IPTRISAKTIIPTRISAKTI

Jurnal Ilmiah PariwisataJurnal Ilmiah Pariwisata

Indonesia kaya akan berbagai macam kue dan roti. Salah satunya adalah roti donat. Di samping itu, penulis memutuskan untuk mengolah biji jali menjadi tepung biji jali untuk dijadikan bahan pengganti tepung berprotein sedang untuk bahan dasar pembuatan donat. Penelitian ini menggunakan uji deskriptif untuk menentukan sifat dan intensitas dari setiap sampel oleh penulis dan uji hedonik untuk mengetahui tingkat kesukaan dari setiap sampel yang diberikan. Pengumpulan data melalui kuesioner dan diolah menggunakan SPSS versi 25 dan jenis pengujian yang dilakukan adalah uji One-Way ANOVA. Berdasarkan hasil untuk segi rasa pada percobaan donat substitusi tepung biji jali, hasil menunjukkan bahwa tepung terigu lebih disukai daripada tepung biji jali, karena tepung biji jali memiliki rasa yang hambar. Untuk segi tekstur pada percobaan donat dengan substitusi tepung biji jali, hasil menunjukkan bahwa tepung biji jali membuat tekstur donat menjadi lebih padat. Dari segi rasa, donat dengan substitusi 30% tepung biji jali paling disukai karena memiliki rasa yang manis, sedangkan dari segi tekstur, donat dengan substitusi tepung biji jali 30% dinilai paling lembut dibandingkan perlakuan lainnya.

Donat dengan 100% tepung terigu memiliki rasa dan tekstur yang paling disukai dibandingkan donat dengan substitusi tepung biji jali.Donat dengan substitusi 90% tepung biji jali memiliki nilai terendah karena rasa hambar dan tekstur yang lebih padat akibat ketiadaan gluten.Substitusi sebesar 30% masih dapat diterima karena rasa manis dan tekstur yang hampir mirip dengan donat kontrol.

Pertama, perlu diteliti formulasi tambahan pemanis alami seperti madu atau gula aren dalam donat berbasis tepung biji jali 30% untuk menutupi rasa hambar sekaligus meningkatkan nilai gizi dan daya tarik konsumen. Kedua, penelitian selanjutnya bisa menguji penambahan bahan pengikat atau pengembang non-gluten seperti bubuk biji rami atau xanthan gum untuk memperbaiki tekstur donat dengan substitusi tepung biji jali 60% dan 90%. Ketiga, perlu diuji variasi proses pengolahan tepung biji jali, seperti fermentasi atau pengolahan pra-gelatinisasi, untuk melihat apakah metode ini dapat meningkatkan sifat sensori dan tekstur donat, sehingga substitusi dapat dilakukan dalam persentase yang lebih tinggi tanpa mengorbankan kualitas produk akhir. Kombinasi ketiga pendekatan ini dapat membuka jalan bagi pemanfaatan tepung biji jali secara lebih luas dalam produk bakery yang sehat dan inovatif.

  1. Jurnal Ilmiah Pariwisata. coba pembuatan donat subtitusi tepung jali terigu berprotein jurnal ilmiah... jurnalpariwisata.iptrisakti.ac.id/index.php/JIP/article/view/1974Jurnal Ilmiah Pariwisata coba pembuatan donat subtitusi tepung jali terigu berprotein jurnal ilmiah jurnalpariwisata iptrisakti ac index php JIP article view 1974
  2. Kandungan Gizi dan Antioksidan Microgreen Jali (Coix lacryma-jobi L.) | Purnomo | Jurnal Gizi. kandungan... jurnal.unimus.ac.id/index.php/jgizi/article/view/13373Kandungan Gizi dan Antioksidan Microgreen Jali Coix lacryma jobi L Purnomo Jurnal Gizi kandungan jurnal unimus ac index php jgizi article view 13373
  1. #brand awareness#brand awareness
  2. #pengumpulan data#pengumpulan data
Read online
File size254.44 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2ZM
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test