MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA

Jurnal Bidan Mandira CendikiaJurnal Bidan Mandira Cendikia

Kekurangan energi kronik (KEK) merupakan kondisi yang disebabkan oleh ketidak seimbangan asupan gizi antara energi dan protein, sehingga zat gizi yang dibutuhkan tubuh tidak tercukupi. Ibu hamil yang menderita KEK mempunyai risiko kesulitan pada saat persalinan, pucat, lemas sehingga dapat mengakibatkan persalinan sulit dan lama. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan kekurangan energi kronik pada ibu hamil dengan persalinan kala II lama di Puskesmas Klenang Klidul. Penelitian bersifat cross sectional, populasi 40 pasien, sampel total sampling. Alat penelitian berupa pita ukur Lila dan formulir partograf. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh ibu hamil dengan KEK mengalami persalinan kala II lama. Berdasarkan uji chi-square, nilai P Value < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima, menunjukkan adanya hubungan antara KEK pada ibu hamil dengan persalinan kala II lama. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memperluas pengetahuan di bidang kebidanan, khususnya penting pemenuhan nutrisi sebelum persalinan untuk mencegah risiko persalinan berlangsung lama.

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil di Puskesmas Klenang Kidul sebagian besar mempunyai risiko Kekurangan Energi Kronis.Sebagian besar ibu bersalin di Puskesmas Klenang Kidul mengalami persalinan Kala II lama.Ada hubungan kekurangan energi kronik pada ibu hamil dengan persalinan Kala II lama di Puskesmas Klenang Kidul.

Penelitian lanjutan sebaiknya dilakukan secara longitudinal pada beberapa puskesmas di wilayah Probolinggo untuk mengamati perubahan status gizi dan komplikasi persalinan secara real-time, sehingga dapat memperkaya data dan meningkatkan validitas hasil. Selanjutnya, studi intervensi nutrisi dengan pemberian suplemen (misalnya, protein 500 kcal tambahan) dapat dievaluasi efektivitasnya dalam menurunkan risiko persalinan lama pada ibu hamil dengan KEK, dan proses evaluasi dapat dilakukan dengan penggunaan alat monitoring ketahanan fisik dan biokimia (contoh: hemoglobin, berat badan). Akhirnya, riset yang melibatkan variabel kovariat seperti usia, status ekonomi, dan tingkat pengetahuan gizi dapat membantu menentukan faktor-risiko yang paling berpengaruh, sehingga strategi intervensi dapat difokuskan secara tepat sasaran.

  1. #real time#real time
  2. #kekurangan energi#kekurangan energi
Read online
File size217.5 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-2ZB
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test