STTWSTTW
TeknikaTeknikaCooling bed dalam produksi baja lembaran merupakan salah satu komponen terpenting dalam. proses pembuatan baja lembaran (section rolling mill). Fungsinya untuk mendinginkan dan. mengatur suhu baja lembaran yang baru saja mengalami proses penggulungan atau pembentukan. di rolling mill. Pada proses pengerolan ini, baja panas digulung atau dipadatkan dalam serangkaian. gulungan untuk mendapatkan profil atau bentuk yang diinginkan. Penelitian ini dijelaskan tentang. sistem kendali pada mesin cooling bed dengan menggunakan Human Machine Interface (HMI). dan control desk. Cooling bed memanfaatkan sistem kendali loop tertutup dengan pengendalian. berdasarkan jumlah cycle, dimana cycle yang digunakan sebanyak 4 cycle. Pada pengujian mesin. cooling bed ini yang berdasarkan produk baja profil memiliki perbedaan jarak dan juga jumlah. maksimal cycle. Proses cycle pada mesin cooling bed ini bertujuan untuk memindahkan baja profil. Dalam proses pendinginan secara bertahap agar bisa diteruskan menuju mesin pelurus baja. (straightening machine). Untuk merubah jumlah cycle pada mesin cooling bed ini dapat diatur. melalui counter pada control desk dan juga bisa melalui layar monitor HMI. Penelitian yang. dilaksanakan kali ini dapat mengetahui dan menganalisis perbedaan antara jarak cycle mesin. cooling bed yang disebabkan oleh perbedaan produk dan ukuran baja profil yang dibuat, jadi setiap. masing-masing produk memiliki standar ukurannya sendiri yang dimana standar ukuran tersebut. dapat mempengaruhi jumlah cycle pada mesin cooling bed. Pada saat jumlah counter 4 cycle. maka produk baja L 150 mm x150 mm x 10 mm bergerak sejauh 50 cm, produk baja H. 150 mm x150 mm x 7mm bergerak sejauh 50 cm, produk baja WF 250 mm x125 mm x 6. mm bergerak sejauh 60 cm, produk baja U 250 mm x 125 mm x 6mm bergerak sejauh 55. cm, dan produk baja WF 300 mm x 150 x 6,5 mm bergerak sejauh 65 cm.
Pengujian menunjukkan bahwa jarak pergerakan pada cooling bed dipengaruhi oleh lebar produk baja profil serta jumlah counter cycle yang dipakai.pada pengaturan 4 cycle, nilai geser lebih besar dibandingkan dengan pengaturan 1 cycle.masing-masing produk menunjukkan nilai perpindahan spesifik, dengan produk L, H, WF, U, dan WF lainnya berpindah sejauh 50–65 cm pada 4 cycle dan 12,5–16,25 cm pada 1 cycle.
Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan algoritma kontrol adaptif yang menyesuaikan jumlah cycle secara real‑time berdasarkan pengukuran suhu baja selama pendinginan, sehingga proses pendinginan menjadi lebih optimal dan konsisten; selanjutnya, integrasi sensor Internet of Things (IoT) pada cooling bed dapat dipelajari untuk memantau kondisi mesin secara kontinu serta mendeteksi potensi kegagalan atau kebutuhan perawatan secara prediktif; terakhir, studi eksperimental dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak variasi jumlah cycle terhadap sifat mikrostruktur dan sifat mekanik baja, guna memahami hubungan antara parameter kontrol dan kualitas produk akhir secara lebih mendalam.
- 0. 0 doi.org/10.52072/unitek.v15i1.3320 0 doi 10 52072 unitek v15i1 332
- SISTEM KENDALI JUMLAH CYCLE PADA MESIN COOLING BED DALAM PROSES PENDINGINAN PRODUK BAJA PROFIL (SECTION... doi.org/10.52561/teknika.v8i2.273SISTEM KENDALI JUMLAH CYCLE PADA MESIN COOLING BED DALAM PROSES PENDINGINAN PRODUK BAJA PROFIL SECTION doi 10 52561 teknika v8i2 273
- Braking mechanism for profile rolling mill cooling bed. Analysis and operation - IOPscience. braking... doi.org/10.1088/1742-6596/1426/1/012018Braking mechanism for profile rolling mill cooling bed Analysis and operation IOPscience braking doi 10 1088 1742 6596 1426 1 012018
| File size | 1.11 MB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Sebelum pelatihan, pengetahuan dan keterampilan kader masih rendah, antara lain karena ketidaktahuan terhadap nama dan fungsi alat serta prinsip dasarSebelum pelatihan, pengetahuan dan keterampilan kader masih rendah, antara lain karena ketidaktahuan terhadap nama dan fungsi alat serta prinsip dasar
LENTERANUSALENTERANUSA Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui tinjauan pustaka, wawancara mendalam denganMetode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui tinjauan pustaka, wawancara mendalam dengan
APPIHIAPPIHI Keunikan dari pendekatan ini terletak pada sifatnya yang preskriptif, yaitu bertujuan untuk memberikan panduan atau solusi terhadap isu hukum yang ada.Keunikan dari pendekatan ini terletak pada sifatnya yang preskriptif, yaitu bertujuan untuk memberikan panduan atau solusi terhadap isu hukum yang ada.
APPIHIAPPIHI Temuan-temuan tersebut menggambarkan bahwa meskipun terdapat perbedaan yang sangat mencolok dalam dasar filosofis dan metodologisnya, baik hukum yang terjaminTemuan-temuan tersebut menggambarkan bahwa meskipun terdapat perbedaan yang sangat mencolok dalam dasar filosofis dan metodologisnya, baik hukum yang terjamin
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Diharapkan dapat diterapkan dalam industri pengolahan biji kakao untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas produk secara keseluruhan. PenelitianDiharapkan dapat diterapkan dalam industri pengolahan biji kakao untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas produk secara keseluruhan. Penelitian
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Peningkatan kapasitas peserta pengabdian kepada masyarakat (manajemen dan pekerja) pada PT TSA ditunjukkan dengan dilakukannya sosialisasi. Pemahaman awalPeningkatan kapasitas peserta pengabdian kepada masyarakat (manajemen dan pekerja) pada PT TSA ditunjukkan dengan dilakukannya sosialisasi. Pemahaman awal
UNIVMEDUNIVMED Level PPE merupakan faktor risiko terjadinya sakit kepala. Strategi yang lebih baik diperlukan untuk mengurangi durasi penggunaan PPE agar kinerja danLevel PPE merupakan faktor risiko terjadinya sakit kepala. Strategi yang lebih baik diperlukan untuk mengurangi durasi penggunaan PPE agar kinerja dan
UNIMALUNIMAL Namun, kapasitas alat pengering masih relatif kecil dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa alat pengering ikan tenaga suryaNamun, kapasitas alat pengering masih relatif kecil dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa alat pengering ikan tenaga surya
Useful /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Analisis meliputi evaluasi karakteristik sensorik (rasa,Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Analisis meliputi evaluasi karakteristik sensorik (rasa,
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan manajemen gizi pada pasien anak dengan CKD stadium V yang disebabkan oleh glomerulonephritis kronis, disertaiPenelitian ini bertujuan untuk menerapkan manajemen gizi pada pasien anak dengan CKD stadium V yang disebabkan oleh glomerulonephritis kronis, disertai
UNIVMEDUNIVMED Rata-rata durasi tahap II persalinan masing-masing adalah 15,96 ± 14,26 menit dan 26,43 ± 20,90 menit (p=0,06). Sebanyak 25% wanita pada kelompok intervensiRata-rata durasi tahap II persalinan masing-masing adalah 15,96 ± 14,26 menit dan 26,43 ± 20,90 menit (p=0,06). Sebanyak 25% wanita pada kelompok intervensi
UNIVMEDUNIVMED Penelitian ini bertujuan untuk menilai biofilm sejenis dan dual- spesies Escherichia coli (kode A), Staphylococcus aureus (kode B), Klebsiella pneumoniaePenelitian ini bertujuan untuk menilai biofilm sejenis dan dual- spesies Escherichia coli (kode A), Staphylococcus aureus (kode B), Klebsiella pneumoniae