ITYITY

Environmental Insight JournalEnvironmental Insight Journal

Kecamatan Sewon merupakan daerah penyangga kota Yogyakarta sehingga banyak komplek perumahan. Berbagai kajian menemukan bahwa ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH) rata-rata pada komplek perumahan kurang sesuai dengan persyaratan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan RTH publik pada komplek perumahan dengan metode penginderaan jauh menggunakan pesawat udara tanpa awak, menganalisis kesesuaian penyediaan RTH publik pada komplek perumahan terhadap Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bantul nomor 6 tahun 2019. Metode analisis menggunakan analisis spasial dan persandingan kesesuaian terhadap Perda tersebut, metode pengumpulan data menggunakan pesawat udara tanpa awak, pengolahan data menggunakan Sistem Informasi Geografis (GIS). Variabel yang digunakan adalah luas RTH. Hasil penelitian menunjukkan dari 39 komplek perumahan di Kecamatan Sewon, 19 komplek perumahan (48,72%) sesuai, 2 komplek perumahan (5,13%) hampir sesuai, dan 18 komplek perumahan (46,15%) tidak sesuai. Strategi pemenuhan RTH dilakukan dengan mensyaratan RTH publik yang jelas pada site plan dan melakukan inovasi taman seperti taman vertical (vertical garden), taman gantung (hanging garden), taman dinding (wall garden) dan taman atap (roof garden) serta penerapan green living perumahan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 39 perumahan, RTH publik terdiri dari taman, vegetasi di koridor jalan, dan play ground.Jumlah perumahan yang terdapat RTH taman ada 26 perumahan (66,7%), RTH pada koridor jalan ada 16 perumahan (41,0%) dan RTH dalam bentuk play ground ada 8 perumahan (20,5%).Kesesuaian komplek perumahan kelas sederhana terhadap Perda Bantul nomor 6 tahun 2019, 19 perumahan (48,7%) sesuai, 2 perumahan (5,1%) hampir sesuai dan 18 perumahan (46,2%) tidak sesuai.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak ketersediaan RTH terhadap kualitas hidup penghuni komplek perumahan, dengan mengukur indikator seperti tingkat kepuasan, kesehatan fisik dan mental, serta interaksi sosial. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai jenis inovasi taman (taman vertikal, taman gantung, dll.) dalam meningkatkan ketersediaan RTH di lahan terbatas, serta mempertimbangkan aspek estetika, biaya perawatan, dan manfaat ekologisnya. Ketiga, penelitian dapat mengkaji peran partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan RTH di komplek perumahan, dengan melibatkan warga dalam proses pengambilan keputusan dan mendorong terbentuknya kelompok pengelola RTH berbasis komunitas. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bagaimana meningkatkan ketersediaan dan kualitas RTH di komplek perumahan, sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.

  1. #pengolahan data#pengolahan data
  2. #kualitas air#kualitas air
Read online
File size419.44 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-2Q9
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test