUMMUBA
Jurnal Muara PendidikanJurnal Muara PendidikanRendahnya keterampilan pemecahan masalah dan keterampilan kolaborasi siswa Indonesia, serta tuntutan keterampilan abad ke-21, mendorong perlunya integrasi model Problem-Based Learning (PBL) dengan pendekatan Computational Thinking (CT) sebagai solusi inovatif untuk melatih kemampuan menyelesaikan masalah kompleks secara kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model PBL yang dipadukan dengan pendekatan CT dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan kolaborasi siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan pemecahan masalah siswa (pra-siklus: 52%) serta kebutuhan akan pendekatan inovatif yang mendukung keterampilan abad ke-21. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan model spiral Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri atas 31 siswa kelas VIII A tahun ajaran 2023/2024. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan lembar kerja peserta didik (LKPD), kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada: (1) keterampilan pemecahan masalah (N-gain = 0,83, kategori tinggi) dan (2) keterampilan kolaborasi (N-gain = 0,91). Seluruh indikator ketercapaian terpenuhi pada siklus II sehingga penelitian dihentikan. Integrasi model PBL dengan pendekatan CT terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan kolaborasi. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa integrasi CT dalam model PBL memfasilitasi pembelajaran aktif serta mengembangkan keterampilan abad ke-21.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran problem-based learning (PBL) terintegrasi dengan pendekatan Computational Thinking (CT) mampu meningkatkan keterampilan problem-solving (N-gain 0.91) secara signifikan pada peserta didik kelas VIII A pada materi sistem pencernaan.Peningkatan ini menunjukkan efektivitas model PBL dengan pendekatan CT dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21.Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi praktisi pendidikan untuk menerapkan model ini dengan memperhatikan manajemen waktu dan pengelompokan peserta didik secara heterogen.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperluas cakupan sampel penelitian, tidak hanya terbatas pada satu kelas, untuk meningkatkan generalisasi temuan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih valid dan reliabel untuk mengukur keterampilan problem-solving dan kolaborasi secara lebih komprehensif. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penerapan model PBL dengan pendekatan CT terhadap keberhasilan akademik dan karir peserta didik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan model pembelajaran inovatif yang relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21, serta membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan peserta didik dapat memiliki bekal keterampilan yang memadai untuk menghadapi tantangan global di masa depan.
- PISA 2022 Results (Volume I) | OECD. pisa results volume oecd skip main content state learning equity... doi.org/10.1787/53f23881-enPISA 2022 Results Volume I OECD pisa results volume oecd skip main content state learning equity doi 10 1787 53f23881 en
- Desarrollo de estados de la cuestión robustos: Revisiones Sistemáticas de Literatura |... revistas.usal.es/index.php/eks/article/view/28600Desarrollo de estados de la cuestiyn robustos Revisiones Sistemyticas de Literatura revistas usal es index php eks article view 28600
- What influences computational thinking? A theoretical and empirical study based on the influence of learning... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/cae.22669What influences computational thinking A theoretical and empirical study based on the influence of learning onlinelibrary wiley doi 10 1002 cae 22669
- Computational thinking in elementary classrooms: measuring teacher understanding of computational ideas... tandfonline.com/doi/full/10.1080/08993408.2018.1560550Computational thinking in elementary classrooms measuring teacher understanding of computational ideas tandfonline doi full 10 1080 08993408 2018 1560550
| File size | 614.72 KB |
| Pages | 9 |
| Short Link | https://juris.id/p-31k |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
SINTHOPSINTHOP Validasi ahli mengonfirmasi kelayakan dan relevansi buku besar, dengan skor 71,8% (ahli konten) dan 86,5% (ahli media). Percobaan kelas menunjukkan peningkatanValidasi ahli mengonfirmasi kelayakan dan relevansi buku besar, dengan skor 71,8% (ahli konten) dan 86,5% (ahli media). Percobaan kelas menunjukkan peningkatan
INSANINSAN Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan mencari data dari sumber primer maupun sekunder. HasilPenelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan mencari data dari sumber primer maupun sekunder. Hasil
UAIUAI Pendampingan dilakukan untuk mengamati kebermanfaatan media literasi dalam mengoptimalkan perkembangan anak. Pelatihan pembuatan media literasi dari bahanPendampingan dilakukan untuk mengamati kebermanfaatan media literasi dalam mengoptimalkan perkembangan anak. Pelatihan pembuatan media literasi dari bahan
UAIUAI Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan sebagian besar sasaran puas dengan kegiatan yang dilakukan. Pemeriksaan faktor risiko hipertensi menunjukkan angkaHasil evaluasi kegiatan menunjukkan sebagian besar sasaran puas dengan kegiatan yang dilakukan. Pemeriksaan faktor risiko hipertensi menunjukkan angka
UAIUAI Seluruh kegiatan pengabdian kepada masyarakat penyuluhan penyebab dan bahaya kecacingan yang berlangsung di SDN Susukan Pagi 4 Ciracas, Jakarta Timur,Seluruh kegiatan pengabdian kepada masyarakat penyuluhan penyebab dan bahaya kecacingan yang berlangsung di SDN Susukan Pagi 4 Ciracas, Jakarta Timur,
UAIUAI Sehingga kegaiatan yang dilakukan oleh guru PAUD yaitu kegiatan yang melatih kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Namun, lokasi PAUD dan kompetensiSehingga kegaiatan yang dilakukan oleh guru PAUD yaitu kegiatan yang melatih kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Namun, lokasi PAUD dan kompetensi
UAIUAI Salah satu metode yang paling efektif, murah, serta mampu mendorong anak gemar membaca adalah edukasi melalui buku cerita. Permasalahan mitra yang belumSalah satu metode yang paling efektif, murah, serta mampu mendorong anak gemar membaca adalah edukasi melalui buku cerita. Permasalahan mitra yang belum
UM SURABAYAUM SURABAYA murid mendapatkan teladan untuk pengembangan diri yang lebih baik. Pengembangan literasi dapat menjadi media belajar guru untuk menjadi pribadi yang mandirimurid mendapatkan teladan untuk pengembangan diri yang lebih baik. Pengembangan literasi dapat menjadi media belajar guru untuk menjadi pribadi yang mandiri
Useful /
UMMUBAUMMUBA Sampel berjumlah 183 siswa kelas XI SMAN 2 Bungo yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesionerSampel berjumlah 183 siswa kelas XI SMAN 2 Bungo yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner
SINTHOPSINTHOP Penelitian ini menemukan bahwa model pembelajaran aktif berbasis teka silang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar dalam PPKn. Namun,Penelitian ini menemukan bahwa model pembelajaran aktif berbasis teka silang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar dalam PPKn. Namun,
SINTHOPSINTHOP Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif sekolah, keluarga, kelompok pemuda, dan tokoh masyarakat dalam program Kampung KB telah menciptakanHasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif sekolah, keluarga, kelompok pemuda, dan tokoh masyarakat dalam program Kampung KB telah menciptakan
UMKOUMKO Program rumah belajar ini tidak hanya mengajarkan materi sekolah namun juga memberikan arahan dan motivasi belajar untuk anak-anak desa Tulung Mili. KegiatanProgram rumah belajar ini tidak hanya mengajarkan materi sekolah namun juga memberikan arahan dan motivasi belajar untuk anak-anak desa Tulung Mili. Kegiatan