STIBAIEC JAKARTASTIBAIEC JAKARTA

JELL (Journal of English Language and Literature) STIBA-IEC JakartaJELL (Journal of English Language and Literature) STIBA-IEC Jakarta

Penelitian ini bertujuan menganalisis simbol atau imaji bahasa Shakespeare dalam drama tragedi King Lear. Diantara banyak faktor yang membuat seorang penulis drama tetap dikenang dari abad ke abad berikutnya, salah satunya adalah gaya bahasa selain tema atau pesan yang disampaikan. King Lear berhasil memilih perangkat retorika atau tanda yang tepat pada masanya, sehingga banyak orang masih terpesona hingga kini karena bahasanya yang unik dan kaya. Simbol atau imaji yang dikombinasikan dengan bentuk puisi dan prosa dalam King Lear mampu menyampaikan esensi suatu hal, emosi, atau situasi secara mendalam melalui perbandingan, sehingga mengungkapkan ketajaman visi dan sensitivitas pengarang terhadap pembaca atau penonton. Imaji atau simbol dalam drama ini saling terkait dengan berbagai aspek kehidupan manusia dan saling terjalin dengan indah. Kualitas bahasa King Lear-lah yang membuat peneliti tertarik untuk mengkajinya.

Simbol atau imaji dalam drama berfungsi untuk menggambarkan gagasan-gambaran yang melengkapi makna harfiah.Imaji bekerja menciptakan efek dramatis langsung, seperti menyampaikan emosi tokoh secara hidup kepada penonton.Imaji muncul berulang dalam konteks imaji lain yang sering kali mirip atau saling terkait secara struktural, serta muncul dalam bentuk yang dimodifikasi atau dalam konteks ironis dan tak terduga, sehingga maknanya berkembang.Simbol atau imaji membantu pembaca melihat alam semesta sebagai perluasan pengalaman pribadi, yang merupakan wujud kreativitas jenius Shakespeare dalam menciptakan bahasa artistik dan indah yang tetap dapat dinikmati hingga kini.

Pertama, perlu diteliti bagaimana perubahan makna simbol hewan dalam drama King Lear dari makna denotatif menjadi konotatif negatif terkait sifat manusia, untuk memahami lebih dalam proses pergeseran semantik seperti pejorasi dan penyempitan makna dalam konteks sastra. Kedua, penting untuk mengkaji bagaimana simbol pakaian digunakan tidak hanya sebagai penanda status sosial, tetapi juga sebagai representasi kemunafikan dan kekuasaan, serta bagaimana simbol ini memengaruhi persepsi karakter dan audiens terhadap realitas dalam drama. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang bagaimana simbol alam, seperti matahari dan malam, digunakan untuk mencerminkan kondisi emosional dan kejiwaan tokoh utama sepanjang perkembangan narasi, khususnya dalam proses degradasi identitas Lear dari raja menjadi manusia biasa yang menderita.

  1. #english language#english language
  2. #gaya bahasa#gaya bahasa
Read online
File size381.59 KB
Pages18
Short Linkhttps://juris.id/p-2Ll
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test