STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF

Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif BaturajaCendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja

Masa Nifas (puerperium) adalah masa telah keluarnya plasenta sampai sampai alat-alat reproduksi kembali pulih seperti sebelum hamil dan secara normal masa nifas berlangsung selama 6 minggu atau 40 hari. Tujuan penelitian : Mengetahui faktor –faktor yang mempengaruhi ketidakcukupan kunjungan pada ibu masa nifas. Metode penelitian: Deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel adalah ibu nifas 6 minggu sebanyak 33 responden, data diambil dengan menggunakan lembar checklist dan quisioner. Analisa data menggunakan uji statistik chi square. Hasil penelitian: dari 33 responden terdapat 23 responden (69,7%) yang kunjungan nifasnya cukup dan10 responden (30,3%) tidak cukup, terdapat 23 responden (69,7%) berpengetahuan tinggi dan 10 responden (30,3%) berpengetahuan rendah, terdapat 21 responden (63,6%) berpendidikan tinggi dan 12 responden (36,4%) berpendidikan rendah, terdapat 20 responden (60,6%) dengan paritas tinggi dan 13 responden (39,4%) paritas rendah. Hasil uji statistik chi square diperoleh nilai p value 0,012, p value 0,000, p value 0,000. Kesimpulan: ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan ketidakcukupan kunjungan pada ibu masa nifas, ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan ketidakcukupan kunjungan pada ibu masa nifas, ada hubungan yang signifikan antara paritas dengan ketidakcukupan kunjungan pada ibu masa nifas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan, pendidikan, dan paritas dengan ketidakcukupan kunjungan pada ibu masa nifas.Pengetahuan yang tinggi, pendidikan yang lebih tinggi, dan paritas yang tinggi berkorelasi positif dengan kecukupan kunjungan nifas.Studi ini menegaskan pentingnya faktor-faktor tersebut dalam meningkatkan kunjungan nifas.

Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi ketidakcukupan kunjungan nifas, seperti faktor sosial-ekonomi dan budaya. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas intervensi pendidikan kesehatan dalam meningkatkan kesadaran ibu nifas mengenai pentingnya kunjungan nifas. Terakhir, penelitian dapat dilakukan dengan sampel yang lebih besar dan metode yang berbeda untuk memperkuat temuan ini.

  1. #fase aktif#fase aktif
  2. #pemeriksaan iva#pemeriksaan iva
Read online
File size534.9 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2NF
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test